
Karina menyetujui permintaan Inggrid, keduanya
telah sepakat pernikahan Fisya dan Abimanyu
akan dilaksanakan bulan depan, karena jika terlalu lama mereka takut Fisya atau Abimanyu akan
berubah pikiran. Inggrid lalu menelpon suaminya
untuk memberi tahu kabar ini, kebetulan Danu
masih bersama Rudi yang sedang menyelesaikan urusan mereka.
"Hallo pa?"
~Iya hallo mi
"Pa, ini mami sama Karin udah sepakat kalo pernikahan Fisya dan Abi akan dilaksanakan bulan depan. Gimana, apa papa setuju?"
~Oke gak masalah mi, mami atur aja
semuanya ya
"Ohiya pa, kalo papa masih sama Rudi sekalian
papa kasih tau ya soal tanggal pernikahan ini sama nanti jam 7 malam kita udah reservasi meja untuk
makan malam keluarga. Papa tolong telpon
Abi ya supaya dia pulang cepat dan ikut makan
malam sama kita"
~Baiklah nanti papa coba bujuk Abi supaya
ikut ya mi
"Pokoknya papa harus bisa bujuk Abi ikut mami gak mau tau"
__ADS_1
~Iya mami sayang
Setelah panggilan ditutup, Inggrid dan Karina bergegas kembali ke rumah masing-masing. Semua persiapan telah diserahkan Inggrid pada salah satu Wedding Organizer ternama, lalu ia menghubungi desainer langganannya untuk memesan baju pengantin dan beberapa baju untuk anggota keluarga. Waktu menunjukkan pukul 3 sore Danu sudah menghubungi Abimanyu dan memintanya pulang sebelum jam 6 dan lagi Abimanyu tidak bisa menolak keinginan papa nya.
.
Dilain tempat Karin dan Fisya yang sedang sibuk mencari baju untuk dikenakan Fisya karena ini pertemuan Fisya dan Abimanyu setelah 4 tahun lamanya. Kedua keluarga ini sering bertemu namun tanpa kehadiran Abimanyu yang selalu sibuk
dengan perusahaannya, kali ini berbeda karena Abimanyu akan ikut juga.
Karin yang saat ini baru tiba dirumah nya langsung mengajak Fisya untuk ikut makan malam "Syaa, ayo siap-siap ikut makan malam sama keluarga
om Danu"
"Kapan bun? Sekarang?"
"Iya sekarang!"
"Yah bun Fisya gak bisa ikut, soalnya udah ada janji mau nemenin Sarah nonton"
"Tapi gak enak kan bun, Fisya udah janji" bujuk Fisya
"Biar bunda yang telpon Sarah dan bilang kalo kamu malam ini gak bisa nemenin dia dan nontonnya diganti besok" ucap Karina mambuat Fisya tak mampu menolak lagi.
"Ah bunda gak seru deh!" Fisya menghampiri Karina yang sedang sibuk menata kue kesukaan Fisya sengaja dibelikan Inggrid untuk calon menantunya itu, sesekali Fisya memasukkan kue ke dalama mulutnya.
"Udah sana cepetan mandi terus dandan yang
cantik, acaranya sedikit formal jadi pake baju yang sopan dan rapi" Karina sedikit mendorong tubuh
Fisya
Farel adiknya yang sedang mengerjakan PR ikut menimpali dengan antusias "Wahh..Farel boleh ikut kan bun?"
"Boleh sayang, sana mandi nanti bunda
siapkan bajunya"
__ADS_1
"Anak kecil ikut-ikutan aja sih" ucap Fisya kesal
dan memonyongkan bibirnya
"Yee, orang bunda aja ngijinin ko. Kan aku mau kenalan sama calon suami kakak hahaha" ledek Farel langsung berlari ke kamar mandi menghindari Fisya yang sudah geram dengan tingakah nya.
"Iihhh punya adek nyebelin banget!"
Karina melerai adu mulut kedua anaknya yang sudah menjadi makanannya setiap hari "Udah udah Sya cepetan siap-siap nanti kita telat lho!"
Fisya meninggalkan Karina dimeja makan untuk bersiap-siap membersihkan tubuhnya. Begitu juga dengan yang lainnnya, tak lama Rudi sang ayah tiba dirumah dan segera bersiap.
***
Direstoran
Rudi dan keluarga sudah berada ditempat tujuan dan mereka memasuki restoran tersebut. Salah satu restoran mewah milik keluarga Kusumawijaya dan untuk bisa makan disini saja harus memesan tempat maksimal 2 hari sebelum acara berlangsung. Tentu karena Inggrid adalah pemiliknya ia bisa memesan kapan saja.
"Selamat malam Tuan, sudah reservasi meja?" salah satu pelayan restoran bertanya dengan sopan
"Selamat malam, atas nama Inggrid" ucap Rudi membuat pelayan kaget mendengar nama Inggrid dan langsung mengantar Rudi dan keluarga menuju salah satu ruang VIP direstoran tersebut.
.
"Mohon ditunggu pesanannya Tuan dan Nyonya" ucap pelayan lalu meninggalkan ruangan.
.
.
.
.
Tbc.
Happy Reading ❤️
__ADS_1