Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 35


__ADS_3

"Tokk...tokkk"Ketukan pintu


"Ra, buka pintunya"panggil Andrian. Tidak ada jawaban,"


"Ra, tolong buka pintunya, kamu baik baik saja kan ?"tanya Andrian kewatir karna sudah 15 menit ia berada di depan pintu tapi tidak ada sedikitpun suara penghuni rumah


Sarah membuang nafasnya dengan kasar, Sarah berusaha sebisa mungkin menetralkan tubuhnya. Ia pun berusaha nampak tegar di hadapan Andrian. Ia tidak mau kalau Andrian merasa kasihan melihatnya.


"Mulai sekarang kamu tidak boleh cengeng lagi Sarah, kamu harus menjadi gadis yang kuat untuk mengahadapi kerasnya dunia. Kamu pasti bisa💪💪"Sarah menyemangati dirinya sendiri


"Ceklek "Sarah membuka pintu


"Kamu tidak apa apa Ra ?"tanya Andrian panik


"Aku gak kenapa napa kok, maaf ya tadih aku pulang tidak pamit dengan mu ."ucap Sarah


"Tidak masala, yang paling penting tidak terjadi apa apa dengan mu Ra, aku sangat mencemaskan mu "ucap Andrian jujur


"Ra, ayok makan "ajak Andrian, Andrian sengaja membeli nasi buk Wati sebelahan dengan tokonya, karna setiap hari Sarah selalu membeli nasi buk Wati waktu bersama dengannya.


"Aku sudah makan Ndri"bohong Sarah


"Kamu beneran tidak mau??, aku beliin kamu ayam upin ipin buk Wati lo Ra "ucap Andrian.Andrian sengaja menekan nama buk Wati agar Sarah ingin makan. Andrian tau bahwa Sarah sebenarnya belum makan siang.


"Makan saja Ndri, aku benar masih kenyang "padahal anak anak di dalam perut Sarah sedang meronta ronta mintak makan.


Andrian pun membuka bungkus Nasi,memasuki ke dalam mulutnya dengan pelan.Sedangkan anak anak Sarah sudah tidak tahan mencium aroma nasi Andrian.


"Kriuk,,,kriukk"


"itu bunyi perut kamu Ra ??"tanya Andrian pura pura kaget


"Dasar perut buat malu aja "gerut Sarah.


Sarah tersenyum malu, mukanya berubah menjadi seperti ke piting rebus karna ketahuan bohongnnya.bSedangkan Andrian hanya bisa nahan senyum.

__ADS_1


"Ini makan buat kamu Ra, nanti anak yang ada di dalam sana demo lagi "canda Andrian.Andrian pun memberi sebungkus nasi dengan Sarah sambil menunjuk ke arah perut Sarah dengan menggunakan mulut.


"Ra, aku mau mintak pendapat dengan mu "ucap Andrian


"Apaan ?"tanya Sarah penasaran.


"Menurutmu Neysia itu baik gak, menjadi ibu buat anak anak ku nanti "ucap Andrian serius


"Uhuk"Sarah tersedak mendengar ucapan Andriam


"Ra, lo tidak apa apa ??"Andrian pun memberi Sarah secangkir air putih


"Makasih "ucap Sarah


"Terserah kamu saja Ndri aku tidak tau,"ucap Sarah malas.


"Aku kan mau minta pendapat kamu Ra, ayo dong Ra bantu aku"Rengek Andrian .hingga membuat Sarah semakin kesal.


"Aku kira kau mencintai ku Ndri, setalah semua kebaikan yang sudah kau berikan untuk ku teryata aku yang terlalu berharap dengan mu.Tuhan apa ini semua karna dosa ku, sehingga aku tidak pantas bersama orang yang aku sayang."Batin Sarah


"Ra, ada apa ?"tanya Andrian. Karna Sarah tiba tiba diam.


"Kamu yakin ??"


"iya "angguk Sarah.


"Kalau gitu temani aku yok Ra, beliin Neysia kado"Ajak Andrian


"Tapi Ndri aku "belum selesai Sarah menyelesaikan kalimatnya langsung di potong dengan Andrian.


"Ayo dong Ra, bantu aku.Plisss"Andrian memohon.


"Kamu yakin mau mintak di temani dengan ku ?tanya Sarah


"Yakin lah,bmemang ke napa tidak yakin?"

__ADS_1


"Apa ke kasihmu tidak cemburu kalau kamu bersama ku??. Tau sendiri kalau kita pernah jadi sepasang suami istri "jelas Sarah


"Hahahha,, gak lah. Sudah ku jelaskan semuanya tentang hubungan kita."


"Aku juga sudah bilang dengan Neysia kalau aku akan menjaga mu layaknya seorang kakak dengan adeknya,"ucap Andrian


Hati Sarah sakit mendengarkan Andrian mengaggapnya hanya seorang adek. Tapi ia tetap tersenyum menanggapi Andrian walau di dalam hatinya sudah banjir.


"Ya baguslah"ucap Sarah


Tidak memakan waktu lama Sarah bersama Andrian tiba di sebuah mol terbesar di kota X.Andrian menuju ke sebuah toko berlian.


"Ra, sini "panggil Andrian.


"Menurut mu yang mana paling cocok buat Neysia??"Andrian menunjukan 4 cincin berlian dengan Sarah.


"Kamu yakin yang ini Ra??, bukannya yang ini cocok buat ibuk ibuk Aarisan "protes Andrian.


"Ya terserah kamu Ndri, kalau menurut aku yang itu"


Sarah memegang sebuah Cincin mini malis tapi terkesan mewah. Andrian memperhatikan setiap gerak gerik Sarah.


"Yang bagus itu yang ini.Hahaha pakai tu cicnin ibuk ibuk untuk mu Neysia"Batin Sarah tertawa


"Mbak bungkus yang ini saja," Ucap Andrian sambil mengambil cicin dari tangan Sarah


"Sial!! , sepertinya Andrian tau kalau aku sedang ngerjain dia "upat Sarah


"Kok di ambil"kesal Sarah


"Sepertinya model ini yang cocok buat Neysia.Sederhana tapi mewah "ucap Andrian


Bersambung..


Buat pencinta Novel terimakasih telah berkenan membaca karya author.

__ADS_1


Author ucapkan terimaksih slsebanyak banyaknya


jangn lupa like, komen dan vote


__ADS_2