
"Semua berhasil Sayang, apa yang tidak bisa di tanganmu? Aku sudah bertransaksi soal penghasilan dengan Ibu Yohana. Aku bangga pada keberhasilan mu begitu juga Ibu Kepala Sipir Yohana kelihatan bangga padamu," ucap Nael sambil menatap muka yang kelihatan tidak kurus kering kerempeng lagi di sampingnya.
Andari kini terlihat lebih berseri dan terisi seiring waktu berjalan mungkin karena sudah bertahun melewati masa dan beradaptasi membiasakan diri hidup dlm lingkungan di sini.
Satu itu membuat Nael senang dan dengan kesibukan yang di jalani Andari semua tak terasa waktu begitu cepat berjalan.
"Aku hanya menjalankan apa yang ada di depan mata saja Mas, hanya Aku ikhlas dengan sepenuh hati melakukannya. Semua orang juga melakukannya menurut tugasnya masing masing." jawab Andari merendah karena apa yang di lakukan selama ini adalah hasil kerja sama semua team dan aparatur di LP ini.
"Andari, pencapaianmu melebihi semua perkiraan dan prediksi awal semua orang, aksesoris dan budidaya anggrek begitu membanggakan bulan depan Kita sudah bisa menjual pembibitan yang sudah mulai berbunga dan aksesoris begitu deras pesanannya malah meminta di kemas khusus satu satu dari sini untuk bingkisan sepertinya nanti akan punya nilai jual lebih," ucap Nael membuat Andari tak percaya.
Hati Andari begitu berbunga hasil kerja kerasnya selama ini membuahkan hasil yang sangat menggembirakan membuat bangga semua orang walaupun semua itu tidak dicapai sendiri tetapi korektif dengan semua teman-teman berikut semua pengurus di LP ini yang andil dalam mensukseskan program yang dipegangnya.
Senyum Andari mengembang di sini ternyata dirinya masih bisa bermanfaat dan menghadirkan spirit dalam dirinya, juga teman temannya yang lain. Seperti niat awal Andari mau membuka kegiatan dan menciptakan kesibukan sehingga bukan hanya bully dan gossip saling menjatuhkan tapi kegiatan yang bermanfaat dan menghasilkan.
Tapi semua keberhasilannya itu tak membuatnya bahagia, hubungan pribadinya dengan Mas Nael sesuai dengan perkiraan awalnya yaitu tidak setujui orang tuanya, Andari sadar diri walaupun semangat terus digemakan Nael di hadapannya, tapi harapannya untuk bisa bahagia dan merajut kasih dalam bingkai rumah tangga bersama Nael semakin pupus saja.
__ADS_1
Andari tahu Pak Harry Darmawan orang yang sangat kuat dalam mempertahankan prinsipnya pengalaman bekerja bersamanya bukan setahun dua tahun tetapi begitu lama Andari tahu karakter mantan Bosnya itu.
Kini Anaknya sendiri yang di tentang rasanya Andari merasa kalah duluan sebelum bertanding dan m menampilkan diri saat Dirinya bebas nanti.
"Jangan muram begitu, dan jangan bahas semuanya sekarang masih banyak waktu semua akan baik-baik saja pada waktunya, jangan bebani pikiranmu dengan sikap orangtuaku." Nael berusaha menguatkan Andari
"Apa semua perasaan yang Kita rajut selama ini akan berakhir sia-sia Mas?" tanya Andari dengan muram.
"Hati semua orang bisa berubah dan harus berubah ke arah yang lebih baik, Aku pastikan akan ada perubahan. Kita hanya bisa berharap dan berdoa itulah usaha Kita yang nyata dan Aku juga nggak akan berhenti meyakinkan orangtuaku kalau hubungan ini hubungan yang didasari dengan cinta dan niat baik."
"Belum Ndari, tapi Kak Laksmi Aku pastikan mengerti akan sikapku selama ini dan Aku begitu dekat dengan Amanda, jadi walau belum bicara apapun sepertinya Kakakmu itu tahu niatku."
Andari tersenyum mungkin Kakaknya akan bertanya tak trauma kah? kenapa begitu cepat mengambil keputusan? yang pada akhirnya semua keputusan ada di tangan Andari sendiri.
Ah, kalau saja Dirinya sudah bebas dan bebas memeluk Amanda juga akan bertanya maukah punya papa pengganti papanya yang dulu?
__ADS_1
"Jangan banyak yang di pikirkan tentang sikap kedua orangtuaku karena semua Aku yang akan memberi pengertian pada mereka. Baik baik di sini Aku sudah mulai konsultasi tentang pengajuan asimilasi untuk mu Ndari."
"Makasih banyak Mas."
"Itu sudah jadi kewajibanku."
"Mas, jangan terlalu kasar sama orangtuamu karena Aku yang paling akan merasa bersalah karena mas telah lancang mencintaiku."
"Tidak Andari seharusnya mereka tahu ketulusan cinta Kita."
Andari mengantar Nael sampai ke parkiran, semua penghuni lapas tahu kalau itu pacar Andari.
*******
Sambil nunggu up NODA KELAM MASA LALU Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Masa Lalu Sang Presdir, Cinta Di Atas Perjanjian, By Enis Sudrajat
__ADS_1