Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 68 baku hantam


__ADS_3

"Aku hanya bercanda! Ya kali aku ini istrinya!" Kekeh Faza kemudian.


Kia yang mendengarnya menghela nafasnya. Wanita di depannya benar benar membuat dirinya sesak untuk bernafas. Sedangkan Avan dan Faza melanjutkan makan mereka tanpa menghiraukan Kia yang tengah menatap mereka bergantian.


"Kalian tidak mirip apa mungkin kalian itu teman?" Tanya Kia tiba tiba.


Faza tidak menghiraukan begitu juga dengan Avan. Mereka masih sibuk untuk mengisi perut mereka. Karena dari pagi mereka hanya menguras tenaga dengan pergumulan panas mereka.


Kia yang diacuhkan akhirnya memilih diam. Ia heran kenapa dua orang di depannya benar benar seolah tidak menganggap dirinya ada.


'Siapa wanita ini dan dimana istrinya!' Batin Kia menatap Faza dan Avan bergantian.


Beberapa saat akhirnya Avan dan Faza selesai dengan kegiatan mereka.


"Avan bisakah kita mengulang dari awal? Maafkan aku!" Timpal Kia tiba tiba.


"Kau sepertinya sudah lupa jika aku mengatakan kalau aku sudah menikah!" Seru Avan dengan ketus.


Kia terdiam.


"Avan kumohon!" Rengek Kia.


"Apa kau itu masih berumur lima tahun?" Gerutu Faza tiba tiba.


Avan dan Kia pun langsung menatap ke arah Faza yang tengah bersendekap itu.


"Maksudnya?" Heran Kia.


"Ya kau itu seperti bocah lima tahun. Bukannya Avan sudah bilang jika dia sudah menikah dan punya istri. Kau tau istrinya itu sangat cantik dan hebat. Bahkan lebih lebih lebih lebih cantik dari dirimu. Jangan sampai kau berani macam macam dengannya atau dia akan..." Jelas Faza panjang lebar.


"Akan apa?" Tanya Kia.

__ADS_1


"Akan merobek mulutmu dan kau akan dipelintir tanganmu! Istri dari Avan juga sangat pintar. Jadi jangan main main!" Timpal Faza yang secara langsung menyombongkan dirinya sendiri sebagai istri Avan.


Kia langsung bergidik mendengarnya. Sedangkan Avan? Jangan ditanya lagi. Dirinya setengah mati menahan tawanya mendengar ujaran Faza. Bagaimana tidak. Secara langsung Faza menakuti Kia dengan dirinya sendiri.


"Apa istrinya psychopat?" Tanya Kia yang masih bergidik.


"APA KAU BILANG!" Kaget Faza tiba tiba.


Kia yang melihatnya menyipitkan matanya. Sedangkan Faza sudah memerah menahan amarahnya. Bagaimana dirinya secantik ini bisa dikatai psychopat. Kesal Faza di dalam hatinya.


Tanpa babibu Faza langsung beranjak dan menjambak rambut Kia membuat Kia menjerit kesakitan. Untung saja tempat itu sudah dibooking oleh Avan. Dan hanya beberapa waiters yang melihat itupun mereka tidak dapat melakukan apapun karena perintah Avan.


'Bagus! Hajar istriku kalau perlu rontokkan saja giginya!' Sorak Avan di dalam hatinya.


"Akh sakit apa yang kau lakukan kenapa kau yang marah memang kau istrinya?" Pekik Kia sembari menahan rambutnya agar tidak lebih sakit lagi dijambak oleh Faza.


"Aku ini adik istri dari yang kau katakan psychopat itu! Beraninya kau!" Seru Faza yang semakin mempererat jambakannya.


"Sakit! Avan tolong aku!" Rengek Kia.


"Lepaskan ini sakit! Apa kau gila!?" Pekik Kia.


Faza yang dikatai gila semakin menjambak erat rambut Kia. Kia tidak dapat melawan karena tangannya masih sibuk menahan rambutnya sendiri.


"Aku mohon lepaskan?" Ujar Kia.


Faza pun akhirnya melepas jambakannya. Ia merasa puas begitu juga dengan Avan. Tampilan Kia sangat acak acakkan. Ia masih meringis. Rasa sakit akibat jambakan tadi masih membekas di kepalanya.


"Kau!" Bentak Kia.


"Avan, kenapa kau tidak membantuku!" Rengek Kia membuat Faza memutar malas bola matanya.

__ADS_1


"Oke, Sekarang kau bisa pergi?" Tanya Avan tiba tiba kepada Kia.


"Kau mengusirku!?" Seru Kia.


"Kau jahat kepadaku Avan! Kau jahat aku mencintaimu!" Ujar Kia.


"I say no!" Ketus Avan.


Kia masih mendekat kepada Avan membuat Faza kesal.


'Wanita itu harus kurontokkan giginya!' Gerutu Faza.


"Kia kita sudah berakhir! Carilah pria lain yang lebih baik! Aku sudah memiliki hati yang harus kujaga!" Ujar Avan dengan bijak dan menggandeng tangan Faza pergi dari sana.


Faza merasa terharu mendengarnya.


"Oh so sweet banget suamiku ini!" Seru Faza.


Kia yang merasa tidak terima terus mengejar Avan. Ia menarik tangan Faza sehingga genggaman Faza dan Avan terlepas. Faza yang merasa kesal pun melayangkan bogemannya tepat di pipi Kia.


"Akh!" Pekik Kia.


"Eh! Suamiku dia pingsan!" Pekik Faza saat Kia yang pingsan setelah mendapat bogemannya.


"Kau kuat sekali! Lihatlah giginya rontok atau tidak!?" Kekeh Avan.


"Hish kau itu! Terus dia bagaimana!? Aku tidak mau masuk polisi karena telah membuatnya pingsan!" Ujar Faza mengerucutkan bibirnya.


"Dasar rubah kecil! Biarkan saja akan kusuruh seseorang untuk membawanya ke rumah sakit!" Ucap Avan.


"Benarkah?" Tanya Faza yang dijawab anggukan kepala oleh Avan.

__ADS_1


"Kau benar benar hebat!" Kekeh Avan.


"Istri siapa dulu?" Bangga Faza.


__ADS_2