
Setidaknya Andari telah jujur pada Nael tentang sikap dr Barry yang mengirimkan segala keperluan Andari makanan pakaian, kerudung, dan yang lainnya termasuk keperluan wanita.
Bukan hanya sekali tapi berkali kali jelas semua tak di sampaikan secara mendetil sama pada Nael.
Nael tahu itu mungkin bagian dari keterbukaan Andari pada dirinya atau menuntut dirinya lebih memperhatikan lagi. Nael menyikapinya dengan tenang semoga Andari bisa membuka mata hatinya akan ketulusan cintanya.
"Gimana kegiatannya menyenangkan dan siap di pasarkan hasilnya?" Nael tersenyum memandang wajah cantik Andari dengan kerudung yang Nael kirimkan. Tampak anggun dan menawan sepintas tak ada yang mengira kalau Andari seorang warga binaan.
"Insyaallah Mas semua sudah lolos uji kelayakan ku Mas," jawab Andari sambil mengangguk.
"Aku percaya Kamu pasti bisa, perlu sample baru tidak?" ucap Nael melirik Andari di sampingnya.
"Itu juga masih Mas. Kemarin ada sepuluh contoh baru lima yang berhasil dicoba dan sekarang masih jalan Alhamdulilah kalau sudah jalan lancar-lancar saja pengerjaannya paling perlu sedikit belajar dan merubah selanjutnya biasa."
"Kalau untuk budidaya anggrek gimana perkembangannya?"
"Mas bisa lihat sendiri mau?"
__ADS_1
"Boleh."
"Tapi Aku izin dulu sama Ibu Yohana," ucap Andari sambil berdiri dari duduknya.
Nael mengangguk sambil bangkit. Berdua meninggalkan ruangan pertemuan atau kunjungan menuju area bagian belakang LP dimana semua perawatan, pembibitan dan pemeliharaan ada di situ.
Setelah Andari keluar dari ruangan Ibu Yohana Andari mengajak Nael ke kebun anggrek itu.
Sesaat Nael tertegun semua tampak hijau dan semua pot tanah terlihat tertata rapi. Nael orang yang tidak tahu dan paham yang namanya berkebun baik tanaman ataupun bunga apalagi sejenis anggrek. Nael hanya mengikuti apa keinginan Andari yang menjadi minat Andari tapi melihat sudah seperti itu Nael yang begitu Ingin segera melihat pertumbuhan yang lebih pesat lagi sehingga dirinya bisa memasarkannya.
"Anggrek itu tanaman mudah hidup tapi langka yang menanamnya," ucap Andari sambil menyiram tanaman di depan matanya.
Nael tersenyum satu kebahagiaan terpancar dari Andari melihat semua tanamannya tumbuh dengan subur dan menghijau dengan pot-pot yang begitu rapi mungkin lain juga perlu dokumentasi untuk bisa memperlihatkan perkebunan yang digagas oleh Andari karena sebentar lagi siapa membesarkan anggrek yang siap rawat di rumah masing-masing.
Nael dan Andari berjalan mengelilingi kebun bunga anggrek terasa menyejukkan hati mereka membuat Nael betah berlama lama di situ apalagi ada seseorang di sebelahnya.
Datang Si Tinggi penanggung jawab di lapangan budidaya anggrek dan langsung menyapa dan menyalami Nael.
__ADS_1
"Cantik duduk di sini ajak Si Tampannya juga!" ucap Si Tinggi sambil tersenyum.
"Kami sedang melihat-lihat pertumbuhannya ayo ikut Aku senangnya kalau sudah ada di sini," jawab Andari sambil mengenalkan Nael kalau itu teman satu kamarnya.
"Senang berkenalan dengan Pak Nael, terimakasih lho setiap kirimannya kami semua jadi berpesta."
"Syukurlah kalau keterima mau apa kalau dua minggu yang akan datang Aku ke sini lagi?" tantang Nael pada Andari juga Si Tinggi.
"Ngerepotin Mas aja!"
"Aku senang kok di repotin Kamu Ndari."
"Tuh kan nggak merasa di merepotkan? sahut Si Tinggi sambil bercanda dengan senangnya.
*******
Sambil nunggu up NODA KELAM MASA LALU Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Masa Lalu Sang Presdir, Cinta Di Atas Perjanjian, By Enis Sudrajat
__ADS_1