
Beberapa sketch project sudah sampai 3D Sketch, ini adalah tahapan akhir ada yang akan masuk pembuatan interior custom atau pemesanan di bengkel kerja, sementara project manager sudah setengah jalan mengerjakan pekerjaan proyek.
Contoh 3d sketch interior
Aku harus meninjau empat proyek yang ada di bawahku langsung awal musim semi ini, dua diantara sudah mulai bekerja sementara masih ada satu dalam proses detail sketching dan satu masih tahap awal. Aku cukup sibuk di awal kepulanganku ke NYC enam bulan ini.
Tapi hari ini aku tidak akan memikirkan proyek, ada kencan hari ini, aku akan pergi makan malam dengan Richard. Kami berjanji bertemu di restoran kesukaan Perancis kesukaan kami di 55th Street bernama Benoit.
Mengingat masa lalu, aku ingat restoran ini. Kami belum semapan sekarang, kencan di restoran seperti ini adalah makan malam yang manis. Ini bukan restoran mewah yang harga menu untuk dua orang sudah mencapai ribuan dollar, tapi dengan gaji kami di level beginner saat itu ini sudah sangat cukup.
Aku tiba di malam akhir pekan ini lebih cepat sepuluh menit. Apartmentku di Hudson Yard hanya berjarak 10 menit dari 55th street. Dia juga tinggal di Manhattan jadi harusnya tak sulit baginya untuk mencapai tempat ini.
__ADS_1
Aku merasa cantik, gaun putih lembut ini berlengan panjang dengan detail rumbai lebar yang indah menjadi pilihanku.
"Nona, kau menunggu seseorang. Apa kau mau memesan sekarang."
"Iya aku menunggu seseorang, aku baru memesan sebentar lagi. Tinggalkan saja menunya di sini." Seorang pelayan menaruh menunya dan membiarkan aku menunggu sementara aku masih sibuk chat dengan beberapa orang di ponselku.
Aku terlalu asyik bicara di ponsel. Tanpa sadar waktu yang di janjikan sudah lewat 15 menit.
Dia terlambat...
Kami berjanji untuk bertemu kemarin malam, aku tak mengobrol lagi dengannya hari ini karena aku punya beberapa pekerjaan dan pertemuan dengan klien baru yang harus kubereskan. Lagipula aku tak mau terlihat terlalu mengharapkan.
Terlambat setengah jam masih bisa diterima, tapi setelah lewat dari setengah jam bahkan dia tidak meneleponku untuk mengabarkan di mana dia, swbuah kesimpulan muncul begitu saja.
__ADS_1
Apa dia melupakan jika kami punya janji temu?
Masalah yang klise di hubungan kami sebelumnya. Dia seperti tak sadar aku ada, tak menaruh prioritas pada keberadaanku, baginya pekerjaan nomor 1 dan aku bisa ditaruh setelah nomor 10.
Aku menghela napas. Sudah lewat 30 menit ...dia bahkan tak menelepon kenapa dia terlambat. Dia melupakanku. Sudahlah aku seharusnya tahu ini akan terjadi. Aku melambai ke waitress.
"Sir, aku ingin memesan set yang ini."
"Untuk dua orang Nona?"
"Tidak, satu saja. Temanku akan sangat terlambat mungkin dia tidak datang." Yah di hidupku yang sudah cukup lama ini aku belajar. Kau tak bisa mengubah orang lain, itu akan membuahkan pertengkaran demi pertengkaran, kau hanya harus menerima atau meninggalkan.
Makanan pembukaku datang lima menit kemudian, aku menikmatinya dengan chat dengan beberapa teman, pastaku datang sepuluh menit kemudian dan aku sudah menghabiskannya sebelum datang, Salmon Meuniere, ini menu favoriteku, sudah sangat lama tidak ke sini, jadi tak ada alasan untuk tidak menikmatinya dengan segelas anggur yang baik.
k.
__ADS_1