PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Wedding Dress


__ADS_3


Ben bertanya kepada Helmi "Bos kenapa pergi di tengah-tengah wawancara?"


Helmi menjawab, "Saya mencari wanita yang tadi bertabrakan dengan saya."


Ben hanya diam, dan mengikuti bosnya.


Tiba-tiba, Ben melihat produk Wedding Dress perusahaan Grup Andreas yang di pajang di manekin di sebuah ruangan. Ben terkejut karena mirip dengan produk terbaru mereka. Dia memberitahukan hal ini pada Helmi.



Helmi memperhatikan dan memang sangat mirip. Dia menyuruh Ben untuk segera membawa Renatta ke sini. Pegawai yang melihat Helmi memperhatikan produk mereka mulai menjelaskan mengenai produknya. Helmi kemudian meminta bertemu dengan desainer mereka. Pegawai memberitahu kalau desainer mereka sedang pergi dan sebentar lagi kemari.


Saat itu, Lina kembali. Lina langsung kesal karena melihat Helmi lagi. Tetapi, Helmi tidak peduli dan bertanya kalau wanita yang di cafe waktu itu adalah Lina? Lina tidak membantah dan memuji Helmi yang akhirnya mengingatnya lagi.


Helmi dengan dingin menuduh Lina yang suka berbohong. Lina tidak terima dan menyuruh Helmi untuk bicara sopan atau dia bisa menuntutnya dengan tuntutan fitnah. Helmi tidak takut.


Pegawai memberitahu pada Helmi kalau Lina adalah desainer mereka. Helmi terkejut dan bertanya, "Nona, Wedding Dress ini apa Anda yang mendesain?"


Lina membenarkan, "Iya, ini produk yang Saya Desain."


Helmi memberitahu kalau produk itu adalah produk jiplakan.


Lina tidak terima karena dituduh menjiplak. Saat itu, Ben datang dengan Renatta. Renatta segera memeriksa dan membenarkan kalau produk tersebut mirip dengan desainnya. Dia berpura-pura terkejut dan menuduh Lina menjiplak desainnya.

__ADS_1


Lina tidak terima desainnya disebut desain orang lain. Tetapi, Renatta ngotot kalau itu desainnya. Dia bahkan bertanya alasan Lina menjiplak desainnya. Dia terus memojokkan Lina yang baru lulus dari luar negeri dan belum memiliki pengalaman.


Ella datang menghampiri mereka, menanyakan ada masalah apa? Renatta menjelaskan. Bukan membela Lina, Ella malah berkata, "Kau boleh tidak profesional dan tidak beretika. Tapi jangan jadi plagiat."


Lina sampai kehilangan kata-kata mendengar ucapan Ella dan tak sangka Renatta begitu tidak tahu malu. Ditambah, Helmi juga menuduhnya. Renatta terus menerus menghina Lina melakukan plagiat. Lina benar-benar marah.


“Renatta. Aku kira kau benar-benar tidak memahami ku. Aku adalah orang yang jika ada yang perlu dibalas, aku akan balas dendam. Aku tidak mudah berurusan dengan ini,” jawab Lina.


Helmi bertanya dengan nada keras, "Hey Nona, apa Anda sedang mengancam pegawai Saya?"


Lina menjawab, "Iya, kenapa? Anda tidak suka?"



Ekspresi Helmi saat bertanya dengan Lina


Lina marah dengan tuduhan Helmi. Helmi menjawab kalau kebenaran ada dimata dan selalu terlihat. Lina dengan marah bertanya apakah Helmi melihatnya menjiplak?


“Jika kau tidak menjiplak, kalau begitu bisakah kau melihat mataku dan mengatakannya lagi?” tantang Helmi.


“Melihat matamu? Apa matamu bisa mendeteksi kebohongan?” Ucap Lina yang sedang emosi.


Helmi menuduh Lina yang tidak berani karena berbohong. Lina menyuruh Helmi untuk melakukan hal itu pada Renatta karena Renatta lah yang berbohong.


Renatta segera meminta agar bicara dari hati ke hati dengan Lina. Dan dengan suara keras, Lina berkata kalau Lina adalah penjiplak.

__ADS_1


Lina terdiam kesal, marah, dan semuanya. Sementara, Renatta tersenyum penuh kemenangan.


Reporter yang ada di dekat sana mendengarnya dan segera mengerubungi mereka. Mereka bertanya apa yang sebenarnya terjadi?


Seorang reporter bertanya pada Ella, "Apakah Nona Lina adalah orang yang bertanggung jawab dari perusahaan Grup Andreas? Ella membenarkan.


Renatta menjelaskan kepada wartawan, "Semua dengarkan, Nona Lina ini orang yang baru lulus dan tidak punya pengalaman kerja namun sudah menjadi manajer departemen di Grup Andreas, dan sekarang telah mencuri desain Saya untuk acara fashion nasional."


Seorang reporter lain, bertanya kepada Helmi apa tindakan yang akan di ambil oleh Helmi terkait masalah ini. Karena perusahaan Grup Bulan, baru saja tandatangan kontrak kerja sama dengan perusahaan Grup Andreas.


Helmi menjawab, "Ini adalah masalah yang berbeda. Saya akan tetap melaporkan masalah plagiarisme dan menyelidikinya secara menyeluruh."


Reporter terus bertanya pertanyaan yang memojokkan Lina seolah dia sudah terbukti menjiplak. Dan Ella bukan menyelesaikan dengan kepala dingin, malah memecat Lina di depan para reporter dengan alasan menjaga nama perusahaan Grup Andreas.


Lina terkejut mendengarnya. Dia di permalukan di depan umum seperti itu. Ella dan Renatta tersenyum menang.


Tiba-tiba, dari kerumunan ada yang menerobos dan menarik tangan Lina, lalu mereka pergi dari sana. Ella terlihat kesal melihatnya.


(Argghhh!!! Si Renatta ini memang tidak punya urat malu ya!)


_______________________________________


Reader 😁


Jangan lupa like dan komen.

__ADS_1


_______________________________________



__ADS_2