PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Terpaksa


__ADS_3

Di dalam rumah, Helmi benar-benar tidak menyangka kalau Lina akan tidur di depan rumahnya. Dan dia juga jadi takut Lina benar-benar pergi ke rumah tetangganya itu.


Helmi akhirnya keluar lagi. Dia melihat Lina yang bersiap ke rumah tetangga Helmi tersebut.


Helmi menyuruh Lina untuk masuk ke rumahnya, "Nona, kemari.. Kau ngapain ke sana."


Lina tersenyum senang, "Terima kasih iya Richard sudah menawarkan menginap. Malam ini Saya harus menginap di sini."


Richard nama tetangga tersebut. Dia mengiyakan perkataan Lina.


Didalam apartemen. Lina menyakinkan Helmi, "Saya hanya akan menginap semalam dan besok akan langsung pergi, Tuan Helmi. Terima kasih banyak mau menampung Saya."


Helmi memarahi Lina yang bukannya mencari hotel tetapi malah ke apartemennya. Lina menjelaskan kalau dia tidak punya uang.


Helmi jadi bingung karena jika Lina tidak punya uang, "Kalau alasanmu sekarang karena uang, tentu besok juga tidak punya tempat tujuan. Darimana Kau dapat uang dalam semalam."


Lina tersenyum dan segera menawarkan kesepakatan, "Saya minta izin tinggal di rumah Tuan Helmi dan sebagai gantinya, Saya akan membersihkan seluruh rumah, memasakan Tuan helmi."

__ADS_1


Helmi menolak dan tetap menyuruh Lina untuk pergi besok. "Saya tidak mau, Kau besom harus pergi dari sini."


Lina tidak lagi memaksa. Lina duduk di sofa dan mulai mengeluarkan semua snack dari dalam tas-nya dan mulai makan.


Helmi mengomentari Lina yang masih bisa makan padahal besok sudah harus pergi.


Lina dengan santai menjawab, "Saya sudah biasa hidup begini, karena dari dulu sudah terbiasa kabur dari debt collector." Lina mengingat kehidupan dia dulu bersama ayahnya yang susah, kadang toko bunga mereka sepi. Bila sepi ayah Lina meminjam duit dam tidak bisa membayar cicilan.


Helmi tidak percaya pada Lina. Helmi hendak pergi. Tetapi dia baru sadar kalau dia tidak menunjukkan reaksi apapun terhadap perkataan Lina. Dia jadi ragu apakah tadi Lina berkata jujur? (kalau ada yang bohong pada Helmi, biasanya dia akan bersin, telinga berdengung atau detak jantung meningkat).


Di dalam ruangannya, Helmi duduk tertidur di kursinya membelakangi pintu. Sekretaris Ben datang bersama pada direktur lain.


Tapi, Helmi tetap tidur dan tidak mendengarkan perkataan Sekretaris Ben mengenai para direktur yang datang untuk memberikan laporan mengenai tingkat kepuasan konsumen.


Seketaris Ben menghampiri Helmi dan membangunkannya. Helmi terbangun dan bertanya, "Ada apa Ben?"


Seketaris Ben berbisik kalau dia tidak pernah melihat Helmi bersantai dan tertidur selama bertahun-tahun dia bekerja untuk Helmi.

__ADS_1


Helmi yang tidak tahu kalau ada para manajer, menjelaskan kalau dia tidak bisa tidur selama dua hari karena gadis itu (Lina). Para direktur terkejut mendengarnya ditambah lagi Helmi berkata kalau dia juga menggendong gadis itu.


Helmi terus berteriak dan bahkan menguap. Dan ketika dia berbalik, dia benar-benar terkejut melihat ada direktur lain datang.


Para direktur segera meminta maaf dan menyuruh Helmi untuk melanjutkan istirahatnya, "Silahkan lanjut Tuan Helmi istirahatnya, masalah ini bisa besok."


Helmi hendak menjelaskan maksudnya tetapi para direktur sudah keluar. Sekretaris Ben menghampirinya dan berkata kalau mereka tidak mendengar apapun tadi dan menyuruh Helmi untuk lanjut istirahat.


Helmi mendesah kesal. Dia teringat apa yang terjadi subuh tadi.


__________________________________________


Terima kasih sudah baca Reader.


Jangan lupa di like dan komen.


___________________________________________

__ADS_1


__ADS_2