Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 42 Kesenangan Aven


__ADS_3

Keesokan paginya Faza masih tertidur lelap di dalam pelukan hangat suaminya. Kemarin malam tepat dini hari Avan menyerangnya. Avan benar benar buas membuat Faza benar benar terkapar.


"Hei bangun, Kau tidak sekolah!" Seru Avan.


Faza hanya menggeliat kecil. Tubuhnya sangat sulit untuk digerakkan. Avan pun menatap intens ke arah istri kecilnya. Merasa heran bagaimana dirinya bisa menikahi seorang gadis.


"Kenapa waktu itu mulutku ini berkata aku ingin menikahinya padahal aku tidak jadi memerkosanya!" Gumam Avan.


Avan pun beranjak dan hendak ingin ke kamar mandi. Namun sebelum itu ia mengingat kata kata mamahnya.


Faza itu masih sekolah! Jangan buat dia bolos sekolah atau ia akan tertinggal pelajaran. Istrimu itu masih anak sekolah!


Kata kata itu tiba tiba terngiang di otak Avan. Jika ia tidak membangunkannya maka Faza tidak akan sekolah lagi. Tapi dia sangat tidak tega. Faza sangat terlihat kelelahan akibat pergumulan panas mereka dini hari.


Avan pun menghela nafas. Ini resikonya menikah dengan gadis SMA. Andai saja Thea sebaik yang ia kira mungkin ini semua tidak akan terjadi. Ah Avan mengingat nama itu lagi. Avan pun menggeleng cepat tujuannya sekarang adalah harus membangunkan Faza dan membuatnya berangkat sekolah.


"Faza! Hei bangunlah kau harus sekolah!"


Tidak mendapat jawaban dari Faza, Avan pun mulai membangunkannya dengan rencana gilanya. Ia pun membuka selimut yang menempel di tubuh Faza dan menggendongnya. Menceburkannya ke dalam bath up yang sudah berisi air hangat


Yang membuat Avan berkerut adalah kenapa Faza tidak bangun dan malah memainkan air.


"Astaga dia benar benar!" Gerutu Avan.

__ADS_1


Avan yang tidak sabar pun akhirnya membangunkan Faza dengan cara kembali menyerangnya. Seketika Faza merasakan sakit di bagian bawahnya pun membuka matanya perlahan.


"Suamiku! Apa yang kau lakukan! emh" Teriak Faza diiringi suara indahnya yang muncul


"Kau lama sekali bangun jadi cara ini yang paling ampuh. Kau tunggulah biar aku menyelesaikan!" Racau Avan.


"Aku aku emh hentikan aku akan mandi ah!" Desis Faza.


Avan pun tidak menghiraukannya. Ia pun melakukannya sampai satu kali pelepasan saja karena Faza yang harus bersekolah walaupun sebenarnya ia masih kurang dengan itu.


...🍀🍀🍀...


Lola yang sudah bersiap dengan pakaian sekolahnya pun sudah ingin berangkat sekolah. Namun saat matanya ke menoleh keranjang Aven ia mulai khawatir. Sepertinya Aven masuk angin.


Lola pun mendekat dan menaruh tangannya di kening Aven. Dan benar saja Aven tengah masuk angin dengan tubuhnya yang panas. Seketika Lola pun mematikan AC dan melepas tasnya.


"Tuan lagi sakit! Biar aku mengompresnya dulu!" Seru Lola.


Lola pun menaruh sapu tangan di kening Aven yang telah dibasahi dengan air hangat. Aven terus saja memperhatikan Lola setiap apa yang dilakukannya. Lola lebih terlihat sangat cantik dari dekat. Matanya hidungnya dan juga alisnya benar benar membuat seorang merasa terpukau. Hanya saja Lola menutupinya dengan kaca matanya.


"Aku tidak apa apa Kau berangkatlah sekolah!" Pinta Aven.


"Tuan aku ini istrimu jadi aku harus merawat suamiku yang se--"

__ADS_1


Lola menghentikan ucapannya saat ia menyadari sesuatu. Ya dia berkata istri. Bahkan suami? Aven pun tersenyum melihatnya. Kenapa sangat menggemaskan. pikirnya.


"Maksudku Tuan emm--"


"Aku memang suamimu!" Enteng Aven dengan bangganya.


"Maaf!" Lirih Lola.


"Kenapa kau meminta maaf? Aku ini memang suamimu! Apa kau tidak mengakui ku!" Kesal Aven.


Lola hanya diam ia melanjutkan kegiatannya. Ia pun berlalu untuk membuatkan makanan untuk Aven.


"Biar ku buatkan makanan dan ku ambil kan obatnya!" Seru Lola dan berlalu.


Namun sebelum itu Lola melepas ikat rambutnya dan mencebolnya. Aven meneguk ludahnya saat melihat Lola dengan cebolnya benar benar seksi. Ahh rasanya penyebuhnya hanya itu. Batin Aven. Lola pun juga melepas seragamnya dan menggantinya dengan pakaian rumahan.


Dia bahkan lebih cantik dari yang kukira.


Lola pun akhirnya keluar kamar membuat Aven dapat bernafas lega.


"Akhh sialan kenapa dengan diriku!" Kesal Aven.


"Tunggu! Bahkan dia rela libur sekolah untuk merawat ku? Dia juga memasakkanku? Dia juga Merawat ku? Yes yes yes!" Girang Aven.

__ADS_1


"Kenapa aku bisa sesenang ini!" Pekik Aven saat menyadari tingkahnya yang benar benar diluar dugaan.


...Follow ig:@Fatmass.s...


__ADS_2