Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 98 Baby Veno, Michele, Marcel


__ADS_3

Kelahiran Lola berjaln dengan sangat lancar setelah menghadapi beberapa kejadian sebelumnya.


Dari mulai Aven yang selalu saja berteriak saat Lola juga berteriak membuat seluruh ruangan dipenuhi dengan sahutan teriakan oleh pasangan suami istri tersebut.


Dan di saat anak mereka telah hadir di dunia lgi lagi Aven pingsan saat melihat anaknya yang msih bertubuh kecil dengan banyaknya darah yang menempel pada tubuhnya.


"Astaga anak kalian benar benar tampan!" Seloroh Leksa melihat bagaimana imut dan menggemaskannya buah hati Lola dan juga Aven.


"Kau mau memberi nama siapa anakmu?" Tanya Leksa kepada Lola.


"Tunggu Aven dulu mah!" Ujar Lola.


"Oh ya mana anak itu kenaoa dia tidak ada disini!" Heran Leksa.


Dan berselang sebentar Aven pun masuk ke dalam ruangan tersebut membuat Leksa dan juga Lola menoleh ke arahnya.


"Aku tadi pingsan mah krena melihat anakku sangat sangat aneh!" Ujar Aven.


"Aneh? Imut gini kau bilang aneh?" Tanya Leksa saat mendengar pernyataan aneg dari mukut Aven.


"Tau tuh mah! Hanya karena anakku semua darah dia menyebut anaknya sendiri aneh!" Gerutu Lola.


"Astaga by aku itu tidak bermaksud!" Seru Aven.


"Tidak bermaksud apanya!" Pekik Lola.


Leksa bahkan memijat keningnya melihat pertengkaran yang terjadi antara Aven dan Lola. Sungguh aneh bukan? Biasanya semua seteru dan pertengkaran akan terjadi pda Avan dan Faza karena Lola yang selalu mengalah pada Aven. Namun kenyataannya malah Faza yang lebih bijak.


"Sudah sudah! Kalian mau memberi anak kalian dengan nama apa?" Tanya Leksa.


"Aku akan memberikan nama Veno Yulyo Mahardika!" Seru Aven yang disahuti dengan anggukan kepala oleh Leksa.


"Baby Veno!" Ujar Lola.

__ADS_1


"Nama yang bagus!" Seru Leksa.


"Oh iya mah siapa nama anak anak Faza?" Tanya Lola.


"Avan akan memberikan nama setelah Faza sadar. Dan saat ini Faza sudah sadar. Semua sudah menunggu di sana. Kita kesana sekarang aja ya?" Ujar Leksa yang disetujui Aven dan juga Lola.


...🍀🍀🍀...


"Ini anak kita sayang! Pertama cantik dan kedua tampan sepertimu dan sepertiku!" Girang Avan yang terus memberikan istrinya kecupan kecupn kasih sayang.


"Avan geli! Cukur dulu!" Pekik Faza karena bulu bulu wajah Avan sangat tumbuh lebat karena dia tidak sempat mengurus dieinya sendiri dan hanya.sibuk untuk berdoa keselamatan istrinya.


Namun Avan tidak memperdulikan semuanya. Ia sibuk memberikan istrinya kecupan.


"Avan! Kau mau seperti ini di depan kita?" Ketus Ricko karena risih melihat anaknya yang sudah bucin bahkn lebih parah darinya.


Sedangkan Twin A dan pasangannya hanya bisa terdiam sesekali terkekeh kecil melihat kakak sekaligus tuan mereka yang sangat bucin bahkan jauh dari pandangannya sebagai seorang CEO.


Ceklek...


"Ututututu! Ya ampun keponakan aunty!" Pekik Anggi yang berlari melihat baby Veno.


"Aunty apaan! Veno ku tidak akan mau memiliki aunty yang pecicilan sepertimu!" Gerutu Aven.


"Hish kak Aven!" Kesal Anggi.


"Namanya Veno?" Tanya Anggun tiba tiba.


"Ya namanya Veno Yulyo Mahardika!" Pekik Aven.


"Aku manggilnya Yoyo bagaimana?" Tanya Anggi tiba tiba.


"Anggi kau pikir anakku ini mainan yoyo?" Kesal Lola.

__ADS_1


"Hehe!" Cengengesan Anggi.


"Hubby! Aku mau anak juga!" Bisik Anggi yang kini telah berada di samping Gavin.


"Pulang?" Tanya Gavin.


"Hish ya enggak sekarang!" Gerutu Anggi.


"Kalau kak Avan dan Faza nama babynya siapa?" Tanya Anggun pada Avan dan Faza.


Avan pun menoleh kearah istrinya dan Faza pun menyambutnya dengan anggukan dan senyuman.


"Michele dan Marcel!" Seru Avan.


"Micheline Briliana Mahardika dan Marcelcio Brionino Mahardika!" Jelas Avan kembali.


"Huu waw namanya bagus banget!" Pekik Anggi.


"Hish bagus apaan! Ya masih bagus baby Veno!" Seloroh Aven.


"Bagiku tetap bagus Yoyo!" Pekik Anggi.


"Veno!" Kesal Lola.


"Yoyo itu lebih bagus!" Seloroh Anggi.


"Veno!"


"Yoyo!"


"Anggi hentikan!" Ujar Gavin.


"Hish Hubby! Kalau begitu kita juga harus punya baby dan kasih nama yoyo!" Seloroh Anggi membuat pipi Gvin merah karena malu.

__ADS_1


Hahahahaha


__ADS_2