Noda Kelam Masa Lalu

Noda Kelam Masa Lalu
Ingin memenangkan hatinya.


__ADS_3

"Mas, apa keluargamu baik-baik saja?" ucap Andari saat Nael datang berkunjung dan mereka duduk di halaman aula pertemuan pengunjung dan warga binaan.


"Alhamdulillah semua sehat walau banyak hal yang belum Aku bisa berikan pada mereka sebagai Anak diantaranya memenuhi keinginan mereka ingin segera memberikan mereka seorang menantu dan cucu," jawab Nael dengan muka serius


"Apa mereka tahu tentang Kita Mas?" tanya Andari sambil melirik raut muka tampan Nael di sampingnya.


Nael menarik nafas dalam dalam seakan ingin membuang jauh segala yang kemarin Ibu Bapaknya diskusikan yang berakhir walk out Ibunya karena tidak setujunya hubungan Nael dengan Andari.


"Aku mencoba bicara pada mereka kemarin, tapi hasilnya belum memuaskan terutama Ibuku," jawab Nael sambil melirik Andari yang duduk di sampingnya.


"Aku sudah menduganya Mas, makanya sejak awal Aku tidak berbesar hati akan mulusnya hubungan ini, Aku sadar diri sepenuhnya siapa diriku sebenarnya."


"Jangan bicara begitu Kita akan berjuang melewati apapun bersama Ndari tak akan ada sedikitpun yang akan merintangi Kita karena Kita punya kekuatan yaitu cinta dan itu yang akan selalu jadi pegangan kita."

__ADS_1


"Mas, Aku sangat takut."


"Apa yang Kamu takutkan?"


"Aku takut oleh rasa cinta seperti yang pernah Aku berikan dan curahkan kepada seseorang tetapi pada akhirnya Aku kecewa oleh perasaan cinta itu sendiri sakit dan terkoyak saat cinta jauh di bawa pergi dan malah menghujam ke dalam jantung hatiku dengan tanpa ampun "


Aku bukan orang seperti itu, Aku punya niat baik dan iklhas menjalani semua cinta Kita Ndari. kita lewati semuanya yakinkan hatimu Karena hatiku telah begitu yakin kamu yang terbaik untuk masa depanku tolong jangan patahkan semangatku karena sebentar lagi kita akan menjemput bahagia."


"Mas Nael, Aku bukan orang yang teristimewa terlebih di mata kedua orang tuamu tetapi Kamu memandangku begitu berlebihan terkadang membuat aku berpikir apakah semua ini cobaan atau anugerah dalam hidupku? disaat Aku terpuruk ada seseorang yang membangkitkan semangatku."


Harusnya semua wanita merasa tersanjung saat seseorang menyatakan cinta bahkan sejak dulu memperhatikan dan mencintainya secara diam-diam tetapi bagi Andari begitu berat beban yang dirasanya walau tidak bisa dipungkiri cinta telah menyentuh hatinya juga kini.


Nael menarik pundak Andari biar bersandar di bahunya membiarkan Dirinya jadi sandaran jiwa raganya. Andari tak menolak bahkan saat Nael mengusap kepalanya dengan sejuta perasaan sayangnya.

__ADS_1


Satu pasang tatapan mata dr Barry terlihat begitu susah diartikan saat lewat dari ruangan kepala Sipir Yohana tanpa di sengaja melihat pemandangan yang membuatnya tertegun.


Andari yang dirinya cintai dan selama ini jadi pusat perhatiannya membangkitkan semua gairah hidupnya yang lama mati yang membuatnya tidak fokus sejak kedatangannya di kliniknya ternyata sudah ada yang punya, tapi bukankah kasusnya jelas pasti berpisah dengan suami terdahulunya? lalau dengan siapa itu?


Siapa orang itu yang dengan lancang berani mengambil seseorang yang dirinya lagi memperhatikan juga berada di lingkungannya.


Berarti selama ini Dirinya salah memandang Andari seorang diri seseorang yang butuh perhatian dan sedang dalam masalah ternyata dirinya sudah keduluan sama orang lain di


Andari yang memiliki kemiripan dengan mantan istrinya jujur karena itu dr Barry begitu menyukainya karena hanya alasan kenangan masa lalu yang merasa terbangkitkan walau semua belum dirinya ucapkan kini telah tumbuh menjadi perasaan lain di hatinya.


Dr Barry berdiri diam dalam tertegun nya pemandangan dari arah samping jelas melihat Andari yang sedang bersandar di bahu seorang laki-laki, jelas itu menyiratkan satu hubungan bukan dengan hubungan seorang saudara itu jalinan hati dan perasaan pastinya.


Tapi semua belum berakhir apalagi Andari berada di lingkungannya berarti dirinya masih berpeluang untuk bisa memenangkan hatinya.

__ADS_1


********


Sambil nunggu up NODA KELAM MASA LALU Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Masa Lalu Sang Presdir, Cinta Di Atas Perjanjian, By Enis Sudrajat


__ADS_2