PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Pergi Dari rumah


__ADS_3


Di kediaman keluarga Andreas. Mereka bertiga berdebat di ruang keluarga, sehingga Tuan Yovi keluar kamar menghampiri mereka. Dia menyuruh Ella untuk berhenti banyak bicara. Tidak bisakah Ella lihat waktu? Tuan Yovi dengan lembut menyuruh Lina untuk istirahat dulu dan jangan memikirkan masalah ini dulu. Mereka akan mencari tahu yang sebenarnya. Ella langsung bangkit dan protes dengan sikap ayahnya.


Tuan Yovi marah dengan sikap Ella, "Apa lagi yang Kau mau? Mengusir Lina?"


Ella membenarkan, "Iya, Aku ingin Lina di usir keluar dari rumah ini."


“Kau keterlaluan!” teriak Tuan Yovi.


Ella tidak terima di bentak oleh ayahnya. “Kali ini aku tidak bersalah. Dia penjiplak. Aku sedang memikirkan nama baik perusahaan Grup Andreas.”


“Kau berpikir Perusahaan Grup Andreas tidak bersalah. Tapi, tidak seharusnya kau memecat Lina. Kau memecatnya, berarti kau mengakui Perusahaan Grup Andreas menjiplak. Kejadian ini tidak terduga. Yang seharusnya kau lakukan untuk perusahaan memberikan kita beberapa waktu dan tidak memecatnya langsung di tempat. Aku benar-benar tidak memahaminya. Hanya ada beberapa wartawan dan kau takut sekali pada mereka. Aku sangat kecewa padamu,” marah Tuan Yovi dan beranjak pergi.


Ella tidak terima di per salahkan, "Semua yang aku bilang itu benar, kenapa dia tidak pergi saja dari sini!"


Ibu Lina yang emosi ikut bicara, "Ella, kau dari dulu sudah tidak menyukai Lina dan hanya menggunakan kesempatan ini untuk mengusir Lina keluar."


Ella membenarkan. Dia menuduh Lina dan ibunya masuk ke rumahnya dengan niat buruk. Dia bahkan berkata kalau Lina adalah lintah yang selalu menghisap darah (uang) mereka. Lina tersinggung. Dia dengan berani membalas Ella kalau dia akan pergi sekarang dan tidak menjadi lintah lagi.


Lina pergi dari rumah tanpa membawa apapun.

__ADS_1


Dia berjalan sendirian. Dan saat itu, Ben melihatnya. Dia mengikuti Lina diam-diam. Dan Lina menyadarinya namun mengabaikannya.


Di perjalanan Lina melihat ada ibu dan seorang anak remaja. Mereka terlihat sederhana dan bahagia. Mereka melihat Lina yang sedang menangis, dan menghampiri Lina.


"Maaf saya lancang, Nona mengapa menangis di jalanan?" Tanya Ibu itu kepada Lina.


Lina menjawab, "Tidak apa-apa bu, hanya masalah kecil."


Ibu itu mengajak Lina mengobrol, dan akhirnya Lina cerita masalah yang terjadi padanya. Ibu itu menenangkan Lina. Tidak lama perut Lina berbunyi, lalu mereka tertawa. Anak remaja itu mengajak Ibunya dan Lina untuk ke tempat makan terdekat.


Saat remaja itu memesan makanan, Lina dan ibunya menunggu di kursi makan.


Ibu itu bilang ke Lina "Sebenarnya kita lagi berduka karena suami saya baru saja meninggal. Kita harus tegar, karena semua masalah sudah Allah yang menentukan bersedih boleh, tapi jangan berlarut-larut." Lina menggenggam tangan ibu itu, lalu tersenyum ketika mendengar itu. Dia bersyukur bertemu mereka. Setelah makan, mereka berpisah.


Flashback


Saat dia masih SMA, dia sering datang ke bar tersebut untuk mencari ayahnya yang suka minum.


Lina remaja sangat marah pada ayahnya yang terus minum walaupun dia sudah melarang. Ayahnya sendiri minum karena merasa sangat kehilangan ibu Lina yang pergi. Lina marah dan menyuruh ayahnya untuk melupakan ibunya dan anggap dia sudah mati. Ayah menegur Lina untuk tidak berkata seperti itu mengenai ibu-nya.


"Aku tidak punya ibu. Dia sudah mati di hatiku,” ujar Lina remaja penuh kemarahan.

__ADS_1


Ayah saat itu menamparnya. Setelah menampar Lina, dia merasa menyesal dan meminta maaf karena sudah menampar Lina. Dalam pelukan ayahnya, Lina berjanji kepada dirinya sendiri kalau suatu saat dia akan membalas dendam atas apa yang di alami oleh ayahnya.


******


Lina memasuki sebuah bar.


Di dalam mobil, Ben menelpon Helmi. "Bos, Lina sekarang dalam masalah. Dia di usir dari rumahnya dan sekarang berada di bar B."


Helmi keluar dari apartemennya, mobilnya melaju ke bar B tersebut.



Visual Lina sedang menangis di jalan. 🥺 Sedih ya. 😔


_________________________________________


Terima kasih sudah membaca, Reader.


Jangan lupa like dan komen.


_________________________________________

__ADS_1



__ADS_2