
Nael keluar dari kantornya yang berada di lantai 5. Menjinjing bungkusan yang lumayan berat menuju lift.
Sampai di parkiran Nael berusaha mengumpulkan energi percaya dirinya dan merancang apa yang akan diucapkan saat nanti bertemu dengan Andari. Alamat LP yang lumayan agak jauh dari tempatnya mengharuskan Nael melakukan perjalanan kurang lebih setengah jam dari tempatnya berada sekarang dan informasi yang dikumpulkan dari Sabrina dan juga dari pencarian di mesin pencari elektronik membuat Nael yakin hari ini harus bisa bertemu Andari sampai jadwal besuk kunjungan keluarga juga Nael sudah tahu percis.
Menjalankan kendaraan terbaik keluaran terbaru di jalan lengang siang hari membuat Nael banyak melamun, yang ada di depan mata dan pikirannya hanya Andari dan bagaimana keadaannya kini.
Nael belum tahu tata tertib pengunjung LP tapi semua bisa ditanyakan nanti saat dirinya sudah sampai.
Nael sempat membaca ulasan sepintas apa yang di kerjakan seorang napi saat menjalani masa hukuman menjadi warga binaan. Hasil penelitian ini adalah kegiatan narapidana wanita dalam penjara antara lain keagamaan, olahraga, pelatihan life skill, program kesetaraan Paket A, B,C dan kesenian.
Benar saja kalau Andari butuh buku pendalaman ilmu Agama, dan untuk life skill nya Nael membawakan semua yang berisi tutorial pembuatan aksesoris dan bertanam tanaman hias terutama berbagai bunga Anggrek, karena Nael tahu di meja kantornya dulu Andari selalu terpajang tanaman anggrek segar di pot kecil dan begitu terawat.
Hampir semua apa yang dilakukan Andari duku menjadi bahan galian pemikiran Nael sekarang, kebiasaan juga kesukaan Andari.
Tindak kriminal yang terjadi tentunya tidak lepas dari hukum yang menjadi payung bagi
penegak keadilan dan kebenaran. Berbagai
tindakan kriminal sering dijumpai secara langsung maupun tidak langsung, sebagai mana dapat dilihat dalam pemberitaan baik dari media
massa maupun elektronik.
Kriminalitas dapat
dilakukan siapa saja, kapan saja dan di mana saja seperti Andari yang sebenarnya tidak pantas berada di dalam LP. Tapi semua bisa saja terjadi menimpa siapa saja walaupun bukan kriminal yang sebenarnya tetapi keterpaksaan dorongan sesaat yang membuat seseorang mencapai puncak emosi tertinggi dan dinyatakan dengan pernyataan kejahatan akhirnya karena tindakan tanpa kompromi. Adapun aksinya dapat berupa pencurian,
pembunuhan, pemerkosaan, penyalahgunaan
__ADS_1
narkoba dan lain-lain.
Nael membaca pernyataan seorang Jane.C.Ollenburger dan Hellen A. Moore yang menyatakan bahwa perempuan jarang melakukan tindak kejahatan dan sedangkan laki-laki sering melakukan tindak kejahatan. Dalam
suatu analisis lintas-budaya, Nettler (1974 : 101)
menyimpulkan bahwa, dalam semua budaya yang dikenal, pria muda lebih tinggi angka
kejahatannya dari pria tua dan wanita. Namun, perbedaan antar jenis kelamin berfluktuasi dengan kelas kejahatan, dengan waktu serta dengan lingkungan social. Penyebab angka ratarata kejahatan bagi wanita lebih rendah dari pada
laki-laki disebabkan karena beberapa hal antara
lain, Wanita secara fisik kurang kuat, ada kelainan-kelainan psikis yang khas, terlindung oleh lingkungan karena tempat bekerja, di rumah.
Andari kenapa jadi begini tragis kisah hidupmu?
Akhirnya Nael sampai di depan bangunan yang tidak menyeramkan bayangannya dari awal. Nael seumur hidupnya baru pertama kali berkunjung ke yang namanya Lembaga Pemasyarakatan apalagi untuk membesuk juga bertemu dengan seorang napi di dalamnya yang sedang menjalani pembinaan.
Dengan langkah pasti Nael berjalan ke arah pintu utama yang melewati beberapa meja atau pos pemeriksaan data diri dan lainnya dan sampai di meja selanjutnya Nael mendapat interogasi lagi.
"Bapak mau bertemu Bu Andari, napi yang baru masuk enam bulan lalu, apa hubungan Bapak Nael dengan Bu andari?" tanya seorang sipir wanita di hadapannya.
"Aku adalah teman kerjanya dulu," jawab Nael dengan yakin.
"Kenapa baru berkunjung sekarang setelah Bu Andari 6 bulan berada di sini? itu perlu ditanyakan karena dari semua yang berkunjung mengunjungi Bu Andari Anda belum pernah datang ke sini selain keluarganya.
"Karena Aku meneruskan pendidikan di luar negeri, dan kini sudah selesai pulang. Mendengar kabar sahabatku mendapat musibah kasus seperti ini jadi aku ingin bertemu membesuk dan memberikan support juga perhatian sebagai sahabat dan saudaranya," ucap Nael bicara apa adanya.
__ADS_1
"Katanya tadi bukan saudara? kok sekarang bicara saudara?" ucap Sipir itu seperti mengingat ucapan Nael di awal.
"Bu Andari bekerja lama di perusahaan orang tuaku jadi selayaknya Kami telah menganggap Bu Andari adalah keluarga," Nael sedikit kesal menurutnya ucapan dan hal seperti itu tidak semestinya menjadi permasalahan tetapi mungkin ini namanya LP dan untuk kewaspadaan akan hal-hal yang tidak diinginkan jalinan orang luar dan orang yang sedang diisolasi mungkin harus lebih ketat lagi dalam meminimalisir kejahatan yang mungkin terjadi.
"Apa yang Bapak bawa itu?"
"Ini buku silahkan di buka dan di periksa, mungkin itu untuk mengisi waktunya karena Aku tahu Ibu Andari suka membaca siapa tahu menjadi referensi dan idenya juga untuk menambah wawasannya." Sipir itu mengangguk.
"Pak Nael, sebenarnya waktu berkunjung sekarang dibatasi karena untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan lebih untuk ketenangan kepada napi itu sendiri. Itu instruksi dari kepala sipir di sini sebagai tata tertib yang harus di patuhi. sebenarnya ini sudah habis jam besuk karena jam besuk sekarang hanya diperbolehkan keluarga inti saja dan waktu hanya diberikan 30 menit, tetapi karena Anda baru pertama kali datang berkunjung ke sini boleh menunggu dan bertemu Bu Andari di sini nanti akan di panggilkan Ibu Andari dan silakan Anda bertemu ngobrol di tempat pertemuan sebelah sana!"
"Baik Bu terimakasih!"
"Bungkusan dan bawaan apapun dari pengunjung wajib Kami tahu apapun akan Kami periksa dulu ya."
"Silahkan Bu."
Nael bangkit pindah ke salah satu ruangan yang di sebutkan Sipir tadi menunggu dengan perasaan gelisah dan hati yang tak karuan begitu tak tenang dan deg-degan.
Ya ampun Andari, sehari-hari Kamu berada di sini dengan kegiatan yang mungkin membosankan, juga rutin yang itu-itu aja tapi semoga keberadaan dirimu di sini menjadikan Kamu lebih baik lagi dan mengambil hikmah dari semua permasalahan yang ada.
Nael menyapu sekeliling ruangan yang agak sepi hanya ada beberapa orang yang sedang ngobrol berhadap-hadapan di ruangan besar itu mungkin yang lagi berkunjung seperti dirinya.
Terasa lama kalau waktu dipakai untuk menunggu sampai akhirnya seorang Sipir datang diikuti seorang yang mengekor di belakangnya. belum Nael lihat jelas siapa di belakangnya tapi itu pasti Andari.
"Andari!"
"Nael? Astagfirullah Kamu sudah pulang dan lulus selesai sekolahnya?"
__ADS_1
*******
Sambil nunggu up NODA KELAM MASA LALU Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Masa Lalu Sang Presdir, Cinta Di Atas Perjanjian, By Enis Sudrajat