Miss Heboh VS Mr Arogan

Miss Heboh VS Mr Arogan
part 73 aku bodoh atau dia pintar?


__ADS_3

Tiga hari berlalu.


Hari ini Avan ingin memberikan kejutan untuk rubah kecilnya. Ia ingin mengadakan resepsi pernikahan secara terang terangan dan mengatakan pada publik jika selama ini Avan telah menikah dan sengaja menutupi pernikahannya.


Di apartemen Kia.


Setelah kejadian baku hantam antara Faza dan Kia mereka sama sekali belum pernah bertemu. Karena Avan memberitahukan kebenarannya lebih dulu.


Setelah Kia sadar Avan langsung mendatangi ke apartemennya. Selain mengatakan maaf karena ulah Faza. Avan juga memberitahukan jika yang anggap Kia sebagai adik Avan adalah istri Avan sendiri.


Flashback


"Avan aku--"


"Aku sudah memiliki istri Kia! Carilah laki laki yang pantas untukmu dan pastinya bukan aku!" Ujar Avan membuat Kia terdiam.


"Pantas saja waktu itu Faza sangat marah padaku!" Gumam Kia.


"Kau benar! Dia wanita hebat yang pernah aku temui setelah mamaku!" Seru Avan membayangkan ingatannya dimana pertama kali ia bertemu dengan Faza dan bagaimana kisah kasih saat mereka menikah dulu dan sekarang mereka diberikan anugerah buah hati.


Kia masih mencintai Avan. Namun saat ini bagaimana Kia harus menunjukkan rasa cintanya. Memang dari awal semua adalah kesalahan dirinya. Namun ia masih mencintai Avan.


Kia yang terdiam membuat Avan menghela nafasnya.


"Ki...!" Panggil Avan.


"Aku akan mencoba!" Timpal Kia tiba tiba.


"Tapi aku mohon jangan lupakan aku!" Lanjut Kia dengan lirih.


Avan tersenyum mendengarnya.


"Aku tidak akan pernah melupakanmu kalau kau pernah ada dihatiku karena kau wanita baik!" Seru Avan.


Flashback end

__ADS_1


"Jadi aku harus datang ke resepsi pernikahanmu? Avan kau itu jahat sekali!" Gerutu Kia.


"Aku tau pasti akan menyenangkan jika kau dan Faza bertemu!" Kekeh Avan.


"Ya ditambah lagi istrimu yang hamil aduh ngidamnya pasti aneh aneh bukan!" Seloroh Kia membuat Avan tercekat.


Tiga hari ini ia benar benar tersiksa dihadapi siksaan bumil. Ditambah ibu hamil yang seperti Faza. Beberapa hari lalu Faza menyuruhnya untuk memakai celemek namun tidak menyuruh Avan memasak. lebih parahnya lagi Avan disuruh berenang dengan menggunakan celemek.


Seisi rumah sangat menertawakan seorang Avan yang takluk bahkan patuh dengan istrinya yang tengah hamil itu. Bahkan Will sangat mendukung nyonya nya dari pada tuannya sendiri. Will sangat gembira setelah bertahun tahun akhirnya tuannya merasakan bagaimana disuruh namun tidak sesuai dengan hatinya.


Will dan Aven yang sangat senang melihat Avan tersiksa.


...🍀🍀🍀...


Resepsi sudah disiapkan Avan matang matang. Semua anggota keluarga diundang. Dan setelah resepsi ini Avan telah menyiapkan hadiah spesial untuk rubah kecil yang ia sayangi.


Semua anggota keluarga dari Amerika maupun luar kota juga diundang. Para wartawan dan beberapa kerabat perusahaan juga Avan undang agar semua tau dirinya sudah menikah dengan seorang bidadari kecil yang mungkin daei seribu wanita tidak dapat Avan samakan atau temukan.


Faza didandani dengan sangat cantik. Rambut pendeknya yang disanggul dibelakang dengan gaun yang tidak terlalu ribet untuk rubah kecil seperti dirinya pakai.



Leksa yang menemani bahkan sampai geleng kepala melihat bagaimana posesif putranya kepada istri kecilnya. Seperti kisah mengingatkan bagaimana Ricko sama seperti anaknya dulu.


"Astaga Avan memang jika Faza pakai ini siapa juga yang peduli! Istrimu ini sudah cantik!" Gerutu Leksa menggelengkan kepalanya.


"No mam ini sangat terbuka!" Tegas Avan.


"Suamiku! Jika terbuka memang kenapa bukannya kita hanya menghadiri ulang tahun temanmu? Lagi pula hanya ini lo yang terlihat!" Jelas Faza.


"Tetap saja nanti ada laki laki lain yang melihatmu!" Gerutu Avan.


"Astaga suamiku aku ini sudah kau isi memang siapa yang berani denganmu!" Ucap Faza yang mulai kesal.


"Benar juga bahkan aku sudah mengisi dua!" Gumam Avan yang mendapat pukulan dari Faza.

__ADS_1


Leksa yang melihat kekonyolan antara anak dan menantunya pun hanya bisa terkekeh kecil dan keluar mengajak para MUA agar tidak mengganggu kisah tidak masuk akal antara pasnagan suami istri seperti Avan dan Faza.


Faza memang sengaja tidak diberitau bahwa Avan akan mengadakan resepsi pernikahan. Ia ingin memberi kejutan kepada Faza dan baby yang dikandungnya.


...🍀🍀🍀...


Faza dan Avan sudah sampai pada gedung dimana resepsi mereka diadakan. Benar benar sangat mewah membuat Faza terpanah. Namun ia juga bingung saat sorot mata mengarah kepadanya dan Avan.


"Saya Avaneo Fitroni Mahardika kan mengatakan bahwa sebenarnya saya sudah menikah seseorang yang benar benar hebat. Dia adalah yang saat ini berada disampingku dengan anugerah dua bayi di dalam perutnya!" Jelas Avan membuat Faza terkejut.


"Hari ini aku mengatakan pada publik dan akan mengadakan resepsi pernikahan!" Seru Avan disambut dengan sorak ria para hadirin disana.


"Oh so sweet!" Faza menatap suaminya dengan raut kebahagiaan.


"Tapi suamiku kita ini sudah mau memiliki anak kenapa harus pakai acara nikah lagi!" Gerutu Faza.


"Astaga ini resepsi bukan nikah!" Gumam Avan.


"Suamiku?!" Panggil Faza.


"Hem?"


"Ini namanya resepsi apa?" Tanya Faza.


"Resepsi pernikahan!" Jawab Avan.


"Ada kata nikahnya tidak?" Tanya Faza lagi.


"Ada!?"


"Jadi kita ?" Ujar Faza


"Nikah!" Jawab Avan yang mulai bingung.


"Nah sudah!" Ujar Faza yang kembali fokus pada tamu.

__ADS_1


Avan terbengong. Kenapa serumit ini bicara dengan Faza. Bahkan senyumnya sudah hilang karena kini dirinya diselimuti kebingungan.


"Aku yang semakin bodoh atau dia yang semakin pintar!" Gumam Avan.


__ADS_2