
"Jadi kalian sudah kenal?" tanya Pak Jordi terlihat kaget juga karena baru pertama kali mengenalkan Yasmin putrinya tapi sudah ada seorang relasi yang mengenalnya.
"Iya Pak, Apa ini Kak Nael Kakaknya Netty temanku itu?" tanya Yasmin sambil bersalaman sama Nael.
"Percis dan tidak salah lagi walaupun Aku baru bertemu itu juga tidak langsung berhadapan tapi Aku yakin Kamu yang waktu itu ada di kolam renang kan?"
Sabrina tersenyum semua begitu kebetulan. Kemungkinan pembicaraan akan lancar dan negosiasi akan mudah kalau sudah saling kenal.
Nael tertawa merasa semua begitu mudah dan tak di sangka ternyata semua nyambung, di hadapannya Yasmin memandangnya seperti tak percaya.
"Yasmin teman Adikku Pak Jordi taman kuliahnya jadi wajar saling kenal duluan," ucap Nael membuka satu kancing jas nya lalu duduk di hadapan Pak Jordi juga Yasmin.
"Bagus itu, kenapa Adiknya tak diajak juga?" seloroh Pak Jordi sambil tertawa.
"Adikku masih kolokan Pak, mungkin tak seperti Yasmin mandiri dan mau di arahkan jadi masih belum dikenalkan pekerjaan di perusahaan keluarga karena melihat ketertarikannya juga sepertinya kurang, malah Dia katanya punya teman seorang pembalap Anak seorang pejabat walau Bapakku melarang lebih ke perasaan khawatir pacaran sama seorang pembalap banyak resikonya tapi kalau sudah cinta susah di bendung hahaha..." ucap Nael diakhiri tawa di sambut tawa Pak Jordi juga senyum Yasmin dan Sabrina.
Yasmin memandang pria dingin yang kini duduk di hadapannya teringat waktu Netty mengenalkannya begitu cuek tanpa memandang sedikitpun di situ Yasmin merasa sebal karena melihat sikap Nael begitu jaim tapi kini setelah ada di hadapannya begitu humoris dan pandai mencairkan suasana lain banget sikapnya di rumah sma disini dalam suasana kerja.
"Pak Nael sendiri masih singel apa sudah berkeluarga?" tanya Pak Jordi menyelidik sepertinya kalau punya seorang putri akan selalu ada pertanyaan itu.
Berharap saja siapa tahu singel tampan di hadapannya bisa jadi mantunya, kuliah bukan hanya ingin bekerja atau jadi pengusaha tapi bergaul berharap jadi istri pengusaha juga.
"Oh, masih singel Pak baru saja menyelesaikan pendidikan tambahan, hitung-hitung menerapkan ilmu dan taat pada orangtua karena kata orang bijak seorang Anak belum sukses kalau tidak meneruskan usaha orang tuanya dengan maju karena mungkin Anak punya ilmu dan inovasi yang memang seharusnya perusahaan layak maju di tangan anak-anaknya."
__ADS_1
"Wow, hebat banget Pak Harry Darmawan memang benar-benar telah sukses artinya telah menciptakan generasi selanjutnya untuk meneruskan perusahaannya dengan sukses. Aku bekerja sama sudah lama dengan Pak Harry Darmawan kebetulan sama Aku juga ingin meng estafet kan perusahaan ini kepada putriku hanya sekedar mengenalkan di awal-awal karena suatu saat siapa lagi yang akan meneruskan walau Yasmin masih kuliah."
"Betul Pak. Aku senang bisa bertemu dan berkenalan dengan Pak Jordi juga Yasmin semoga kerjasama kita bisa terjalin dengan rapih dan saling memberi manfaat dan Aku mendengar kalau akan ada perubahan untuk model iklan yang akan di buat kali ini Yasmin yang akan menjadi modelnya?"
"Ya, sambil belajar Pak Nael, kebetulan minta doanya juga Kalau Yasmin akan menjadi duta dari wilayah Selatan ini di kontes Abang None semoga berhasil banyak yang mendukung juga dengan beriklan produk sendiri semoga menjadi jembatan yang baik untuk keberhasilan dalam lomba itu karena mungkin dengan masuknya Yasmin di media cetak dan elektronik mungkin akan lebih dikenal."
"Luar biasa Pak, semoga sukses Yasmin, Kok Netty nggak pernah cerita?"
"Aku baru jadi perwakilan dari wilayah Selatan saja Kak, jadi belum ada prestasi apapun," jawab Yasmin merendah walau tahapan sampai di situ juga bukan main berat tantangannya.
"Itu juga prestasi kok, semoga lancar semuanya dan Kami siap menjadi jembatan kesuksesan Yasmin."
"Makasih Kak."
Sabrina senang bisa mensukseskan pertemuan kali ini, Karena ada saja pertemuan yang tidak selesai dengan satu kali saja bertemu ada yang sampai tiga kali pertemuan baru di capai kata sepakat. Tapi kali ini semua lancar dan selesai.
Yasmin selalu mencuri pandang pada Nael yang asyik dengan makanannya tak sadar kalau dirinya jadi pusat perhatian.
Ada kekaguman di diri Yasmin pada pria di hadapannya yang tampannya memang diatas ratarata di tunjang dengan perawakan yang sangat ideal tinggi sedang membuat kaum hawa menelan ludah, karir yang cemerlang pimpinan satu perusahaan periklanan terkenal wow bikin ngiler dengan semua yang di milikinya.
Yasmin tak melihat itu dari keseluruhannya, soal jabatan dan materi dirinya juga mumpuni tapi tampan dan simpatiknya cowok yang tadinya di cap dingin dan jutek alias sombong itu ternyata sangat menyenangkan dan begitu menarik.
Tapi kenapa Nael seakan tidak tertarik dengan cewek manapun karena waktu itu saat dirinya berenang bersama Netty juga ada Monik yang kelihatan sangat naksir banget seperti memperlihatkan tidak ada ketertarikan aneh memang atau mungkin sudah ada seseorang pemilik hatinya?
__ADS_1
Tak mungkin seorang Nael belum memiliki pacar pasangan atau calon teman hidup semua tidak akan menjadi kesulitannya dengan semua yang dimilikinya kaum hawa pasti berebut ingin dekat dan pasti merasa tertarik.
Apa yang kurang dari diri Nael sebagai modal menggaet pasangan pastinya semua memenuhi syarat
"Baiklah Pak Jordi pertemuan yang menyenangkan kali ini semoga kedepannya tambah harmonis dengan satu harapan bisa saling memberi manfaat karena waktu Kita tidak banyak Aku sudah berkenalan dengan Pak Jordi dan bertemu dengan Yasmin dan kedepannya pasti akan saling bertemu lagi Aku sama Sabrina pamit dulu karena masih banyak pekerjaan yang menunggu Kita sebelumnya maaf dan terima kasih sampai bertemu lagi," ucap Nael dengan sopannya memberikan kesan mendalam di hati Pak Jordi dan Yasmin.
"Oke, Pak Nael karena Kalian sudah kenal mungkin nanti Yasmin yang akan berhubungan dengan Pak Nael kalau ada perubahan dari semua yang telah di programkan," ucap Pak Jordi melirik putri cantiknya yang hanya tersenyum.
"Itu akan lebih baik, dengan senang hati Kami siap menerima saran masukan juga usulan saat nanti semuanya sudah Kami tangani," jawab Nael begitu profesional.
"Pak Jordi, Yasmin Kami pamit ya!"
"Iya Kak, salam buat Netty."
"Akan di sampaikan!"
Mereka berpisah meninggalkan hati Yasmin yang berbunga dan harapan Pak Jordi bukan suksesnya kerja sama diantara mereka, tapi ke depannya semoga Antara Yasmin dan Pak Nael bisa tercipta satu hubungan lain.
Nael menganggap itu adalah pertemuan kebetulan dan memang sebelumnya tak mengenal Yasmin anak siapa dan satu kekaguman pada Yasmin ternyata selain cantik juga pintar.
*******
Sambil nunggu up NODA KELAM MASA LALU Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Masa Lalu Sang Presdir, Cinta Di Atas Perjanjian, By Enis Sudrajat
__ADS_1