Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 43 Fighting


__ADS_3

"Lola! Kau tidak sekolah?" Heran Faza saat dirinya melihat Lola tengah berkutat di dapur..


Twin A yang juga baru muncul juga heran melihat Lola yang sama sekali belum siap untuk berangkat sekolah.


"Emm Tuan Aven sedang demam jadi aku harus merawatnya!" Jawab Lola.


"Ck anak itu!" Decih Avan.


"Tolong ijinkan aku pada Pak Budi" Seru Lola.


Faza hanya mengangguk walaupun sebenarnya ia tidak rela Lola tidak berangkat sekolah. Karena Lola adalah bestfriendnya. Faza pun menoleh ke arah Avan yang tengah menatap sandwich nya berharap Avan juga mengijinkannya untuk libur juga.


"Jika kau membolos sekolah boleh saja!" Ujar Avan membuat Faza berbinar.


"Kau tidak akan bisa bangun dari ranjang dan hanya bermain denganku!" Timpal Avan membuat Faza kesal dengan segala kesalnya.


Bagaimana tidak. Jika hanya libur untuk bergumul saja itu pasti akan semakin melelahkan. Namun jika ia sekolah pasti pak Budi pecinta soal itu akan memberikannya soal matematika yang sama sekali bukan minat Faza ditambah lagi dengan pelajaran bahasa inggris. Sungguh ini hari yang paling dibenci Faza.


Tapi jika ia bergumul terus di kamar pasti dia sudah pingsan dan masuk rumah sakit. Oh sungguh pilihan yang sangat berat.


"Kenapa Kak Faza bisa tidak bangun dari ranjang?" Heran Anggun karena memang ia tipe wanita polos.


Anggi hanya tertawa melihat wajah panik Faza dan juga wajah tidak ketahuan dari Anggun. Yang satu bingung karena harus memilih dan yang satu bingung karena tidak tau arti.

__ADS_1


Lola yang melihatnya hanya terkekeh kecil. Faza dan Avan benar benar berbeda dari pasangan lainnya. Faza akan benar benar terkapar dan akan masuk rumah sakit dengan penyakit 'Kelelahan karena suaminya'.


"Jika aku memilih sekolah, akkkh kenapa hari ini sulit sekali!" Kesal Faza.


Tapi tidak mungkin jika Avan akan melakukannya sepanjang hari. Itu sangat tidak mungkin karena mana ada orang yang bertahan Pasti Avan akan sangat kelelahan ditambah lagi tadi dia juga sudah melakukannya. Jadi....


"Aku memilih untuk tidak sekolah!" Jawab Faza dengan lantang.


Avan pun tersedak mendengarnya. Menepuk nepuk dadanya dan beralih mengambil minumannya. Anggi di sana benar benar seperti orang kesurupan. Tertawa terpingkal pingkal melihat pasangan yang kocak di depan matanya.


"Kenapa kau membolos dan memilih untuk ck ck ck!" Avan menggelengkan kepalanya.


"Karena tidak mungkin kita melakukannya seharian. Pasti kau lelah dan aku bebas!" Jawab Faza dengan pedenya.


"Sekolah atau tidak?" Ujar Avan meyakinkan.


"Kau yakin?"


"Yakin!"


"Sekali lagi kau tidak ingin sekolah?"


"Kenapa kau menanyakan itu berkali kali!" Kesal Faza.

__ADS_1


"Aku hanya memastikan dan kau tidak boleh mengubahnya !" Enteng Avan.


Avan pun menyeringai.


"Okey!" Jawab Avan dengan santainya membuat Faza khawatir.


Avan pun mengambil ponselnya dan mulai menelepon Will.


"Will kau handle pekerjaanku hari ini! Aku libur!" Seru Avan yang langsung mematikan ponselnya.


"Sudahlah aku dan kak Anggun berangkat dulu!" Seru Anggi dan mengajak Anggun untuk berangkat ke kampus.


"Aku ke kamar dulu!" Seru Lola yang membawa nampan makanan menuju kamarnya.


Faza susah mulai gemetaran. Meneguk ludahnya merasa deg deg an. Apa iya suaminya itu bisa menyerangnya sepanjang hari.


"Suamiku aku memilih sekolah saja!" Seru Faza.


"Terlambat!" Seru Avan yang memasuki kamarnya meninggalkan Faza yang was was dengan nafasnya sendiri.


"Astaga kau bodoh bodoh Faza! Bagaimana bisa kau meremehkan suamimu sendiri. Dia bahkan bisa menyerangmu sampai nanti!" Rutuk Faza.


"Aku harus mencari alasan!" Yakin Faza.

__ADS_1


"Oke Fighting!" Girang Faza.


...Follow ig:@Fatmass.s...


__ADS_2