My Sexy Maid

My Sexy Maid
Tidak Percaya


__ADS_3

Pukul 11 malam mobil Ratna masuk kepekarangan rumah, setelah memarkirkan mobilnya Ratna turun dan melangkah dengan wajah yang terlihat cerah seperti tidak ada beban saja dalam hidupnya bagaimana tidak ia habis bersenang senang dan bercinta seharian dengan Armand dan mendapat kepuasan dari selingkuhannya, Ratna melangkah sambil bersenandung pelan.


" Nananana dududu.."


Sampai di depan pintu teras, pintu rumah itu terkunci. Ratna lalu memanggil Hendra untuk minta di bukakan pintu.


" Mas buka pintunya!" Seraya tangannya memegang knop pintu.


" Ck Pake di kunci lagi!" Ratna berdecak.


Tok tok tok


"Mas ini aku pulang..! Huhhh kemana sih si penyakitan itu?" Ratna mulai kesal.


" Mas..! Bukain pintu nya!"


Ceklek


Suara kunci dari lubang pintu, Ratna mendengarnya dirinya mengira Hendra sudah membukakan pintu. Tangan Ratna langsung memegang knop pintu dan ternyata pintu sudah tidak terkunci.


" Kenapa lama sekali sih buka pintu?"


Ucap Ratna seraya membuka pintu dan ingin memarahi Hendra yang lama membuka kan pintu untuknya, namun di lihatnya tidak ada siapa siapa pikirnya Hendra masih berada di ruang tamu. Ratna terheran masih di ambang pintu itu.


Ratna tidak berfikir macam macam, ia merasa tubuhnya sudah lelah dan ingin masuk kamar lalu tidur, mungkin Hendra setelah membuka kunci pintu langsung ke kamar, Ratna lalu melangkah ingin menemui Hendra di kamar.


Namun saat Ratna melewati ruang tengah yang gelap tiba tiba saja ia merasa hawa yang tidak enak di sekujur tubuhnya di ruangan itu, bulu kuduknya berdiri, Ratna merinding sampai belakang leher.

__ADS_1


" Ihh..tiba tiba kok merinding ya!"


Sampai di depan pintu kamar, Ratna yang mengira Hendra yang sedang terbaring sakit dilihat tempat tidur itu kosong, Hendra tidak berada dikamar.


" Mas..!" Panggilnya sambil mencari keberadaan Hendra di kamar.


" Kemana dia? Apa si penyakitan itu sudah sembuh? huff baguslah kalau dia sudah sembuh, aku tidak repot.. ya kali, mau ngurusin dia sakit!"


Ratna tidak mau ambil pusing, ia hanya mau mandi membersihkan tubuhnya namun setelah dari kamar itu, matanya melihat Hendra yang sudah berdiri di sisi meja makan.


" Lho Mas dari mana? Mas sudah sembuh?"


Dalam ruang gelap itu Ratna bicara pada Hendra dan mengira Hendra baru datang entah dari mana yang tiba tiba saja Hendra sudah berada di ruang tengah, Hendra hanya terdiam dengan wajah pucat sambil setengah menundukkan kepala.


" Mas ditanya kok malah diam saja!"


" Mas..Mas! hahh sudahlah!" Kesal Ratna.


Tok tok tok


" Huhh..siapa lagi malam malam begini datang ke rumah?"


" Mas ada tamu, temui dulu sana, aku mau mandi!"


Ratna kembali bicara pada Hendra, namun Hendra tetap diam dan sama sekali belum berubah posisinya berdiri saja seperti patung.


" Huhh dasar patung..!" greget Ratna lalu melangkah ingin menemui seseorang yang datang.

__ADS_1


" Ada apa ya? malam malam begini datang ke rumah saya..?" Ucap Ratna dengan ketus sambil melipat kedua tangannya ke dada.


Membuat para tetangga yang datang heran dengan sikap Ratna, apa kah Ratna belum di beritahu kalau suaminya telah meninggal di rumah sakit.


" lho maaf apa Mbak belum tahu, kalau Hendra sudah meninggal dan kami datang ingin mengucapkan turut berduka cita.."


Membuat Ratna terkejut dan tertawa mendengar penuturan mereka.


" Apa meninggal?" Ucapnya dengan mencondongkan sedikit tubuhnya kedepan.


" Iya Mbak, Mbak belum di beritahu?"


" Hahhahaa..apa sihh? jangan ngaco kalian semua ya! Orangnya masih hidup di bilang meninggal!"


Membuat para tetangga berada di teras makin heran saja.


Namun dengan perkataan Ratna, para tetangga itu berfikir Ratna masih syok dan belum menerima kenyataan bahwa Hendra telah meninggal dunia, dan mereka memakluminya.


" Mbak yang kuat ya, sabar! dan kami sengaja datang ingin membantu membereskan rumah ini karena jenazah Hendra sudah dalam perjalanan!"


Mendengar penuturan salah satu ucapan tetangga Hendra membuat Ratna meradang dan tidak percaya dan dengan perkataan mereka, karena Ratna sudah jelas jelas Hendra berada di dalam dan bicara dengan Hendra.


" Hehh..!!" Bentak Ratna.


" Pergi kalian semua dari rumah ini, dasar kalian gila!!!, sanah pergi!"


Ratna mengusir mereka dan akan menutup pintu, tak lama kemudian Ratna yang baru ingin menutup pintu, terdengar suara ambulan dan berhenti tepat di depan rumah. Dan para tetangga lainnya mulai berdatangan, Ratna pun keluar setelah mendengar suara mobil ambulan berhenti.

__ADS_1


" Jenazahnya sudah datang!"


" Jenazah siapa Bu?" Tanya Ratna heran.


__ADS_2