
Helmi memperkenalkan Lina, "Kenalkan ini Gucci Rosalina asisten baru bagian produksi dan ketuanya adalah Raditya Anggodo.
Ku harap kalian berdua bisa berkerja sama dengan baik."
Lina tersenyum kepada Raditya dan menyapa, "Senang berkenalan." Raditya hanya diam tidak menjawab sapaan Lina.
Helmi menyuruh Lina duduk, Raditya terus memandangi Lina. Helmi meminta Raditya untuk memberikan pendapatnya. Raditya memberikan pendapatnya tentang detail rencana utama Bulan Online saat Idul Fitri.
Orang-orang di ruang rapat kaget melihat Raditya cukup baik dalam Memperesentasikan tentang Bulan Online. (Raditya mecari perhatian terhadap Lina.)
Lina menulis bagian terpenting dalam presentasi Raditya.
Orang-orang keluar dari ruang rapat menunjukkan rapat telah selesai,
Raditya mengejar Lina ke luar ruangan dan meminta Lina mengikuti dia. Dia menarik tangan Lina dengan paksa.
Raditya membawa Lina ke tempat sepi di luar kantor. Dia penasaran mengapa Lina ada di kantor Grup Bulan. "Kamu kenapa ada di sini? Bukannya kamu bilang ingin memenuhi kemauan Oma untuk tidak menemui ku?
Dan sekarang, mengapa kamu bisa kerja di sini?"
Lina hanya diam dan membuang muka ke Raditya, membuat Raditya semakin emosi. "Cepat jawab, kenapa kamu hanya diam saja!
Jangan bilang Kamu mau aset perusahaan Bulan karena tahu ini semua milikku sehingga berani datang ke sini untuk mengambilnya!"
Lina tersenyum mendengar ucapan Raditya.
__ADS_1
Raditya memaksa Lina untuk Menjawab dia merapatkan tubuhnya ke Lina.
Lina spontan bilang, "Lepaskan, apakah Kamu sudah gila. Cepat lepaskan."
Raditya menahan badan Lina, "Kamu jawab dulu alasan Kamu, baru Aku lepaskan!"
Di seberang mereka, Helmi dan Ben melihat mereka sedang bertengkar. Ben melihatnya ingin membantu Lina. "Bos, apa kita tidak ke sana. Saya melihat Nona Lina tidak nyaman dengan perlakuan Tuan muda Radit."
Helmi menjawab, "Tidak usah, mereka pasti bisa menyelesaikan masalah mereka."
Tidak lama kemudian Lina menendang menginjak kaki Raditya. Raditya kesakitan dan memegang kakinya sehingga Lina terlepas.
Helmi tersenyum melihatnya, karena Lina bisa melumpuhkan adiknya.
"Kamu berengsek! Apa kamu tidak pernah berpikir jernih atau positif?" Lina marah kepada Raditya. Lina meninggalkan Raditya yg sedang kesakitan.
Di ruangan desain, Renatta melihat lingerie hasil desain dia ada di meja Lina. Saat itu Lina datang dan melihat Renatta berada di tempatnya.
Renatta langsung melabrak Lina, "Ini sampel lingerie mengapa ada di sini? Seharusnya sudah di kirim ke bagian produksi!"
Lina menjawab dengan santai, "Aku yang ambil, karena ada masalah dalam sampel dan harus di buat ulang ."
Renatta mulai emosi, "Hah, masalah apa? Bilang saja kamu iri."
"Dari potongan sampai bahan semua bermasalah." Lina menjelaskan dan menunjukan kesalahan desain lingerie tersebut.
Renatta tetap mengotot tak mau kalah, "Sampel ini sudah di setujui oleh Bos, Aku pikir bermasalah karena Kamu yang mengatakannya, jika ada penundaan akan terjadi masalah. Kamu mau bertanggung jawab? "
__ADS_1
Lina masih menjelaskan dengan sabar, "Aku akan bertanggung jawab. Sejak saat ini sampel tidak dapat di produksi tanpa persetujuanku. Buat ulang sampel ini segera. Tidak boleh ada renda atau cincin logamnya."
Renatta menjawab, "Desain ini mendapatkan efek romantis. Apa Kamu tahu romantis itu bagaimana?"
"Apakah kamu yakin kamu ingin membicarakan tentang desain rancangan? Segera buat! Tanpa persetujuan ku tidak boleh di produksi! Lina mulai emosi karena Renatta terus menjawabnya.
Akhirnya Renatta balik ke tempat duduknya membawa contoh lingerie nya.
Lina membanting buku dan pulpen nya di atas meja dia kesal hari pertama dia bekerja sudah di atas dia emosi.
Sore harinya, Helmi pulang ke apartemen duluan. Dia kaget melihat rumahnya begitu berantakan. Banyak barang lina bertebaran di ruang tamu dari sofa hingga lantai.
Helmi marah dan berteriak, "Awas Kau, Lina......!"
Di tempat lain Lina yang sedang makan tiba-tiba tersedak.
Visual Lina hari pertama kerja.
__________________________________________
Terima kasih sudah baca Reader.
Jangan lupa di like dan komen.
___________________________________________
__ADS_1