Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 45


__ADS_3

"Mas ini untuk aku?!! " Tanya Sarah, terkejut melihat isinya.


"Iya, ini untuk istri mas tercinta." Ucap andrin.


"Tapi mas, ini sangat mahal. "


"Kamu tidak perlu memikirkan harganya, apa pun pasti mas berikan untuk istri tercinta mas ini. " Andrian pun mengambil alih dari tangan sang istri, lalu memakaikannya di leher cantik sang istri. Sarah tertegun melihat kalung berlian itu mengeluarkan cahaya dari pantulan cermin. Kalung pemberian sang suami itu sangat cocok melingkari leher mungil Sarah, hingga membuat Sarah semakin terlihat cantik. Sarah pun tidak bisa menahan cairan bening agar tidak lolos.


"Hikkss,,hikkss,, Mas, makasih ya "ucap Sarah, Sarah pun menangis bahagia dalam dekapan dada bidang sang suami. Ia tidak bisa berkata apa apa untuk mengungkapkan perasaan yang saat ini ia rasakan, perasaan bahagia kali ya.


"Ada apa istri tercinta mas mengis?? "Tanya Andrian. Andrian pun menatap wajah cantik sang istri. Sambil membelai wajah cantik sang istri.


"Hikkss,,hikkkss,, a Aku takut tadinya kamu pergi meninggalkan aku mas. Karna aku belum bisa memberimu keturunan " ucap Sarah segukan


"Kamu dengar baik baik ya sayang, mas tidak akan pernah pergi meninggalkan mu. Apa pun yang terjadi di rumah tangga kita nanti, mas akan selalu berada di sisimu. Sampai maut yang memisahkan cinta kita berdua. Kamu tidak boleh mikir yang macam macam lagi. Kamu percayakan sama mas?? " Andrian menyakinkan sang istri


"Iya aku percaya sama suami tercinta ku. Makasih ya mas, kamu tidak pernah lelah bersama ku, kamu selalu ada untuk ku. Aku bahagia memiliki kamu mas, aku tidak mau berpisah dengan mu. aku ingin kita menghadapi sang ilahi berdua. Supaya tidak ada yang di tinggalkan " ucap Sarah. Sepasang suami istri itu pun saling menatap penuh dengan kasih sayang, hingga mereka pun terlena . Andrian pun mulai beraksi aktifitasnnya, di mulai dari mengecup kening sang istri ,lalu beralih ke bibir mungil istri. Hingga tiba di punjak gunung. Ketika Andrian terbuai dengan aksinya, tiba tiba ada sebuah gangguan hingga membuat Andrian kesal sendiri.


"Mas, guanya jangan di masukin. "ucap Sarah, menghentikan aktifitas sang suami


"Ke napa sayang??, mas sudah tidak tahan "ucap Andrian


"Aku lagi kedatangan tamu "ucap Sarah cengir tidak berdosa.

__ADS_1


"Kedatangan tamu??!" tanya Andrian bingung


"Iya mas, "Jawab Sarah tersenyum lebar.


"Siapa yang datang tengah malam seperti ini?!!. " Sarah tersenyum puas melihat raut kesal sang suami. mana sedikit lagi gol mala ada pengganggu.


"Hahahahha,,, Aku lagi haid mas alias datang bulan "ucap Sarah terkekeh


"Terus akunya, gagal dong nabung "kesal Andrian


"Hahaha,, sana mas nabung saja di kamar mandi "Ledek Sarah. Andrian pun langsung menuju kamar mandi melanjutkan aktifitasnya.


Sinar matahari pagi memasuki cela cela jendela kamar sepasang suami istri. Di mana sang istri terusik lelap tidurnya karna pantulan sinaran. Sang istri pun turun dari tempat tidur untuk membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan dirinya, ia pun bergegas melakuakan aktifitas masak memasaknya. Ketika Sarah asyik dengan uletan sambal terasinya. Andrian dengan diam diam memeluk istri mungilnya dari belakang. Hingga membuat sang istri menjadi kaget.


"Mas,, lepasin!! aku susah bergerak kalau mas seperti ini. "


"Aku masih kangen sayang "ucap Andrian, sambil mengecup bibir mungil sang istri.


"Mass!!, kalau gini kapan kita makannya??! "Kesal Sarah, Andrian pun melepaskan pelukannya.


"Mas, tunggu saja di sana, nanti kalau sudah siap sarah panggil " perintah Sarah.


"Gak mau "Manja Andrian

__ADS_1


"Mass!!! "kesal Sarah


"Iya sayang, mas di sini. "ucap Andrian


"Ya sudah, mas duduk saja di sana. Jangan ganggu!! "


"Terimakasih tuhan, kau telah mengirimkan ku bidadari. Aku janji, aku akan menjaganya selamanya "Ucap Andrian dalam hati, Andrian pun tak henti hentinya memandang sang istri yang sibuk memasak. Sedangkan yang di pandang merasa aneh dengan sikap sang suami.


"Masss!! " panggil Sarah.


"Hemmzz"Jawab Andrian, tapi pandangannya sedikit pun tidak berpaling.


"Jangan lihatin aku seperti itu dong, aku kan malu "ucap Sarah. Andrian pun tersenyum menanggapi ucapan sang istri.


Semua makanan pun sudah tertata sangat rapi. Di mana menunya ada Ikan nila saos, ayam upin ipin, Sambal terasi tidak lupa rebusan sayur singkong ke sukaan Andrian. Mereka pun makan dengan hening. Setelah habis makan Andrian pun berpamitan dengam sang istri.


"Sayang, mas berangkat kerja dulu ya."


" Iya mas, hati hati. Salam sma anak anak "ucap Sarah, Sarah pun menyalami tangan sang suami, sedangkan Andrian mengecup kening sang istri.


Terimaka telah berkenan membaca karya author.


Jangan lupa like, komen dan vote yang banyak ya.

__ADS_1


Salam hangat dari Author buat kita semua.


__ADS_2