Noda Kelam Masa Lalu

Noda Kelam Masa Lalu
Kesadaran sahabat


__ADS_3

"Ya ampun Net jadi perjuangan Kita selama ini sia-sia?" sela Monik waktu Netty memberitahukan dan cerita kalau Kakaknya yang di rekomendasikan Dirinya ternyata sudah punya pilihan hati.


"Ya ampun Monik jangan bilang sia-sia seperti itu tak ada yang sia-sia banyak pelajaran di setiap apa yang Kita lakukan, Lo harus dengan besar hati menerima semua ini, juga sikapmu pada Yasmin mesti di perbaiki lagi bagaimanapun Kita trio cantik yang berteman baik masa karena masalah cowok jadi bubar?" jawab Netty sambil meneliti wajah kecewa sahabatnya itu.


"Gue salah Net karena terlalu ambisi padahal pada kenyataannya Kita hanya memperebutkan pepesan kosong."


"Harusnya Gue juga minta maaf karena Gue tidak terlalu peka juga bahkan tidak menyangka kalau Kak Nael sudah punya seseorang Gue main rekomendasikan aja pada kalian."


"Nggak apa-apa Net benar kata Lo tadi kalau setiap apa yang Kita lakukan kalau Kita jadikan pelajaran pasti selalu ada hikmah dibaliknya."


"Jangan sampai permasalahan pribadi merusak persahabatan yang lama Kita jaga, Yasmin yang harusnya Kita dukung malah berjalan sendiri karena kurang nyaman komunikasi sama Kita," jelas Netty mengingatkan.


"Gue mau minta maaf sama Dia gara-gara sikap Gue semua jadi tak nyaman."

__ADS_1


"Sudahlah nanti Kita samperin ke rumahnya tak ada kata terlambat untuk kebaikan."


Monik mengangguk sambil tersenyum.


"Net, gimana sekarang Kak Nael katanya pergi dari rumah?"


"Iya, mungkin tidur di kantor hanya menghindari pertentangan dan perdebatan sama Ibu juga Bapak tentang pilihannya itu. Ibuku paling menentang juga pada hubungan Gue sama Ricko tapi Gue jalan aja menunggu lumer nya hati Ibuku," ucap Netty sambil tertawa.


"Monik, Ada hal istimewa di tiap orang termasuk di diri Kak Andari bukan hanya cantik tapi pintar juga dan banyak lagi hal yang tak bisa di ucapkan apalagi di mata Kak Nael yang mencintainya. Yang Gue tahu dalam bulan ini Kak Andari mau bebas bersyarat dan Kak Andari jadi pelopor inovasi di LP juga jadi pegiat ekonomi kreatif dengan memberdayakan semua penghuni LP dengan kerajinan berupa aksesoris dari bahan mutiara juga budidaya bunga anggrek yang kini omsetnya membuat Kita yang mendengarnya tertegun."


"Oh ya? pantesan Kakak Lo yang mengurus kebebasan dengan asimilasi bersyarat kelihatan begitu mudah?"


"Memang sangat luar biasa saat Dirinya tertekan saat Dirinya dalam keterpurukan mampu bangkit menanamkan kepercayaan Dirinya dan bahkan memotivasi orang lain untuk lebih maju menurut Gue Dia begitu memanfaatkan waktu nya dan sangat menginspirasi siapa saja."

__ADS_1


"Pantesan Kakak Lo nggak melirik Gue! Orangnya istimewa," ujar Monik sambil tertawa.


"Ya begitulah, walau Kak Andari ada juga kekurangannya yang pasti kenapa sampai ada di LP. Tapi bagi Gue satu kewajaran melihat orang yang Kita percaya dan orang yang Kita cintai berkhianat di depan mata dengan saudara sendiri pasti kalap itu kena kepada siapapun juga."


"Iya Net, tapi lebih kagum lagi Gue pada Kakakmu mungkin demi rasa cintanya Dia begitu banyak berkorban bahkan mungkin menentang orang tua Lo."


"Semoga saja semua ada jalan keluarnya."


"Gue yakin mereka akan bersatu lihat saja Kak Andari sudah mau bebas masa Ibu Gue akan tetap keras menentang mereka?"


*******


Sambil nunggu up NODA KELAM MASA LALU Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Masa Lalu Sang Presdir, Cinta Di Atas Perjanjian, By Enis Sudrajat

__ADS_1


__ADS_2