PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Cheek Kiss


__ADS_3


Helmi memegang tangan Lina dengan kasar dan menatapnya tajam. Dia menegaskan kalau dirinya dengan Lina tidak mungkin terjadi apa-apa. Dan dia juga menghina Lina yang hanya memiliki mulut yang penuh kebohongan ditambah dia tidak punya sopan santun ataupun etika. Lina itu seperti polisi tidur dan hanya pantas menghancurkan diri sendiri di jalanan.


Lina sangat tersinggung mendengarnya, "Lepaskan." menyuruh Helmi melepaskan pegangannya pada lengannya.


Helmi menolak. Lina sangat kesal. Dia meraih dasi Helmi dan menariknya. Lina mencium pipi Helmi. Semua pegawai shock melihatnya.


Helmi segera mendorong tubuh Lina. Dia bahkan berteriak marah. "Hei, apa yang Kau lakukan?"


Lina sendiri dengan tenang menanyakan, "Bagaimana perasaan Tuan Helmi setelah di cium oleh polusi seperti diriku, pasti merasa kalau wajahmu akan membusuk."


Helmi segera membersihkan wajahnya dengan sapu tangan.


Helmi memarahi Lina," Kau manusia macam apa!"


Lina membenarkan dan memberitahu kalau dia berasal dari planet. Tiba-tiba, hidung Helmi mengeluarkan darah. Lina terkejut melihatnya dan Helmi segera menutup hidungnya dan berbalik membelakangi Lina.


Lina menghina Helmi, " Haha.. Ini mimisan? Hanya karena dicium pipi olehku?"

__ADS_1


“Kenapa setiap kali wanita itu berbohong, reaksiku begitu kuat? Apa yang salah denganku?” Geram Helmi.


Helmi sudah menghentikan mimisannya dan menenangkan dirinya. Dia berbalik menatap Lina dan menyeretnya masuk ke dalam kantornya.


Helmi membawa Lina ke dalam ruangannya Di dalam ruangannya, Helmi mendorong tubuh Lina ke sofa. Helmi bertanya, "Nona, apakah ini caranya Kau merayu laki-laki?"


“Biasanya aku akan menganalisis bagian per bagian. Pertama, aku biasanya mengumpulkan beberapa informasi dan melakukan analisis mendalam tentang apa yang mereka suka atau apa yang menarik dari mereka. Dan kemudian aku mengatur rencana. Apa? Kau ingin merayu laki-laki? Siapa? Tenang, aku akan membantumu,” jawab Lina santai. Lina menganggap Helmi menyukai sesama jenis.


Helmi sudah capek melayani Lina sehingga dia segera bertanya, "Nona Andreas, apa tujuanmu datang ke sini?"


Lina ternyata datang untuk menanyakan pekerjaan yang ditawarkan Helmi padanya waktu di Bar, "Tawaran kemaren malam, saya mau."


Lina segera menyangkalnya, dia berkata kalau semalam dia sedang mabuk dan tidak sadar apa yang dikatakannya. Dan sekarang dia sudah sadar dan menerima pekerjaan tersebut.


Helmi memperhatikan Lina dan berkutat dengan pikirannya mengenai Lina yang tidak berkedip bahkan ketika berbohong. Dia mencurigai ada sesuatu dibalik perubahan keputusan Lina.


Lina yang merasa diperhatikan menyuruh Helmi untuk tidak merubah pikirannya untuk memperkerjakan nya. Helmi memutuskan untuk menerima Lina demi agar Raditya datang bekerja.


Mereka bernegosiasi mengenai posisi Lina di perusahaan dan akhirnya setuju untuk memberikan posisi sebagai asisten manager presiden bagian desain.

__ADS_1


Hal itu dilakukan karena Helmi masih meragukan kemampuan Lina dan masih yakin kalau Lina menjiplak.


"Saya menawarkan ke Nona Lina. Apabila bisa menunjukkan kinerja yang baik selama enam bulan, Kau baru akan memberikan posisi di bagian desain." Ucap Helmi.


Lina setuju. "Ok, Saya setuju. Saya akan bekerja dengan baik."


Helmi senang, semoga ini keputusan terbaik untuk adiknya dan semoga Oma tidak marah kepadanya.


Helmi menyuruh Lina untuk mulai bekerja besok pagi jam 10.


_________________________________________


Terima kasih sudah membaca, Reader.


Jangan lupa like dan komen.


_________________________________________


__ADS_1


__ADS_2