My Sugar Daddy

My Sugar Daddy
Bab 41 - Muak dengan pria sepertimu!


__ADS_3

Erina menunjukkan foto di ponselnya. Menampakkan gambar Vansh yang tengah berbaring dengan wanita lain dalam keadaan telanjang dada dengan sebagian tubuhnya di tutupi selimut.


Vansh tercekat melihat apa yang ada di ponselnya.


S… sial! Bagaimana mungkin? Kenapa Erina punya fotoku seperti itu? Vansh membulatkan mata dengan wajah yang semakin pucat dan keringat yang makin deras membasahi keningnya.


"Kau sepertinya sangat terkejut." Erina mengeluarkan smirk-nya.


"Lihat itu!"


"Dia berselingkuh?"


"Apa? Sungguh?"


"Itu benar-benar dia!"


"Seorang Vansh ternyata suka berselingkuh? Bahkan dia berani tidur dengan wanita lain?"


"Parah!"


"Pantas saja wanita secantik Erina ingin putus dengannya."


"Siapa yang akan tahan dengan pria sepertinya?"

__ADS_1


"Bisa-bisanya dia malah memutar balikkan fakta dan menuduh Erina yang berselingkuh!"


"Aku jadi kesal padanya."


"Aku benci Vansh!"


Orang-orang kembali terdengar berbisik. Kali ini bahkan suara mereka lebih kencang daripada sekedar bisikan.


Vansh membatu di tempatnya. Wajahnya memerah dalam seketika, tak kuasa menahan malu.


Ia menatap ke sekeliling. Orang-orang masih terus menatapnya intens sambil membicarakan dirinya.


Sial. Dia menghancurkan image ku di depan publik! Kalau begini jadinya, mau di taruh dimana mukaku? Vansh memekik dalam batinnya.


"B… bohong! Kau berbohong, foto itu palsu. Kau melakukan ini hanya untuk membuat image ku di depan orang-orang hancur 'kan? Kenapa kau melakukan ini? Kenapa kau ingin menghancurkan image ku di depan publik juga?" teriak Vansh. Pria itu memasang ekspresi terintimidasi.


Erina mengubah air mukanya. Menaikkan sebelah aslinya sambil berkata, "Aku? Sungguh? Bukankah sejak awal yang ingin menghancurkan image ku adalah kau? Lagipula ini bukan editan, dan aku masih memiliki banyak bukti yang aku simpan dalam ponselku."


Vansh mengatupkan mulutnya dalam sekejap.


Ia tidak percaya kalau ternyata Erina memiliki bukan hanya satu bukti.


__ADS_1


Tanpa aba-aba, Erina mengotak-atik ponselnya kemudian memutar sebuah rekaman suara. Ia memutarnya dengan volume super kencang yang membuat orang-orang bisa dengan jelas mendengar suaranya.


"Jika kau mencintaiku, lalu bagaimana dengan Erina?"


"Aku hanya mempermainkannya saja. Selama ini, aku memacarinya hanya karena dia adalah putri tunggal dari CEO DTS."


Erina hanya memutar sebagian kecil dari rekaman yang di simpan sebagai barang bukti di ponselnya.


Rekaman itu berisi pembicaraan antara Vansh dengan seorang wanita yang sempat jalan dan tidur dengan pria yang jadi mantan kekasihnya itu.


Beruntung selama setahun hubungan mereka, Erina selalu sibuk dengan pekerjaannya, dan ia selalu memiliki alasan untuk menolak ketika Vansh mengajaknya untuk tidur bersama. Selain itu, Erina terlalu bersikap dominan yang membuat Vansh mudah mengalah terhadap setiap alasan yang diberikan Erina.


Vansh semakin tidak bisa mengelak. Ia terdiam dengan mulut yang tidak bisa berkata-kata.


"Bagaimana? Kau masih mau mengelak?" Erina melipat kedua tangannya di depan dada. Menatap Vansh dengan tatapan tajam.


Pria itu masih membatu di posisinya.


"Sekarang bagaimana? Sudah jelas, kenapa aku ingin putus darimu? Alasan yang pasti, bukan karena kau berselingkuh dengan wanita lain dan aku tidak terima. Alasannya karena aku bosan dengan pria sepertimu. Yang hanya bisa bersikap sok manis, tapi menyembunyikan kebohongan besar di baliknya…"


"…Aku sudah muak dengan pria modelan sepertimu. Kau sama saja seperti mantanku yang lain!"


...***...

__ADS_1


__ADS_2