Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 72


__ADS_3

Setelah kepulangan Andrian. Neysia memulai aktifitasnya, ia memulai membersihkan rak, setelah itu memindahkan pakain ke dalam rak, menata semua pakain. Sebenarnya Neysia sudah merasa lelah. Tetapi, ia masih melanjutkan aktifitasnya. Neysia bertekat ia tidak boleh cengeng atau pun lemah.


"Assalammualaikum" ucap seseorang


"Waalaikumsalam. Siapa?" teriak Neysia, memang pintu sengaja di kunci oleh Neysia.


"Aku Dewi kak" jawab Dewi


"Tunggu sebentar.. Dew" Neysia pun membuka pintu.


"Masuk" Ajak Neysia


"Makasih kak, oh iya kak. Pak Andrian memintak Dewi menemani kakak di sini" jelas Dewi


"Iya, apa kamu keberatan Dew?" tanya Neysia


"Tidak kak, justru aku senang. Bisa hemat, tidak perlu membayar sewa kost" ucap Dewi. Neysia pun tersenyum


"Oh iya kak, apa yang bisa Dewi bantu?" tanya Dewi


"Kamu susun yang ini saja, kakak makan dulu, lapar"


"Kak Neysia belum makan dari tadih pagi?" Tanya Dewi, karena sekarang sudah menujjuk pukul 5 sore.


"Iya, tadi kakak terlalu semangat hingga lupa makan."


Akhirnya selesai..


"Dew, temani kakak yuk" ajak Neysia


"Ke mana kak?" tanya Dewi


"Kita cari udara segar, Mumpet seharian hanya di toko"


"Siap kak, Dewi juga sudah lama tidak keluar"


Neysia bersama Dewi pun tiba di pasar malam. Neysia ingin membeli boneka, ia pun memegang sebuah boneka yaitu boneka tedy bear berwarna pink. Tidak tau siapa ada seseorang menarik boneka dari tangan Neysia.

__ADS_1


"Itu punya ku.." ucap Neysia


"Ini punya ku.."ucap laki-laki itu tidak mau kalah


"Jelas-jelas punya ku!! kamu mengambil dari tangan ku.."


"Pokoknya ini punya ku!!" ucap laki-laki itu sambil menarik boneka itu


"Tidak, ini punya ku" mereka berdua pun saling menarik, hingga boneka itu terbagi dua.


"Lah, sobek" ucap penjual


"Maaf pak" ucap mereka serentak


"Saya, mau mintak ganti rugi" ucap penjual


"Berapa pak" Jawab mereka serentak


"Sepertinya kalian bakal berjodoh" ucap salah satu pengunjung pasar malam.


"Ogahh" ucap Neysia


"Sudah,,sudah saya mintak 700 ribu" ucap pak penjual


"Whatt.. 700 ribu?" lagi-lagi mereka menjawab serentak


"Iya, kalau tidak. Kembalikan boneka ku seperti semula" ancam pak penjual


"Baik la pak"


"Ini"Neysia memberi 200 ribu, ke pada penjual boneka itu


"Ini mana cukup" tolak penjual


"Sisanya mintak sama laki-laki itu" Tunjuk neysia ke arah laki-laki itu


"Enak saja, bagi dua"

__ADS_1


"Tidak, kamu yang duluan kalau kamu tidak merampas boneka itu, pasti tidak akan robek" Bela Neysia


"Terserah,"Laki-laki itu pun memberi uang pada penjual Boneka itu sebesar 500


"Terimakasih" ucap pak penjual dengan senyum mengembang di bibirnya.


"Kak Nay, kenapa? mukanya manyun seperti itu" Tanya Dewi baru tiba.


"Tadih kakak bertemu sama orang gila"


"Apa?!! Orang gila. Kakak tidak di apa-apain kan sama orang gila itu"


"Sudah kabur" Jawab Neysia malas


"Kak, pulang yuk"Ajak Dewi. Neysia pun mengangguk.


"Kak, kak" ucap Dewi sambil menggoyang goyangkan lengan Neysia.


"Ada apa Dew?" tanya Neysia


"Kak, coba kakak lihat laki-laki itu dia sangat tanpam" puji Dewi


"Yang mana Dew?" tanya Neysia sambil melirik arah tunjuk Dewi


"Whatt,,, Orang gila"


"Maksud kakak? dia gila"


"Kamu benar"


"Yang benar saja kak, tidak mungkin dia gila"


"Kamu tidak percaya, ya sudah" Neysia terus melangkah. "


"Kak, tunggu...." Teriak Dewi


Tidak memakan waktu lama, Neysia bersama Dewi pun tiba di kediamannya.

__ADS_1


Bersambung...


Terimaksih telah berkenan membaca karya Author. Jangan lupa like, komen, dan vote yang banyak ya


__ADS_2