
Nafisya Giatama berasal dari keluarga sederhana, kini ia masih duduk dibangku SMA dan segera menghadapi ujian akhir. Perawakan yang tinggi, wajahnya sedikit oriental, lesung pipi yang terlihat manis ketika sang empu tersenyum, rambut lurus menjuntai hingga pinggang dan juga kulit putih nan mulus. Kecantikan Fisya memang tidak diragukan lagi, karena itu Fisya menjadi idola kaum adam disekolahnya.
Ayahnya Rudi Giatama mempunyai toko elektronik, penghasilannya cukup untuk menghidupi istri dan kedua anaknya. Belakangan usaha yang dijalankan Rudi kerap merugi dan membuat Rudi meminjam sejumlah uang untuk kelangsungan toko dan kehidupan keluarganya. Apalagi Fisya dan adiknya Farel masih bersekolah. Beberapa bulan setelahnya toko Rudi masih merugi sehingga ia tak mampu membayar cicilan pada pihak Bank. Lalu ia meminjam uang kepada sahabatnya Danu Kusumawijaya salah satu pengusaha sukses di Ibukota dengan jaminan putri sulungnya.
Ya, Danu kali ini tidak begitu saja memberikan pinjaman uang pada Rudi yang jumlahnya cukup besar. Mengingat putra semata wayangnya yang sudah menginjak kepala tiga dan masih melajang ia meminta jaminan jika Rudi tak mampu membayar hutangnya maka putrinya harus menikah dengan putra semata wayangnya Abimanyu Kusumawijaya.
.
.
Pagi itu di Wijaya Grup salah satu perusahaan induk milik Danu
"Bagaimana jika kau tidak mampu membayarnya Rud?"
"Aku akan berusaha untuk membayarnya padamu."
"Hmm, bagaimana jika putrimu menjadi jaminan?"
"Apa kau sudah gila meminta putriku sebagai jaminan? Bilang saja jika kau tidak ingin membantuku tidak masalah!" ucap Rudi dengan wajah kesal.
__ADS_1
Sebenarnya Danu tidak mempermasalahkan Rudi akan membayar atau tidak, karena sebelum se sukses sekarang Rudi sering membantu nya saat ia mengalami masa-masa sulit dan tentu saja Rudi tidak meminta imbalan karena kebaikan hatinya. Pada dasarnya Danu saja yang menginginkan Fisya menjadi menantu nya dan jika Danu dengan sengaja melamar Fisya untuk Abimanyu pasti akan langsung ditolak mentah-mentah. Dan situasi ini sangat menguntungkan Danu untuk meminta Fisya menjadi istri Abimanyu.
"Begini maksudku Rud, putraku sudah cukup berumur untuk membina rumah tangga dan kau tahu sangat sulit menemukan perempuan yang cocok dengannya dan aku yakin putrimu akan cocok dengannya." ucap Danu membujuk Rudi agar Rudi setuju dengan rencananya, padahal banyak sekali wanita yang rela antri untuk menjadi istri Abimanyu Kusumawijaya seorang pengusaha sukses dan pewaris tunggal Perusahaan Wijaya Grup.
"Lalu bagaimana dengan perbedaan usia yang cukup jauh antara mereka berdua? Kurasa putriku tidak akan menerimanya begitu saja."
"Ayolah Rud, walaupun usia mereka terpaut 15 tahun putraku masih terlihat gagah dan tampan. Dan lagi, kau tidak aka rugi menikahkan putrimu denga putra semata wayangku. Aku sendiri yang akan menjamin kebahagiaan dan masa depan putrimu Rud." ucap Danu sangat meyakinkan.
Rudi terdiam mendengar ucapan Danu "Walau bagaimana pun aku memang butuh uang untuk membayar hutang pada pihak bank, namun apakah Fisya bisa menerima semua ini?" gumam Rudi.
Rudi menarik nafas nya dalam "Baiklah Dan, aku akan membicarakan ini kepada istri dan anakku. Aku tidak mungkin mengambil keputusan sendiri. Bagaimanapun Fisya sudah dewasa ia juga harus memutuskan walaupun aku harus sedikit memaksanya."
"Aku senang mendengarnya Rud, kembalilah besok dan ambilah uang mu." ucap Danu sambil terkekeh.
"Sialan kau Dan, aku sudah seperti menjual putriku saja!"
.
.
__ADS_1
Begitulah percakapan dua sahabat yang berbeda nasib ini. Hidup seseorang tidak ada yang tau ya pemirsa..
.
.
.
.
.
Mohon maaf ya kemarin sudah up satu episode, tapi karena satu dan dua hal akhirnya saya ubah jalan ceritanya 🙏🙏
.
.
Happy Reading❤️
__ADS_1