
September awal musim gugur, dimana daun-daun sudah mulai menguning di Central Park. Bahkan udara kadang sudah menyentuh 10°C, aku sudah memakai coat karena hari ini cukup dingin.
Dia sudah datang duluan di malam musim gugur yang sudah dingin ini. Dia tersenyum padaku saat aku duduk di depannya. Kenapa semangkin lama dia terlihat lebih menarik, kurasa benar kata Alma Tuannya itu terlihat manly sebenarnya. Atau mungkin karena otakku yang beberapa saat belakangan dipengaruhi hormon cinta. Jadi aku mulai berpikir terlalu jauh tentang pria ini.
"Kau sudah lama?" Melihatnya ada di sini menyenangkan, sayangnya saat ini aku hanya bisa mendapatkannya sebagai teman. Ya itu cukup untuk saat ini. Dia selalu ada saat aku ingin berbagi cerita, itu manis walaupun kami bukan siapa-siapa, tak menguntungkan untuknya tapi dia melakukannya. Itu hal yang baru bagiku.
"Belum baru lima menit. Udaranya cukup dingin hari ini."
"Iya. Tapi hariku menyenangkan, aku belum pulih dari euforia karena mendapatkan proyek baru beberapa hari ini. Aku jadi punya banyak pekerjaan beberapa hari ini."
"Jangan terlalu lelah, minum vitaminmu." Andai dia mengatakan itu sambil merangkulku maka akan sempurna. Pikiranku mengharapkan lebih, tapi inilah yang kudapat sekarang. "Kau dapat proyek apa sehingga kau begitu senang?"
__ADS_1
Aku langsung menceritakan proyek yang kudapat dengan antusias dan dia mendengarkan ceritaku tampak ikut senang.
"Bagaimana denganmu, masa kampanye hampir berakhir, banyak masalah yang harus kau tangani."
"Tidak, itu diurus oleh tim pengacara lain, tapi di masa kampanye seperti ini banyak orang baru yang masuk dari kalangan pengusaha. Semacam cara untuk membuat banyak koneksi baru untuk company lawyer. Jadi belakangan banyak acara makan malam, daripada kasus sendiri. Karena prinsipku jika bisa aku akan menghindari saling menghabisi di pengadilan untuk menyelesaikan masalah klienku."
"Ehmm masuk akal. Damai lebih baik daripada perang."
Seseorang meneleponku kemudian. Ini teman Ayahku yang menyerahkan renovasi rumah peristirahatan yang baru dibelinya padaku.
"Allison, aku baru mendapatkan informasi katanya kau mencharge biaya tambahan untuk membereskan Japanese Knotweed 200.000 dollar?! Mahluk apa yang bisa menambahkan 200.000 dollar di biaya perbaikan rumah, demi Tuhan apa kau bicara tanaman?!" Dia marah padaku karena dia pikir aku harusnya hanya membabat tanaman bernama Japanese knotweed itu dan masalah selesai. Tapi ini sangat berbeda.
"Paman biar kujelaskan padamu mahluk apa Japanese knotweed itu..."
Knotweed Jepang yang kutemukan di rumah peristirahatan yang baru dibelinya itu adalah gulma rakus yang akan tumbuh tanpa henti dan sangat cepat jika dibiarkan sendiri.
__ADS_1
Ini mengeksploitasi area lemah dalam struktur bangunan jika dibiarkan, menyebabkan kerusakan pada permukaan yang keras, memblokir saluran air dan memperburuk retakan pada infrastruktur bangunan. Dia bahkan bisa tumbuh di sela-sela sambungan keramik dan retakan pagar, ditembok beton yang aus, menembus aspal yang retak.
Di bawah permukaan tanah, akar rhizomanya dapat tumbuh mendatar sejauh 7 meter dan kedalaman hingga 3 meter dari setiap pucuk knotweed Jepang. Sehingga bahkan dia bisa muncul di bagian dalam rumah. Jika dibiarkan dia akan bisa tumbuh setinggi 3 meter dan membentuk semak rapat yang mematikan semua tumbuhan lain.
Membasminya perlu usaha keras, tidak bisa dengan memotong bagian atasnya, karena jika kau memotong bagian atasnya akarnya malah tambah subur menyebar, bahkan sistem akarnya akan membentuk tunas-tunas baru di tempat lain.
Satu-satunya jalan adalah membongkar sistem akarnya dan menyuntikkan herbisida khusus, dan itu tidak bisa satu tahun minimal 3 tahun mengulang, baru kau tidak melihat satu tunaspun muncul. Biayanya pun mahal antara 4,000 dollar sampai 20,000 dollar tergantung dengan keparahan populasi yang terjadi. Jadi bisa dibayangkan jika dia merayap dekat rumahmu dan muncul di sela dapurmu yang diterangi cahaya musim matahari musim semi.
"Paman, menurut orangku pemilik sebelumnya menambah masalah dengan selalu membabat tanaman itu menjadikan akarnya lebih subur dan tamanmu yang luas itu menjadi sarang knotweed. Itulah bahkan surveyor memperkirakan kami harus membongkar bagian samping rumahmu dan membuat perbaikan drainase kolam karena ternyata mahluk bernama Japanese knotweed itu sudah menghancurkannya."
__ADS_1