Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 86


__ADS_3

Setelah kejadian itu, di mana Caca di datangi dengan tente-tante. Noval tidak tinggal diam, ia menyewa beberapa orang untuk menjaga anak dan istrinya, walaupun Neysia sudah melarang tetap saja Noval menyewa penjaga.


"Sayang, Aku bisa kok jagain Caca" rayu Neysia


"Tidak sayang, mas takut akan terjadi apa-apa dengan kalian."


"Ayolah sayang, aku bisa kok" lagi-lagi Neysia merayu sang suami.


"Sudah mas katakan tidak ya tidak sayang" ucap Noval sedikit keras


"Terserah mas lah" Neysia pergi meninggalkan Noval bagitu saja karena kesal dengan sang suami.


"Sayang jangan ngambeng dongg..." ucap Noval sambil mengejar sang istri.


"Sayangg" panggil Noval lembut


"Hemmm" jawab Neysia


"Sayang, mas lakuin itu semua karena mas tidak ingin terjadi apa-apa dengan kamu dan Caca sayang. Mas mohon mengertilah" rayu Noval


"Terserah mas lah" jawab Neysia membelangkangi sang suami.


"Sayang.... Lihat mas dong"


"Napa??" tanya Neysia menatap Noval


"Main yukk" ucap Noval sambil mengedip-mengedipkan mata.


"Main aja sendiri" jawab Neysia jutek


"Ayo dong sayang, mana bisa mas main sendiri" jawab Noval melemas


"Ayo dong sayang" Neysia pun tak tega melihat ekspresi sang suami di tekuk seperti itu. Akhirnya Neysia mengikuti permainan suami tercintanya.


"Sayang, mas mau nabung yang banyak"


"Terserah mas" jawab Neysia lemah karena ulah Noval. Noval semakin nikmat memainkan permainannya hingga membuat Neysia kelelahan dan akhirnya tertidur pulas.


"Makasih sayang," ucap Noval sambil mengecup kening Neysia dengan lembut, setelah itu Noval pun menyusul Neysia ke alam mimpi.


Di tempat lain....

__ADS_1


Masih ingat Tiara kan kakak??


(Ra, kamu di mana?) pesan whatsap. Tidak lama Sarah langsung membalas pesan Tiara sahabatnya itu.


(Aku di rumah Ti, main ke sini)


(Iy Ra, aku main ke tempat mu. Aku mau curhat)


(Galau ya..😁😁😁😇)


(😂😂😂😂)


(Ke napa emot nangis. Cepat buruan ke sini, kebetulan di rumah banyak cemilan)


(Sahabat pengertian...)


Tidak memakan waktu lama Tiara pun tiba di kediaman Sarah.


"Assalmualaiku" ucap Tiara.


"Waalaikumsalam" jawab bik idah membuka pintu


"Hehehe,, iya bik Tia sibuk" jawab Tiara


"Sarah nya mana bik?" tanya Tiara


"Non Sarah nidurin den Ansa,"


"Non, Tiara masuk dulu. Mau minum apa? Ntar bibik buatin"


"Iya bik. Jus pokat ada bik?" tanya Tiara


"Ok non"


"Sudah lama Ti?" tanya Sarah baru tiba


"Belum kok Ra. Mana anak ku?" tanya Tiara


"Tidur, tadih malam kami begadang di buatnya"


"Kenapa? "

__ADS_1


"Itu, karena batuk" jawab Sarah


"Jangan periksa ke dokter nanti di bilangin corona." ucap Tiara


"Hahaha.. Benar kamu "


"Iya, corona itu sangat berbahaya membuat kantong ku kering" ucap Tiara asal


"Hahaha" mereka pun tertaw Bahagia


"Oh ya Tia kamu mau curhat apaan?" tanya Sarah


"Aku bingung Ra"


"Apa yang kamu bingungkan Ti?" tanya Sarah


"Toni"


"Ada apa dengan Toni"


"Toni melamar ku" ucap Tiara


" Ya baguslah Ti, apa yang membuat kamu bingung?"


"Kamu tahu kan Ra, masa lalu ku. Aku takut Ra jika Toni tidak bisa menerima ku lagi"


"Kamu jangan takut, aku yakin Toni bisa menerimanya"


"Tapi Ra"


"upzz... Kamu jangan mikir yang tidak-tidak" ucap Sarah memeluk sahabatnya itu


.............


Jangan lupa ya kakak mampir ke cerita ku yang ini..


(Salah Alamat Berujung Nikah)


Terimakasih yang telah berkenan membaca karya author, jangan lupa like, komen dan vore yang banyak


Sekian dan terimakasih

__ADS_1


__ADS_2