My Lovely Brother

My Lovely Brother
Rencana Pernikahan


__ADS_3

Dua mobil keluaran Eropa meninggalkan parkiran sebuah rumah mewah, mobil Mercedes hitam milik Danu dan Jeep Rubicon milik Abimanyu. Sudah bisa dibayangkan betapa besar pesona Abimanyu dengan gaya nya yang fashionable abis dan tubuh proporsional, diumurnya yang ke 33 ini


ia masih terlihat seperti umur 25 an. Setelah melaju beberapa ratus meter ia teringat calon istrinya, walaupun Inggrid sang ibu sudah berkali-kali menyatakan bahwa Fisya sudah jelas asal-usulnya Abimanyu tidak bisa mempercayai nya begitu saja. Akhirnya ia meminta bantuan David asisten


pribadinya untuk menyelidiki semua hal


mengenai Fisya.


"Maafkan aku mi, bukannya aku tidak percaya padamu. Aku juga tidak ingin kecewa karena salah memilih perempuan yang pada akhirnya membuatku terjebak dalam sebuah ikatan suci bernama pernikahan".


.


Sesampainya dikantor Abimanyu langsung menuju ruangannya, terlihat beberapa karyawan yang tersenyum hangat dan menyapa bos tampan sebelum memasuki lift. Abimanyu hanya mengangguk untuk membalas sapaan para karyawannya lalu meghilang dibalik pintu lift.


Tepat sebelum memasuki ruangannya, terlihat seorang wanita cantik yang telah berdiri untuk menyambut kedatangan tuannya "Selamat pagi tuan" ucap Neti yang saat ini bekerja sebagai sekretaris Abimanyu.


"Tolong panggilkan David segera!"


"Baik tuan". Jawab Neti sambil mengganggu pelan


Neti langsung mengambil telepon genggam dan menghubungi David. Entah dimana rimbanya David pagi ini, yang biasanya setiap pagi ia selalu menunggu tuannya di lobi atau dimeja kerja Neti. Tak lama


David datang

__ADS_1


"Darimana saja kau Dav? Tuan sudah menunggu mu!" sarkas Neti.


David yang terburu-buru tidak menjawab pertanyaan Neti, ia langsung membuka pintu ruangan dan segera menemui tuannya.


"Selamat pagi tuan, maaf saya tadi ada urusan dengan bagian HRD" David tersenyum manis berharap tuannya ini tidak memarahinya.


"Tolong cari informasi tentang perempuan ini Dav!"


ucap Abimanyu datar sambil menyerahkan beberapa lembar foto yang berada ditangannya.


David terlihat bingung melihat perempuan cantik didalam foto, ia mengerutkan dahinya seakan bertanya siapa perempuan di foto itu. Namun tentu saja ia tidak berani melontarkan pertanyaannya. Ia hanya mengangguk pelan "Adalagi yang harus saya


lakukan tuan?"


Abimanyu mengambil tumpukan berkas yang


sudah disiapkan Neti untuk ditandatangani, selama bekerja Abimanyu memang tidak banyak bicara. Ia hanya berbicara dirasa ada hal penting yang harus dibahas kepada karyawannya. Perusahaan Abimanyu bergerak dibidang gas oil, ia juga sering kunjungan ke berbagai negara untuk menyurvei kilang minyak miliknya. Kejeniusannya sudah tidak diragukan lagi, baru beberapa tahun mendirikan perusahaan dan perkembangan nya sangat pesat. Ia juga memiliki saham di beberapa tambang batubara,


sudah bisa diprediksi berapa kekayaan pribadi


seorang Abimanyu Kusumawijaya.


.

__ADS_1


Sementara itu dilain tempat Inggrid dan Karina


sedang membahas pertemuan keluarga mereka disebuah restoran dimana mereka biasa bertemu. Kebetulan Danu dan Rudi sedang sibuk


menyelesaikan urusan mereka, jadi menyerahkan semua masalah pernikahan pada para istri saja.


"Duhh akhirnya kita jadi besan juga ya mbak" ucap Karina sumringah.


"Iya nih senang rasanya, gak disangka ya Fisya yang sudah aku anggap anak sendiri malah beneran jadi anakku Rin".


"Iya mbak, masih ingat dulu waktu kecil Fisya suka minta gendong sama mas Abi nya itu. Ya walaupun anak mbak itu jutek banget hehe. Eh gimana mbak jadi mau kapan acara pernikahan nya?"


Inggrid tertawa "Haha sampe lupa saking senangnya, gimana kalo bulan depan?"


"Wah gak kecepetan mbak? Aku malah belum ada persiapan sama sekali lho mbak".


"Gapapa Rin, masalah pernikahan biar aku yang urus aja ya. Pokoknya kamu tau beres, lebih cepat lebih baik juga kan?" ucap Inggrid bersemangat.


.


.


Tbc.

__ADS_1


Happy Reading readers❤️


__ADS_2