My Sugar Daddy

My Sugar Daddy
Perdebatan yang Hqq


__ADS_3

Hello Gengss!!


Happy Reading!!


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Sean Memarkirkan Mobilnya dengan apik. Dia langsung berjalan ke arah Lift yang akan menghantarkan nya ke Unit Apartment nya. Sean sangat tak sabar untuk bertemu Viana.


Sejak Viana hadir di hidupnya, Hanya Viana yang terus ada di pikiran nya.


Bahkan dia melupakan bahwa dia sepanjang malam sering menghabiskan waktu bersama wanita Malam. Malam ini dia melupakan nya, Karna ingin segera pulang untuk melihat Viana.


Bip.. Bip


" Vii..Viana.. " Panggil Sean sekali lagi.


Hanya kesunyian yang menyambut kedatangan Sean. Di dapur, Ruang keluarga, Ruang kerja, Namun Sean tetap tak menemukan keberadaan Viana.


Sean berjalan menapaki anak tangga menuju lantai Dua. Sean tau, Viana pasti ada di Dalam kamar, karna ia tak menemukan Viana dimanapun.


Ceklek!


" Vi.. O---." Sean berhenti berbicara. Sean menghampiri Viana, Dilihatnya wajah Viana yang cantik sedang tertidur lelap di bawah hamparan lampu tidur. Tangan Sean bergerak menelisikkan rambut yang sedikit menutupi wajah Viana.


Sebenarnya Viana memang sudah tertidur, tapi Viana terbangun saat mendengar Sean masuk ke kamar dengan memanggil namanya. Untuk menjahili Sean, dengan cara bangun tiba tiba. Viana kembali berpura pura tidur, Namun kenyataan nya Viana yang dibuat terkejut oleh Sean.


" Vi.. Maafkan Om, Maaf kan Om yang Egois menyembunyikan mu dari Dad mu. Walaupun Pertemuan kita secara tidak sengaja. Om telah menyembunyikan mu dari Dad Mu yang sedang berusaha keras mencarimu. Om akan menghadapi Dad mu kalau suatu saat Dad mu tau ternyata yang menyembunyikan Putrinya Sahabat nya sendiri. Tapi Om janji selama kamu bersama Om, Om akan menjagamu. "


" Hah..Jadi Om Sean sahahat Daddy. Ya tuhan, Dunia terasa sempit sekali rasanyam Tapi, Aku bersembunyi pada orang yang tepat. Om Sean akan menyembunyikan keberadaan ku dari Daddy. " Ucap Viana dalam hati


" Euuuuhh ." Viana pura pura melenguh, Tentu saja Viana sudah tak tahan dengan sandiwaranya yang pura pura tertidur.


" Om Sean, Udah pulang. "


" Apa kamu pikir yang di hadapan mu ini Setan? ."


" Mirip sih Om, Sedikit!! " Kelakar Viana.

__ADS_1


" Kamu ya. " Sean mulai menggelitik Viana.


" Ampun Om!! Ampuuuun!! ." Viana menggeliat kegelian saat Sean menggelitik nya. Hingga tiba tiba pandangan mata mereka bertemu. Lama kedunya terus saling memandang, Hingga Sean di buat terkejut karna Viana yang tiba tiba memeluknya.


" Makasih ya Om, Makasi udah mau Nerima Vian di Apartment Om, Makasih udah mau jagain Vian, Vian janji ga bakal nyusahin Om, Vian bakal nurut, Vian janji bakal jadi Wanita yang dewasa dan gak manja. Mulai hari ini Vian bakal ngurusin segala kebutuhan Om sampe Vian nemuin Calon Suami yang mau jaga Vian Yang ngegantiin Om dan Daddy. "


Awalnya Sean sangat terharu dengan apa yang dikatakan Viana. Tapi di akhir kalimat Sean merasa sangat membencinya. Sean tak suka Viana berkata suatu saat Viana akan menemukan Calon Suaminya. Entahlah.. Author pun bingung nengok Sean. Pengen nimpukkk, tapi takut Sean minta Resign..


Keduanya terhanyut dalam pelukan. Hingga tersadar dan melepas pelukan nya karna terdengar Suara perut Viana yang berbunyi.


Krukkkkkk!!


" Hahahaha.. Kamu laper?."


Viana mengangguk. " Om sih, Masa ninggalin Vian tapi ga masak dulu."


" Astagaa Vi.. Om lupa. Yaudah kita keluar yuk cari makan."


Hampir 30 menit lamanya Sean dan Viana menyusuri jalanan dengan Mobil Sport Sean. Dengan waktu yang sudah menunjukan pukul 12.30.


" Om, Kita mau makan apa sih? ."


" Terus kenapa dari tadi ga sampe sampe? Vian kan udah laper Om."


" Kamu ga liat apa ga ada Resto yang buka. " Sean masih Fokus menyoroti jalanan sesekali melihat ke kanan dan kekiri.


" Nah, Lohh!! Pan kita udah ngelewatin McD Tiga loh Om." Kesal Viana


" Kan ga mungkin makan Junkfood malem malem. Ga bagus!! ."


" Ni Om - Om tua masih sempet- sempetnya mikir kaya gitu dalam keadaan kaya gini, aku kerjain ajah sekalian." Ucap Viana dalam hati yang merasa kesal dengan Sean.


" Aduhhh Om, Sakit... Vian Laperrrr!! ." Viana berpura pura sakit perut sambil memegang perutnya.


" Emang ada yak yang yang sakit perut karna ga ke McD." Sean seperti menjadi sedikit Bodoh di depan Viana.


" Ada Om, Ini buktinya Viana!! Huuuu sakit Om." Viana terus berakting di depan Sean.

__ADS_1


Ciiitttttttttt!!


Sean mengerem mobilnya Mendadak.


" Oke.. Tapi sekali ajah ya? ."


" Huu'um. " Viana mengangguk Cepat. Ekspresinya berubah dalam hitungan detik.


Sean melajukan mobilnya dengan kecepatan Sedang, Hingga dalam waktu 5 Menit Sean dan Viana sudah berada Di parkiran Kedai Makanan Cepat Saji yang berasal dari Amerika itu.


• • • • • • • • •


" Biar aku ajah ya Om yang pesen."


" Ooh, Oke!! ." Sean memberikan salah satu kartu debitnya pada Viana.


Setelah hampir 15 Menit lamanya Seanenunghu, Akhirnya Viana datang menghampiri Sean dengan Nampan nya.


Namun Sean menelan salivanya berat saat melihat isi dari npan yang di bawa Viana.


" Kamu yakin makan sebanyak ini Vi? ." tanya Sean untuk memastikan.


" Ya iyalah, Kenapa? Om takut ya kalau uang Om bisa abis kalau Viana setiap hari kayak gini? ."


" Ya enggak Vi, 100 Paket kayak gini kamu pesen setiap hari pun, uang Om juga ga akan habis."


" Ooh Sombong, Kalo gitu Viana boleh donk mesen yang kayak gini satu lagi untuk di bawa pulang."


" Enggak!! ." Jawab Sean cepat. " Kamu kan udah janji kalau cuma sekali makan ini. "


" Enggak tuh, Viana ga ada janji bilang iya. Viana cuma jawab Huu'um, Bukan iya. Beda kan kata katanya. "


" Astagaaaa!! ." Sean yang merasa Gemash dibuat Viana, Sean langsung mengacak ngacak rambut Viana yang duduk di depannya dan sibuk dengan makanan nya.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


**Jadi gitu deh Guys Sean sama Viana. Kalau lagi berdua, Sean dan Viana selalu nyari cara buat saling menjatuhkan. Membuat lawan bicara nya kalah telakk.

__ADS_1


JADI JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK GENGS**!!


__ADS_2