Missing You : David

Missing You : David
33 David Selingkuh?


__ADS_3

"Maaf Ze," ucap David sambil melajukan motornya meninggalkan halaman rumah Zea.


Di Dalam Kamar Zea


"Kok tadi David nggak mainan hp ya? Tumben."


"Ze," panggil Aslan.


"Kenapa kak?"


"Kamu udah selesai ngomong sama David?"


"Udah kak."


"Udah beres?"


"Udah beres kok kak."


"Oke sip, dah jangan nangis lagi sana pergi bobo."


"Hihi siap bos."


Zea pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan berganti baju tidur. Seperti biasa, ritual sebelum tidur untuk perempuan yaitu menggunakan serum sebelum pergi tidur.


Setelah keluar dari kamar mandi, Zea pergi ke kasur untuk merebahkan tubuhnya di kasur.


"Huh, nyaman sekali," ucap Zea.


Setelah melihat jam, Zea merasa waktu sudah terlalu malam. Namun, Fadlan belum juga pulang sementara dia sudah mengantuk.


"Kak Fadlan kok belum pulang ya?" batin Zea dalam hati.


Zea memilih menghubungi Fadlan dan memberi tahu bahwa dia akan tidur lebih dulu.


Mengirimkan pesan....


Kak Fadlan :" Kak, adik bobo dulu ya dah ngantuk. Kunci di bawah karpet kaya biasanya. Maaf :'( ," tulis Zea dalam pesan yang dikirim untuk Fadlan.


Setelah 2 menit, Fadlan mengirimkan balasan pesan untuk Zea.


"Iya dik, maaf ya kakak masih ada urusan. Kamu tidur kunci pintunya ya," tulis Fadlan.


Setelah menerima balasan dari Fadlan, Zea langsung mengunci pintu dan pergi tidur.


Di Rumah David


"Tumben pulang ke rumah?" tanya mama David.


"Iya ma, kepasan tadi dari daerah dekat sini jadi malas balek lagi."


"Main ke rumah Zea ya?"


"Iya, kok mama tahu?"


"Zea cantik ya, ajakin ke rumah mama pengen ketemu."


"Besuk kalau Zea sama David ada waktu."


"Bener ya, ditunggu."


"Iya ma, tenang aja."


"Ya udah sana mandi terus tidur," pinta mama David bersamaan dengan menutup pintu kamar David.


"Ma, aku tu dah gede."


"Iya. Terus kenapa?"


"Ya jangan sering sering masuk kamar ku lah ma aku malu."


"Ya ampun, mama cuma mau memastikan kabar anaknya doang kok."

__ADS_1


"Ya udah penting jangan sering sering."


"Iya anak mama, udah sana mandi bau polusi tau nggak."


"Haha, mama ada ada aja."


"Emang bener bau polusi sayang," ucapnya sambil menutup hidung dan berakting.


"Iya iya ini pergi mandi, dah sana mama keluar dulu."


"Oke syap deh."


Mama David pergi meninggalkan kamar David. Baru beberapa langkah, dia kembali lagi ke dalam kamar David.


"Udah makan ganteng?"


"Astagfirullah balik lagi, udah ma udah."


"Astaga gitu aja nyebut. Ya udah kalau dah makan berarti bibi nggak usah masak."


"Iya ma, nggak usah."


"Ya udah mama pergi ya, selamat tidur."


Kini hanya David sendirian di dalam kamarnya.


Membuka ponsel miliknya untuk mengabari Zea jika dia sudah sampai di rumah.


"Aku sudah sampai."


"Syukur kalau begitu," jawab Zea.


David membuka kembali pesan yang dia kirimkan kepada Cimon beberapa hari yang lalu.


"Maafkan aku Ze, aku tidak akan mengulanginya lagi," ucap David.


Rupanya, firasat Zea memang benar. David memang berbeda dari biasanya karena dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama temannya. Terlebih lagi, dibelakang Zea, David diam diam pergi bersama Cimon dan Agnes. Sebenarnya, setelah pengumuman kelulusan David pergi ke bar bersama Cimon dan teman sekelas. Di sana, dia dikenalkan dengan Agnes yang merupakan sepupu dari Cimon.


******


"Jadi ikut nggak Vid?"


"Kurang tahu nanti baiknya gimana? Kayaknya males keluar takut capek."


"Main doang masa males, kita party bro ayolah," ajak Jasson.


"Ayo Vid, kali ini aja deh," bujuk Kelson.


"Penting ngomong ke Zea kalau ikut," ucap Alvin.


"Halah baru pacaran juga takutnya udah selangit," ucap Jasson.


"Cewek model kaya gitu tinggal aja Vid," tambah Cimon.


"Hm, kalian berangkat aja nanti kalau gue minat pasti datang," jawab David.


"Oke ditunggu ya bro."


Hari itu, Zea sedang sibuk belajar matematika dan fisika. Mengerjakan latihan soal untuk ujian, hingga lupa mengabari David. Tadinya David ingin mengajak Zea pergi keluar tetapi Zea tidak membalas pesan singkat yang dikirim David.


Tidak sabar menunggu akhirnya David bertanya kepada Aslan.


"Ze baru belajar Vid, ada apa?" jawab Aslan melalui Voice note beserta gambar yang dikirimkan menunjukkan Zea sedang fokus berkutat dengan kalkulator dan kertas soal.


"Oke makasih kak," balas David.


David yang bosan memilih keluar bersama teman temannya.


********


Di Bar Palm

__ADS_1


"Itu David kan?" tunjuk Cimon.


"Bener uy, David."


David berjalan ke arah mereka dengan santainya.


"Akhirnya lo datang juga Vid."


"Iya, bosen di rumah terus."


"Baguslah kenalin Vid, Agnes."


Agnes memperkenalkan diri dan menjabat tangan David.


"Hai," sapa Agnes.


"Halo," jawab David.


Perkenalan mereka terkesan singkat tapi sayang sekali berlanjut ke via WhatsApp.


Agnes pertama kali mengirimkan pesan kepada David hanya untuk berkenalan. Semula David merespon biasa tapi akhirnya mereka jadi kebiasaan. Agnes sering mengingatkan David untuk makan dan solat, hingga akhirnya David merasa bahwa itu sebuah perhatian. Setiap teman teman Agnes dan Cimon mengajak keluar, David selalu ikut hanya sekedar untuk berbicara dengan Agnes.


David menemukan sosok friendly dari Agnes, wanita yang easy going dan stylish. David sebagai laki laki sempat tergoda dengan Agnes. Terlebih Agnes selalu mengirimkan pesan bahwa jadi kekasih kedua tidak masalah. David yang waktu itu tidak mendapatkan perhatian Zea seperti biasanya merasa bahwa mungkin Agnes rumah yang tepat untuk dia bercerita. Hingga akhirnya David merespon setiap pesan Agnes yang secara tidak langsung akan menyakiti Zea jika dia tahu.


Hingga akhirnya, tadi dia datang bertemu dengan Agnes dibelakang Zea. David merasakan jika dia sudah menyakiti perasaan Zea dengan bermain dengan wanita lain di belakang Zea.


Mungkin hanya pergi keluar nongkrong, lalu berbalas pesan. Tapi tetap saja, yang namanya diam diam bukanlah hal yang baik.


Setelah menerima pesan dari Zea, David memutuskan untuk pulang ke rumah Zea bertemu dengan Zea.


*****


Off


"Dasar ******," maki David pada dirinya sendiri.


Jelas jelas dia merasa sangat bodoh mengingat pertemuan nya kemarin dengan Agnes termasuk isi pesan singkatnya dengan Agnes.


"Harus segera diselesaikan, gue harus bilang kalau gue udah ada Zea."


David mengirimkan pesan kepada Agnes meminta untuk bertemu.


"Besuk saja di bandara jam 9," jawab Agnes.


"Oke," jawab David.


Setelah melihat jawaban dari Agnes, David memilih pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Di Kamar Zea


"Aku rasa David ada yang disembunyikan ya," ucap Zea pada dirinya sendiri.


"Biasanya dia memainkan ponselnya dan mengizinkan untuk melihat ponsel miliknya ,tapi hari ini tidak."


Zea berjalan mondar mandir di kamar dengan perasaan resah. Tetangga yang tidur di rumahnya sudah tidak terlebih dahulu ketika tadi sampai di rumah.


"Apa aku telpon saja ya?" gumam Zea.


Zea memberanikan diri untuk menelpon ke nomor David. Tapi tidak ada balasan dari David sama sekali.


Pikiran Zea semakin kemana mana karena David tidak menjawab panggilan dari dirinya.


"Apa David selingkuh?" tanya Zea pada dirinya sendiri.


________________________________


Maafkan author yang jarang update ya gaess


Selamat membaca ☺️


Salam hangat dari Missing You David ☺️

__ADS_1


__ADS_2