
Di kediaman keluarga Wijaya, Erlando serta kedua orang tuanya berada di meja makan sedang sarapan bersama. Erlando hari ini setelah sarapan akan menuju gedung sekolah untuk menyaksikan murid murid nya yang akan bertanding bola basket melawan murid dari SMA negeri di kota B terfavorit. Sebagai guru ia akan mendampingi murid murid nya memberikan support dan semangat.
" Hari ini kau akan ke gedung sekolah.."
" Yup..karena murid murid ku akan bertanding basket, Pap.."
" Hum..menarik, tapi sayang Papi tidak bisa datang kerena ada acara keluarga, jadi nya.. Papih sama Mamih akan berangkat siang nanti.."
" Baiklah..tidak apa, sampaikan salam ku untuk Om dan Tante dan juga lain nya, katakan maaf Erland tidak bisa ikut bergabung.."
" Ya sudah..jam berapa akan bertanding?'
" Jam 9 Mam.."
" Berikan yang terbaik untuk sekolah kita..!"
__ADS_1
" Pasti Mam..Erland berangkat dulu ya, Mam Pap..!"
Erland lalu beranjak sebelum pergi ia memberikan kecupan pada kedua orang tuanya.
Hendra berbalut pakaian sesuai aktifitas nya dalaman kaos oblong ketat putih menampakan otot otot bisep pada lengan nya, di padukan jaket dan celana training warna yang sama biru navy, dan sepatu running warna putih. Keseluruhan yang Erland pakai bermerk Pum*. Sebelum mengendarai mobil sedan sport nya, tak lupa memakai kaca mata hitam semakin menambah tampan wajah pria dewasa itu, Penampilan Erland sungguh sangat keren dan sportif.
Mobil mewah Erland sudah sampai setengah perjalanan, sebelum sampai gedung sekolah ia mampir ke supermarket ingin membeli dua dus air mineral persediaan untuk murid murid nya, ia juga sudah berjanji pada murid murid nya menang ataupun kalah Erland akan mentraktir mengajak makan di sebuah restoran mewah.
Erland melirik jam digital merk Casio pada pergelangannya, masih ada waktu satu jam pertandingan akan di mulai. Sampai di supermarket Erland turun dari mobil dengan langkah yang lebar masuk ke supermarket. Ia tidak mau murid murid nya menunggu nya terlalu lama. Bagaimana pun murid murid nya pasti akan resah dan tidak semangat bila ia terlambat.
Setelah membeli air mineral, petugas supermarket membantu membawakan dua dus air mineral itu ke mobil Erland.
" Sama sama Pak..!"
Erland pun memberikan uang tips pada petugas itu dua lembar 100 ribu pada petugas itu.
__ADS_1
" Ini buat kamu..!"
" Apa ini Pak, wah terimakasih Pak..tapi ini banyak banget Pak..!"
" Tidak apa.."
" Alhamdullilah Pak, trimakasih..semoga sukses dan lancar rejeki Bapak.."
" Sama sama.." Balas Erland ramah.
Sebelum menyalakan mobil Erland tanpa sengaja mata nya melihat seorang pria baru turun dari mobil, lalu pria itu mendekati seorang wanita yang cantik dan seksi sedang berdiri. Sepertinya wanita itu sedang menunggu kedatangan pria itu
Sedikit menjadi perhatian Erland, pria itu memeluk wanita itu namun yang sangat menyedihkan dan sangat miris pasangan itu saling berpelukan dan lagi bisa bisa nya pasangan itu berciuman saling memagut dan cukup lama mereka saling mesra, tak sadarkah mereka masih di depan umum. Walau kelakuan pasangan itu hampir tertutup dengan mobil mobil yang di parkiran. Tetap saja akan di lihat beberapa pasang mata, apalagi ada anak anak di sekitaran supermarket. Sampai sampai ada seorang Ibu yang menggandeng anak nya baru keluar dari supermarket spontan menutup kedua mata anak itu oleh Ibunya. Tidak layak di pertontonkan pada anak anak.
" Menjijikan sekali..tidak punya etika dan moral apa tidak ada tempat lagi?" Erland bergumam, ingin rasanya ia turun dan menegur mereka, tapi juga bukan urusan nya
__ADS_1
" Ah..sudah lah..!
Erland pun langsung melajukan mobil nya menuju gedung sekolah.