
Hari ini merupakan hari pernikahan Alva di Amerika. Ricko dan Leksa terkejut saat mengetahui Alva menikah dengan seseorang yang sudah memiliki istri. Awalnya Leksa menolak akan pernikahan itu. Namun keyakinannya diyakinkan oleh Alva dan juga calon menantunya yang juga meyakinkannya.
Avan dan Aven juga terkejut saat mengetahui adik kembar mereka menikah dengan seseorang yang sudah beristri. Alva sangatlah cantik namun kenapa ia memilih menikah dengan pria beristri. Batin mereka.
Keluarga besar Mahardika kini berkumpul di salah satu aula gedung yang di sewa oleh calon suami Alva. Mengingat suami Alva salah satu pengusaha terbaik di Amerika walaupun peringkatnya masih dibawah Mahardika.
Yang membuat mereka heran adalah resepsi yang diadakan sama sekali tidak ramai pengunjung. Hanya beberapa orang dan keluarga Mahardika saja. Itu yang semakin membuat Leksa tidak yakin dengan pernikahan anaknya.
"Sayang jaga baik baik dirimu! Apa perlu kau tinggal di Indonesia saja? Atau mamah akan menemanimu?" Bisik Leksa.
"No mamah! Aku sudah besar dan aku juga sudah memiliki suami!" Seru Alva.
Kini giliran Leksa yang memberikan selamat kepada Adnan. Yang merupakan suami dari anak tirinya itu.
"Kau bisa berjanji? Aku memberikan amanah untukmu anakku!" Seru Leksa.
"Saya berjanji!" Jawab Adnan.
"Kau tidak akan pernah menyakitinya?" Tanya Leksa.
Adnan terdiam. Namun dengan segera Alva menyenggol lengan Adnan membuat Adnan akhirnya menuruti.
__ADS_1
"Saya berjanji akan menjaga Alva dan menjaga hatinya!" Seru Adnan membuat perasaan Leksa lega.
Ricko tidak banyak bicara. Ia hanya memberikan selamat. Dan kini giliran saudara laknat Alva. Siapa lagi jika bukan Aven. Aven menaiki podium dengan Lola di sampingnya.
"Hei kenapa kau mau menikah dengan seorang yang beristri!" Selidik Aven tanpa rasa takutnya karena Adnan menatapnya tajam.
Alva hanya memutar malas bola matanya. Baru saja ia ingin melepas rindu dengan kakaknya namun malah menjadi rasa kesal.
Lola pun menyenggol lengan Aven membuat Aven akhirnya diam. Ia pun memberikan selamat kepada Alva dan Adnan.
"Aku ini memang bukan kakak yang baik. Tapi jika kau sekali membuatnya menangis aku akan maju pertama untuk membuatmu terkubur di dalam tanah" Ancam Aven ke arah Adnan.
Alva yang mendengarnya pun merasa terharu. Ia pun memeluk Aven dengan erat.
"Sudah kau itu cengeng sekali!" Seru Aven.
"Makasih! Oh iya ini istrimu?" Tanya Alva dan dijawab anggukan oleh Aven dan Lola.
"Kenapa kau mau dengan kakakku?" Heran Alva membuat Aven mendengus.
Lola pun beralih bersalaman dan memeluk Alva yang merupakan saudara kembar dari suaminya. Alva sudah tau jika Avan dan Aven yang merupakan kakak kembarnya itu sudah menikah. Alva awalnya terkejut saat mendengar dari Leksa bahwa kedua kakaknya itu menikah dengan gadis yang masih SMA.
__ADS_1
Kini beralih Avan dan Faza yang memberikan selamat. Dan jangan lupakan jika yang paling heboh adalah Faza. Faza benar benar penasaran dengan saudara perempuan dari suaminya.
"Kak Avan!!" Pekik Alva dan segera memeluk Avan.
"oh so sweet nya!" Ujar Faza.
Alva pun beralih ke arah Faza. Istri dari kakaknya sangat cantik.
"Kau pasti Faza?" Tanya Alva dan Faza hanya mengangguk.
"Kau sangat cantik!" Seru Faza memuji Alva.
"Kau lebih cantik!" Jawab Alva dan Faza hanya bisa tersipu.
"Kak kau tidak memberiku selamat?" Tanya Alva.
"Selamat atas pernikahanmu! Dan kau! Apa kau serius menikah dengan adikku?" Tekan Avan mengarah ke arah Adnan.
"Saya sudah menjadikan Alva istriku! Dia sekarang tanggung jawabku dan sebisa mungkin aku akan menjaganya!" Seru Adnan.
"Aku tidak butuh itu semua! Apapun yang terjadi kau harus bisa bersikap adil dengan adikku!" Ancam Avan dan Adnan hanya bisa terdiam.
__ADS_1
Avan pun menarik tangan Faza untuk pergi dari sana. Faza hanya bisa mengerucutkan bibirnya. Karena belum selesai ia bercanda dengan Alva namun Avan sudah membawanya pergi. Namun kesedihannya hilang saat melihat banyaknya makanan mewah. Dan dengan seribu langkah Faza pun beralih ke makanan di sana.
...selamat membaca...