
Sumirah kembali menceritakan semua pada Lela kalau ia punya uang yang ia bawa secara diam diam dari Hendra.
" Ya ampun Mir, serius lu?"
" Iya La, habis gue kesel, Mas Hendra sama sekali gak ngasih duit, gue sama Intan hampir kelaparan gue sih makan seadanya aja gak apa apa! tapi anak gue ini butuh susu, gue terpaksa hutang sana sini, tapi gue sudah lunasin..ya itu pake uang Mas Hendra!"
Lela pun tertawa mendengar nya, tapi sebagai teman Lela juga harus kasih pengertian sama Sumirah.
" Mir..elu boleh kesel, elu boleh marah, elu boleh sakit hati, tapi gak juga elu bawa uang Hendra, nanti kalau dia laporin elu ke polisi bagaimana? kalau elu di tuntut? kasihan anak elu juga. Itu salah say! mendingan elu kembalikan lagi..mumpung suami elu belum sadar kalau uang nya raib."
" Iya juga sih!"
" Ya sudah kita ke bank lagi sekarang! elu kembalikan aja semua uang suami elu!"
Sumirah dan Intan sudah berada di kosan Lela, Lela rencana nya akan membantu Sumirah untuk mendapatkan pekerjaan, Lela hari itu juga langsung menghubungi Ibu Friska. Kerena menurut infomasi di sekolah SMA Wijaya sedang membutuhkan bagian petugas perpustakaan.
Lela pun menceritakan tentang Sumirah, karena bagaimana pun akan dipertimbangkan oleh Nyonya pemilik sekolah itu. Mengenai data diri Sumirah.
" Bagaimana La?" Tanya Sumirah dengan wajah berharap.
" Begini Mir, sebenar nya ada lowongan di bagian perpustakaan, cuma saja orang itu akan resign masih satu bulan lagi bekerja."
" Ohh..lalu?"
" Gue udah ngomong sama beliau, orang nya sih..asik, seru, baik lagi! masih cantik.. walaupun sudah umur, beliau menawarkan bagaimana sebelum petugas perpustakaan sebelum resign elu di tawarkan bekerja di rumahnya dulu?"
" Ohh begitu..gak apa La, gue mau kerja apa aja!"
" Gue juga bilang sama beliau kalau elu pintar masak, gue kan tahu elu kalau masak paling enak rasa nya."
__ADS_1
" Ahh..biasa aja deh!"
" Tapi beneran elu mau? hanya satu bulan saja kok! setelah itu elu pindah bekerja di sekolah jadi petugas perpus, Hem?"
" Makasih La, gue terima pokok nya!" Ucapnya mengangguk senang.
" Ya sudah..kalau gitu gue bilang lagi sama beliau!"
Esok hari nya Lela dan Sumirah mendatangi mansion keluarga Wijaya. Sumirah tak henti hentinya berdoa agar dia bisa mendapat pekerjaan. Sampai di mansion keluarga Wijaya, Sumirah terperangah melihat rumah yang mewah dan megah itu.
" Selamat pagi Pak!" Ucap Lela pada satpam rumah.
" Selamat pagi Bu Lela..mau bertemu Nyonya?"
" Iya Pak! saya sama teman saya mau bertemu dengan beliau."
" Terimakasih Pak!"
Satpam pun segera mengantar Sumirah dan Lela untuk menemui Nyonya rumah itu, Sumirah sambil menggandeng Intan merasa gugup ia membayangkan bagaimana rupa Nyonya rumah itu, ia sangat berharap yang di katakan Lela temannya bahwa Ibu Friska orang nya baik.
" Asalamualaikum..!" Ucap Lela
" Waalaikumsalam..! ehh kamu Lela sudah datang!"
" Iya Bu! dan ini teman saya yang saya ceritakan."
" Selamat pagi Nyonya..!"
Friska mengangguk senyum lalu menatap wajah Sumirah dan juga Intan yang sedang di gandeng. Sumirah pun langsung Salim pada Friska.
__ADS_1
" Saya Sumirah Nyonya, dan ini anak saya Intan namanya."
Friska pun langsung membungkuk mensejajarkan dengan tinggi anak itu tangan seraya membelai rambut Intan dengan lembut.
" Anak cantik siapa nama mu?"
" Intan.." balas nya cadel bicaranya.
Friska tersenyum pada intan yang terlihat sangat lucu dan menggemaskan.
" Sini masuk, duduk di samping Omah ya!"
Friska menegakkan tubuh kemudian menggandeng tangan Intan.
" Kalian berdua masuk dulu, ayo!"
Sumirah pun tersenyum melihat Intan yang digandeng tangannya oleh Friska, dirinya sangat kagum pada Friska yang cantik dan sangat lembut.
" Terimakasih Nyonya!" balas Sumirah.
" Lela dan Sumirah ingin minum apa? kalian sudah sarapan belum?"
" Sudah Bu, kami sudah sarapan!"
" Ibu sih belum sarapan..kalian sarapan temani Ibu, bagaimana?"
Lela dan Sumirah sesaat bertatapan mereka sangat canggung dan juga merasa sungkan untuk ikut sarapan menemani Friska.
" Aduh Lela kamu ini kayak siapa aja deh..ayo! kalian temani saya sarapan, saya punya cake enak lho..! udah jangan sungkan saya sudah siapkan di meja..!"
__ADS_1