Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 47 takut x khawatir


__ADS_3

"Apa istriku bisa pulang sekarang?" Tanya Avan dengan antusias.


"Kenapa kau tidak sabaran sekali!" Kesal Rafkan.


Faza hanya bisa menutup telinganya mendengar perdebatan dua orang yang menurutmu benar benar gila. Dia yang sakit malah dia yang merasakan keresahan dan kepanasan akibat dua orang yang saling adu tidak jelas.


"Aku ingin pulang sekarang!" Geram Faza pada akhirnya.


"Memang kau boleh pulang!" Jawab Rafkan dengan entengnya.


BUGH


Avan yang merasa kesal pada akhirnya menonyor kepala dokter yang sedari tadi mengerjainya dengan alasan Faza harus diperiksa lebih lanjut. Sedangkan sekarang? dirinya bilang jika Faza memang boleh pulang. Siapa yang tidak kesal dengan semua itu.


"Kau memukulku? Akan ku laporkan kau ke polisi!" Kesal Rafkan yang sama sekali tidak dihiraukan.


"Astaga bisakah kalian diam satu menit saja?" Tanya Faza dengan segala kekesalannya.


...🍀🍀🍀...


*di taman.


Lola kini tengah menunggu kedatangan Gion di taman. Dengan bantuan Anggun dan Anggi, Lola dapat ke taman. Karena penjagaan yang ketat di mansion bahwa Faza dan Lola sama sekali tidak diperbolehkan keluar dan pasti itu merupakan dari orang yang sama sama sedang jatuh cinta saat ini. Siapa lagi jika bukan Avan dan Aven.


Setelah menunggu beberapa saat Gion pun akhirnya datang. Lola yang melihat kedatangan Gion pun langsung berhambur memeluk sahabatnya itu.

__ADS_1


"Ada apa dengan dirimu?" Heran Gion.


Lola tidak menjawab dan hanya bisa menangis. Gion yang mengerti keadaannya pun lebih memilih memberi ketenangan kepada Lola saat ini.


Gion pun menggiring Lola untuk duduk di bangku taman. Di elusnya lembut puncak rambut Lola. Lola yang mendapat perlakuan hangat pada akhirnya pun mulai mereda dan melepas pelukannya.


"Sekarang kau mau cerita?" Tanya Gion yang sudah benar benar penasaran dengan kesedihan yang ada pada diri Lola.


"Sebenarnya aku...aku aku sudah me..ni kah!" Lirih Lola dengan terbata.


Gion terbelalak mendengarnya. Apa ini juga nyata? Apa sama kisahnya dengan Faza. pikir Gion. Gion seakan tidak percaya dengan semua yang di omong kan Lola saat ini.


Lola yang sama sekali tidak pernah dekat bahkan mau bicara dengan seorang pria kecuali keluarganya, Gion dan Thomas. Lalu kenapa sekarang ia bisa menikah dan dengan siapa.


"Aku tidak bercanda! Aku aku menikah karena--"


Bagaimanapun tuan Aven adalah suamiku. Aku tidak boleh membicarakan hal buruk tentangnya. Aku istrinya sekarang jadi sudah tugasku untuk menutup aib nya walaupun aku benci dengannya


"Karena apa?"


"Karena kesalahan!" Jawab Lola memalingkan wajahnya.


Gion pun menghela nafas. Entah untuk saat ini merupakan waktunya percaya atau berpikir logis.Entahlah Gion tidak tahu. Seakan semua benar benar diluar pemikirannya.


"Lola aku mohon!" Pinta Gion.

__ADS_1


"Aku tidak bohong. Aku memang sudah menikah! Jika kau tidak percaya denganku kau bisa tanya Faza karena aku menikah dengan saudara dari suaminya!" Lirih Lola.


Gion pun pada akhirnya mengalah dan percaya dengan semua yang dikatakan Lola walaupun hatinya benar benar sesak mendengarnya. Ia menaruh hati kepada sahabatnya itu walaupun ia tidak tau seberapa besar rasa itu. Tapi saat mendengar Lola dimiliki pria lain itulah yang menyebabkan dirinya benar benar sakit hati.


"Apa kau bahagia?" Tanya Gion.


Lola yang sama sekali tidak ingin menceritakan keburukan suaminya pun pada akhirnya memilih diam. Diamnya Lola membuat Gion berpikir memang Lola saat ini tidak bahagia.


Secara logis pun sekarang kenapa Lola menangis jika bukan karena suatu masalah? Dan Gion yakini pasti semua ulah dari suami Lola.


"Gion bisakah kau mengantar ku ke suatu tempat?" Tanya Lola


"Kemana?" Heran Gion.


"Ke suatu tempat untuk membeli sesuatu yang sedikit dapat merubah masa depanku.


...🍀🍀🍀...


Aven yang selesai dengan mandinya diiringi rasa was was karena Lola yang tidak ada di sampingnya.


"Dimana dia?" Heran Aven dengan khawatir.


Aven pun keluar dan mencari kesemua tempat di mansion namun sama sekali. Dirinya frustasi dengan hilangnya Lola. Hanya teriakan dan jam akan rambut yang dilakukannya.


"Kau dimana lolipopku!" Gumam Aven.

__ADS_1


__ADS_2