Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 32 syaiton jahanamm


__ADS_3

Lola pun dibawa ke rumah sakit bersamaan dengan Aven. Ricko dan Leksa menghubungi orang tua Lola. Kedua orang tua Lola terkejut saat keluarga besar Mahardika bisa bersama dengan anaknya Lola.


"Lola!" Teriak Bu Inah yang langsung berlari ke arah Lola yang tengah terbaring.


"Maafkan saya bu!" Seru Leksa.


"Memang kenapa? Kenapa anak saya bisa seperti ini" Sahut Pak Ras terheran dengan ucapan maaf dari Leksa.


Tiba tiba dokter Rafkan pun masuk membuat semua mengalihkan pandangannya.


"Dok bagaimana anak saya!" Isak Bu Inah.


Rafkan pun mendekat ke arah Bu Inah dan menjelaskan semua mengenai yang di derita Lola saat ini. Menghela nafasnya sebelum menjelaskan apa yang terjadi pada Lola.


"Pasien bernama Lola Dwirasya, menurut hasil pemeriksaan dirinya mengalami stress dan sedikit terganggu psikologisnya. Mungkin dapat dibilang trauma. Selain itu tubuhnya juga mengalami dehidrasi berat atau kekurangan cairan tubuh. Apa pasien sudah menikah?" Jelas Rafkan dan akhirnya bertanya mengenai sesuatu.


Bu Inah dan Pak Ras yang mendengarnya terkejut. Memang apa hubungannya dengan menikah atau tidak menikah. Pikir mereka. Sedangkan Leksa hanya menundukkan kepalanya. Faza yang melihatnya juga merasa kasihan.


Ini semua salahnya! Maafkan aku Lola. Kau jadi seperti ini!.


Faza pun menatap Lola dengan wajah sendunya. Ia tidak tau lagi bagaimana jika dirinya berada pada posisi Lola saat ini.


"Anak saya belum menikah. Dia masih sekolah dok!" Ucap Bu Inah membuat Leksa semakin merasa bersalah.


Rafkan mengernyitkan dahinya.


"Tapi disini menurut hasil pemeriksaan, pasien habis melakukan hubungan suami istri yang menyebabkan dirinya kekurangan cairan tubuh. Terjadi pembengkakan pada area intinya. Ini terjadi pada saat pertama kali namun melakukan secara berlebihan.!" Jelas Rafkan.


DEG.


Bu Inah dan Pak Ras yang mendengarnya terkejut.


"Itu tidak mungkin! Tidak mungkin!" Teriak Bu Inah.


Bu Inah pun menatap tajam ke arah Leksa dan Faza.


"Faza apa yang sebenarnya terjadi! Ha?" Bentak Bu Inah.


Faza hanya bisa menundukkan kepalanya.


"Tolong jangan bentak istri saya!" Seru Avan membuat Bu Inah dan Pak Ras lagi lagi terkejut.


Faza? menikah? dengan pewaris keluarga Mahardika? Ini pasti mimpi. Mimpi teraneh.


"Fa...za..." Bu Inah terbata memanggil nama Faza.


"Saya sudah menikah Bu Inah, Maafkan saya! Semua salah saya yang menyebabkan Lola diperkosa!" Lirih Faza.

__ADS_1


Bu Inah pun menutup mulutnya. Menatap sendu anaknya yang tengah terbaring itu. Lututnya terasa lemas. Ia berpikir bahwa dengan tampilan Lola membuat dirinya dijauhkan dari hal yang tidak diinginkan. Namun kenyataannya bahkan lebih parah dari dugaannya.


"Siapa yang memperkosanya! Ha!" Bentak Bu Inah berteriak histeris.


Tiba tiba Ricko dan Gavin pun masuk ke dalam ruangan dengan Aven yang ditarik paksa. Melihatkan wajahnya yang nampak babak belur.


"Maafkan anak saya Bu!" Lirih Leksa.


Bu Inah menggeleng. Tersenyum sinis berharap ini semua tidak lah benar.


"Apa ini anak dari keluarga Mahardika yang terkenal?" Seru Bu Inah menatap sinis Leksa.


Ricko pun menatap tajam Bu Inah.


"Saya tidak akan takut. Silahkan kalian hancurkan keluarga saya! Harta bisa di cari tapi kebahagiaan? Kalian telah merenggut kebahagiaan dan masa depan putri saya? Siapa yang rela ha siapa?" Isak Bu Inah yang sudah tidak kuat lagi untuk berbicara.


Pak Ras pun menghampiri istrinya dan memeluknya sungguh bukan hanya Leksa yang merasa bersalah namun juga Faza yang semakin merasa bersalah kepada sahabatnya itu.


Aven yang melihatnya hanya diam. Dia benar benar tidak ingin menjerat seorang wanita dalam ikatan pernikahan. Ricko pun mendorong tubuh anaknya kehadapan Bu Inah. Aven yang tidak siap dan tubuhnya yang masih lemah membuat dirinya bersimpuh di kaki kedua orang tuan Lola.


Aven pun membangun kan dirinya dan hanya diam tak bersuara.


"Jika kau bukan seorang pria yang suka bermain wanita, aku tidak akan membiarkan anakku untuk meminta bahkan menerima pertanggungjawaban kalian. Sayangnya kau seperti itu. Maaf kalian bisa pergi dari sini!" Tegas Pak Ras secara langsung mengusir keluarga Mahardika.


"Ibu!!" Lirih Lola tiba tiba.membuat semua orang mengalihkan pandangannya.


"Maafkan aku bu aku...aku...hiks"


"Shut, kamu tidak usah memikirkan itu semua. Ibu akan percaya dengan apapun yang kamu bicarakan sayang!" Seru Bu Inah.


Lola hanya diam pandangannya beralih ke Aven membuat Lola gemetar ketakutan. Dirinya pun memegang erat tangan Bu Inah dan tidak memberi tatapannya kepada Aven.


"Bu suruh dia pergi!" Lirih Lola.


Aven pun tanpa aba aba dan dengan tidak sopan nya langsung membalikkan badannya tanpa mengucapkan salam atau permintaan maaf membuat kedua orang tua Lola semakin yakin bila Aven bukanlah pria yang baik baik.


Tiba tiba Leksa bersimpuh di kaki Bu Inah membuat semua orang terkejut. Begitu juga dengan Aven yang menghentikan langkahnya.


"Saya mohon bu saya mohon maafkan kelakuan anak saya!" Seru Leksa.


"Mah!" Ujar Aven.


Aven yang paling tidak bisa membuat mamahnya menangis atau merendahkan dirinya pun memilih untuk mengalah. Aven pun menghampiri Leksa dan membantunya berdiri.


"Ayo Mah, Aven bakal tanggung jawab!" Ucap Aven yang lagi lagi membuat semua orang terkejut.


Lola yang mendengarkannya pun menggeleng cepat dan semakin menyembunyikan kepalanya di pelukan sang ibu.

__ADS_1


"Aku nggak mau!" Lirih Lola.


Leksa pun beralih pada Lola dan lagi lagi bersimpuh di samping ranjang dimana Lola berada.


"Saya mohon nak! Saya menjamin jika Aven tidak akan pernah melakukan sesuatu padamu!" Lirih Leksa.


"Tante berdirilah! Aku tidak apa apa jika tanpa harus menikah dengan anak tante!" Seru Lola.


"Tapi itu akan membuat kami merasa bersalah!" Seru Leksa.


Faza pun melepaskan pelukannya dari suaminya dan memeluk sahabatnya itu. Lola hanya diam menerima pelukan itu. Sungguh ia tidak ingin memusuhi sahabatnya itu.


"Maafkan aku. Aku janji akan jaga kamu dari syaiton terkutuk dari jahanam!" Seru Faza membuat Lola terkekeh kecil.


Bu Inah dan Pak Ras yang melihatnya pun merasa lega putrinya bisa kembali tersenyum.


Lola pun memukul kecil lengan sahabatnya itu.


"Kau itu!" Seru Lola yang langsung memeluk Faza dan tertawa bersama.


"Bagaimana sayang kau mau menerima lamaran mereka!" Seru Pak Ras tiba tiba.


Lola pun menatap ke arah Aven sebentar dan menundukkan kepalanya. Melihat Leksa membuat Lola sedikit terhenyuh.


"A..Aku..aku mau!" Lirih Lola.


Semua pun tersenyum


"Tapi, Aku ingin tinggal dengan Faza!" Timpal Lola.


Avan pun yang mendengarnya merasa tercekat. Dia tidak mau seatap dengan saudaranya yang sangat menjengkelkan.


"Tid--"


"Oke!" Sahut Faza dan Leksa bersamaan.


"No!" Teriak Aven membuat Lola kembali murung.


"Dasar Syaiton jahanam!" Kesal Faza.


"Kita akan tinggal serumah jadi jika kau macam macam dengan sahabatku aku pastikan kau mendapat ini!" Ancam Faza dengan mengepalkan tangannya.


"Aku tetap tidak mau!" Seru Aven.


"Syaiton jahanam kau!!"


"Auu SHIT!" Teriak Aven saat lututnya ditendang keras oleh Faza.

__ADS_1


...ig:@Fatmass.s...


__ADS_2