My Sugar Daddy

My Sugar Daddy
Bab 12 - Virendra


__ADS_3

"Namanya Raefal Virendra, dia adalah seorang model internasional yang sudah jalan untuk beberapa desainer ternama. Dia bahkan menjadi model untuk beberapa brand mahal juga…"


"…Setiap tahun, fotonya selalu muncul pada majalah internasional sebagai sampul utama. Selain itu, dia memiliki banyak prestasi dalam beberapa bidang juga…"


"…Dia terlahir dari keluarga kaya raya. Ayahnya adalah seorang pebisnis sukses yang bergerak dalam bidang properti dan pariwisata…"


"…Aku mengaguminya sejak melihatnya pertama kali muncul sebagai brand ambassador sebuah produk yang saat itu aku incar…"


"…Awalnya aku tidak tau sama sekali tentangnya. Mungkin karena sejak awal karirnya, dia melakukan debutnya di luar negeri. Setelah kembali ke Sciencetopia, dia langsung populer. Apalagi setelah orang-orang tahu bahwa dia adalah anak tunggal sekaligus pewaris dari seorang pebisnis ternama kelas internasional seperti VCorp." Liliana menjelaskan secara detail mengenai segala hal yang ia ketahui tentang Raefal.



Erina sejak tadi hanya diam dan mendengarkan setiap kalimat yang terlontar dari mulut rekan kerjanya itu.


Setelah mendengar latar belakang dari Raefal, Erina semakin merasa kalau pria itu menarik.

__ADS_1


"Kalau dia model, lalu kenapa dia berpakaian seperti tadi? Lalu wanita tadi itu siapa? Apakah dia manajernya? Tapi sepertinya bukan, wanita tadi lebih mirip seperti seorang pegawai kantoran. Terlebih, dia menyebut Raefal dengan sebutan 'bos,'" tanya Erina.


"Astaga, sepertinya kau benar-benar tidak tahu sama sekali dengan Raefal. Apakah kau tidak memiliki televisi di rumah?" Juliana tak percaya dengan apa yang didengarnya.


Yang benar saja. Siapa yang tidak kenal dengan seorang Raefal Virendra?


"Aku tidak memiliki waktu untuk menonton televisi!" Erina membalasnya dengan nada sedikit ketus. Jujur saja, ia tersinggung dengan ucapannya.


"Kau anak seorang pemilik stasiun televisi terbesar di negeri ini. Tapi kau tidak memiliki waktu untuk menonton televisi? Aneh," celetuknya yang kemudian meraih cangkir berisi teh yang ia pesan dan meneguknya perlahan.


"Sudah-sudah, jangan bertengkar." Liliana menengahi keduanya secepatnya. "Akan ku jelaskan. Alasan kenapa Raefal berpakaian rapi seperti itu tadi, karena sekarang dia sudah menjabat sebagai pemimpin perusahaan VCorp."


"Dia menjalankan perusahaan ayahnya?"


"Menurut berita yang beredar, begitu. VCorp beralih kepemimpinan pada Raefal untuk sementara waktu, karena ayahnya, tuan Virendra mengalami sakit parah. Sampai saat ini, beliau sedang berusaha memulihkan kondisinya lagi agar bisa kembali memimpin perusahaan."

__ADS_1


"Ayahnya sakit apa?"


"Aku kurang tahu pasti, karena keluarga Virendra begitu menutup rapat mengenai sakit yang diderita oleh tuan Virendra. Sampai saat ini, orang-orang masih dibuat penasaran oleh hal itu," jelas Liliana.


Model? Tidak heran kalau dia begitu arogan. Bahkan untuk meminta maaf saja begitu sulit.


Aku jadi penasaran. Kalau dia seperti itu, bagaimana istrinya bisa bertahan dengan lelaki sepertinya?


Bukankah itu artinya kalau dia membuat kesalahan, dia tidak akan meminta maaf ataupun merasa bersalah? Erina membatin.


"Omong-omong apakah sikapnya memang arogan seperti itu? Aku jadi penasaran bagaimana istrinya menghadapi sikap dia yang seperti itu," tutur Erina.


"Dia belum menikah," jawab Liliana sambil menaruh cangkir dalam genggamannya.


"Dia belum menikah?"

__ADS_1


...***...


__ADS_2