Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 48 Faza kok dilawan


__ADS_3

"Apa yang kau lakukan?" Heran Gion saat Lola ternyata menyuruhnya untuk pergi ke apotek.


Lola hanya diam sembari menundukkan kepalanya.


"Jadi kau menikah dengannya karena kau? Akh kenapa bisa Lola kau tau bahwa aku sebenarnya--"


Gion menghentikan omongannya saat menyadari apa yang akan diucapkannya. Gion pun dengan segera merengkuh tubuh Lola dan membawanya ke dalam pelukannya.


Di sana Lola menumpahkan segala kesedihannya. Hanya menangis yang ia bisa untuk saat ini.


"Setelah menikah apa dia melakukannya lagi denganmu?" Tanya Gion dan Lola hanya mengangguk.


"Kau bahagia? Katakan sejujurnya Lola kumohon!" Pinta Gion.


"Bagaimanapun dia suamiku!" Jawab Lola.


"Pakailah dan ikut denganku!" Seru Gion tiba tiba membuat Lola mendongak dan menatap heran ke arah Gion.


"Kau harus pergi jauh darinya! Aku akan meminta akses kepada Papa ku. Memang Mahardika kekuasaannya luas namun akses tersembunyi milik Papa ku itu handal!" Jelas Gion.


"Aku aku--"


"Hanya beberapa hari saja kita akan buat suamimu itu menyesal!" Geram Gion.


"Bagaimana bisa dengan aku pergi dia menyesal? Jika aku pergi pasti dia bisa bebas kembali dengan wanitanya!" Lirih Lola.


Gion pun menghela nafasnya.

__ADS_1


Lola benar benar sangat polos. Dirinya saja sudah menyukai suaminya sendiri dan bagaimana mungkin suaminya sendiri tidak menyukai Lola. Ah kenapa aku pusing sekali


"Kau akan tau nanti! Sampai kau lulus sekolah bagaimana?" Tawar Gion.


Lola tampak berpikir. Menimang nimang rencana Gion. Dengan begini rasa sakit nya sedikit berkurang. Ah benar Lola kali ini harus mengikuti Gion.


"Tapi Faza?"


"Biar kuberitahu!" Jawab Gion.


...🍀🍀🍀...


"Hei kenapa dengan dirimu?" Heran Faza saat di dalam mansion melihat Aven tengah gusar dengan wajah dan tampak berantakan.


"Dimana Lola? Apa kau melihatnya? Istriku?" Rentetan pertanyaan keluar dari mulut Aven saat melihat Faza datang karena ia tau jika Lola pergi pasti Faza akan tau karena mereka adalah sahabat.


"Mana kutau! Dasar aneh!" Ketus Faza membuat Aven benar benar merasa bersalah dengan perlakuannya yang ada di dalam ingatannya saat ia memperlakukan Lola dan mengejeknya beberapa kali.


"Dia hilang!" Lirih Aven.


Avan dan Faza terkejut mendengarnya. Bukan hanya itu mereka juga terkejut kala Aven menangis? Itu benarkah tangisan karena kehilangan Lola atau hanya dimasuki debu?


"Suamiku, saudaramu itu menangis karena apa?" Bisik Faza.


"Kau tanya saja sendiri!" Dingin Avan membuat Faza mendengus dan akhirnya menginjak kaki suaminya.


Avan pun tergelak dan menatap tajam ke arah Faza yang hanya terlihat santai. Faza benar benar ketakutannya sudah hilang apalagi ia benar sudah terbiasa dengan ini. Saat ini ia sedang haid dan dia mendapatkan senjata untuk berlindung dari hukuman Avan yang dihukum dengan hukuman di atas ranjang.

__ADS_1


Dengan ia haid itu sangat menguntungkan baginya. Dia bisa menggoda dan mengerjai Avan sepuas hatinya karena Avan yang tidak bisa menghukumnya.


"Kau itu dengan istri secantik diriku kau campakkan. Ya sudah aku akan mencari suami lain!" Ancam Faza yang berlari keluar dan mencari Will.


Avan terbelalak. Ia pun menatap ke arah Faza yang tengah berlari dan menghampiri Will membuat Avan menghela nafas melihat istrinya benar benar kekanakan


"WILL!!" Panggil Faza.


Will pun menoleh dan membungkuk ke arah Faza.


"Ada apa nyonya?" Tanya Will.


"Kakiku sakit aku ingin kau melihatnya!" Rengek Faza membuat Will mengerutkan dahinya.


"Silahkan duduk nyonya!" Seru Will dan Faza menurutinya.


Di sana Avan mendelik saat melihat Will memijat kaki istrinya. Berani sekali sekretaris itu menyentuh Faza. Ia pun mendekat ke arah Faza dan seketika langkahnya terhenti saat Faza memelet ke arahnya. Kini Avan tau jika Faza sengaja membuatnya cemburu.


Oke kalau begitu Avan bisa melakukannya. Avan pun berjalan melewati Faza dan Will dengan berpura pura berteleponan dengan Thea.


"Oke aku akan memberimu kesempatan bertemu Thea." Seru Avan membuat Faza dan Will di sana menatap dan penasaran dengan Avan. Faza pun mendelik dan akhirnya memilih untuk mengikuti suaminya.


"Berani sekali dia membalas ku!" Kesal Faza.


"Dimana? Hotel? Oke aku datang!" Ujar Avan dengan tersenyum sinis di balik wajahnya.


Faza pun mencoba memikirkan dan akhirnya ide konyol nya kembali muncul.

__ADS_1


"Faza kok dilawan!" Bangga Faza.


...Follow ig:@Fatmass.s...


__ADS_2