Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 49 Faza beraksi dan usaha Aven


__ADS_3

Faza pun dengan santai nya memasuki kamar melewati Avan. Avan yang melihatnya pun juga heran kenapa sama sekali tidak berpengaruh. Apa Faza sama sekali tidak marah? apa ia tidak cemburu?


"Kenapa? Bukannya kau ingin bertemu dengan Kak Thea?" Tanya Faza tanpa menoleh sama sekali.


Avan hanya diam menyaksikan Faza yang tengah berkutat di balik lemari nya.


"Suamiku aku pinjam kemejamu!" Ujar Faza.


"Untuk apa?" Tanya Avan.


"Di pakailah!" Ketus Faza.


Avan hanya diam. Ia benar benar dibuat heran dengan Faza. Ingin sekali dirinya melahap Faza saat ini namun apalah dayanya. Wanita kecil itu benar benar membuatnya pusing.


Akhirnya Avan pun memilih untuk tidur membiarkan Faza berbuat sesuka hatinya. Ia tidak serius untuk bertemu Thea dan Faza begitu saja tidak tahu.pikirnya.


Sampai Faza pun keluar dengan kemeja milik Avan yang sangat kebesaran itu. Tanpa memakai bawahan karena memang kemejanya sangat panjang. Walaupun begitu itu sangat membuat Faza terlihat seksi dengan dua kancing atasnya yang terbuka. Tidak hanya itu Faza sengaja membasahi rambut pendeknya dan benar benar terkesan sangat seksi.


Avan melotot melihatnya. Kenapa iblis kecil ini bertingkah dan tidak ada yang bisa menebaknya. Benar nasib sial kali ini untuk Avan. Di saat ia mencoba menahannya namun kenapa sekarang Faza lah yang seakan menggodanya.


"Buat apa kau memakainya!" Kesal Avan.


"Tidak ada! Bagaimana apa aku cantik!" Goda Faza mengedipkan salah satu matanya.


Avan mendengus mendengarnya.


"Memang kau itu mau kemana?" Geram Avan.


"Aku akan bertemu Thomas diantar oleh Will!" Jawab Faza dengan santainya.

__ADS_1


"Kau bilang apa!" Geram Avan.


Faza pun terkekeh kecil. Kenapa otak suaminya semakin menciut menurutnya. Bagaimana mungkin juga Faza keluar dengan pakaian seolah siap untuk di tempur. Avan benar benar bodoh.


Avan pun berjalan cepat menuju pintu kamarnya dan menguncinya. Ia pun mengambil kuncinya dan menyembunyikannya di dalam saku celananya.


"Bukannya kau akan bertemu Kak Thea? Lalu kenapa kau mengunci dirimu sendiri di kamar?" Heran Faza.


"bodoh!" Pekik Avan.


"Berani sekali kau mengataiku bodoh!" Geram Faza.


"Kau pikir aku serius bertemu dengan Thea?" Sungut Avan.


"Iyalah. Kenapa tidak mungkin!" Jawab Faza.


"Kenapa kau begitu bodoh!" Pekik Avan.


"Bodoh bodoh yang bodoh itu dirimu suamiku!" Tekan Faza.


"Sudahlah! sekarang ganti pakaianmu atau--"


"Atau apa?" Goda Faza.


"Aku menghukum mu!" Santai Avan walaupun sebenarnya ia menahan gejolaknya setengah mati dan Faza malah membuatnya semakin panas. Kenapa otak.Faza semakin hari semakin benar benar cerdik pikirnya. Padahal sekolah saja ia sangat malas.


"Pfftt. Kau ingin menghukum ku dengan apa!" Tawa Faza lepas seakan Avan benar benar sangat lucu dan berharap.


"Kau terlalu meremehkan ku! Kau pikir menghukumu hanya dengan itu!" Seringai Avan.

__ADS_1


...🍀🍀🍀...


Gion pun akhirnya meminta papanya untuk membantunya untuk menyembunyikan Lola. Lola akan tetap bersekolah hanya saja tiga hri ini ia harus libur untuk mengecoh Aven. Awalnya Papanya Gion tidak setuju. Namun ia tau niat baik anaknya pun akhirnya memilih untuk membantu.


"Gion terimakasih!" Seru Lola.


"Sama sama! Kau tidurlah ini tempat paling aman!" Seru Gion mengelus puncak rambut Lola.


Sedangkan disisi lain Aven benar kehilangan separuh semangat hidupnya. Ia bahkan sama sekali belum makan semenjak Lola menghilang. Sampai Twin A pulang ke mansion dan terkejut dengan keadaan kakaknya.


"Kenapa dengan Kak Aven?"Tanya Anggi.


"Apa kau melihat Lola?" Seru Aven.


"Tadi dia pergi ke taman! Kita mengantarnya memang ada apa?" Ujar Anggun.


Aven menarik rambutnya saat mendengar Twin A membantu istrinya untuk pergi. Ia sekarang tau mungkin Lola benar benar kabur.


"Apa kalian tau dia belum pulang!" Bentak Aven membuat Twin A terkejut.


"Kalian tau tidak dia Akhh lupakan!" Kesal Aven yang menghentikan bentakannya kepada kedua adiknya karena ia sadari tidak sepenuhnya salah kedua adiknya.


Ini adalah salah dirinya sendiri yang benar benar membuat Lola terluka, merasakan trauma, ketakutan, dan penyesalan atas yang dilakukannya. Aven pun tanpa bersiap apapun langsung mengambil kunci mobilnya dan menuju tempat untuk mencari istri kecilnya. Ia juga tidak mungkin untuk meminta bantuan kepada Ricko dan Leksa begitu juga dengan orang tua Lola atau dirinya yang di salahkan dan pastinya kedua orang tuanya dan Lola merasa khawatir.


"Kumohon kembalilah!" Isak Aven di dalam mobil.


"Aku mencintaimu! Tolong kembalilah! Kau lolipop ku aku mohon hiks hiks!" Timpal Aven yang benar benar merasakan artinya penyesalan.


...Follow ig:@Fatmass.s...

__ADS_1


__ADS_2