
Kita main teka-teki iya hari ini. 😁
Keesokan harinya di apartemen Helmi, Lina sudah berpakaian rapi, menggunakan setelan blazer berwarna biru muda. Dia memanggil Helmi dari bawah. "Bos Helmi.. Bos Helmi.." karena Helmi tidak menjawab dia berlari ke atas ke kamar Helmi.
Kamar Helmi terbuka lebar, Lina masuk ke dalamnya. Helmi sepertinya sudah pergi duluan sejak tadi. Lina keluar apartemen dengan muka sedih, "Apa salahnya membantuku, ini kan buat perusahaan dia juga," lirih Lina.
Saat sampai di lobi apartemen, "Nona Lina, kamu membuatku menunggu setengah jam di sini." Kata pria berjas hitam berdasi abu-abu yang berdiri di depan Lina.
Lina kaget tiba-tiba ada yang menegurnya, dan dia adalah Helmi. "Kau menunggu ku? Berarti kita jadi pergi? Maaf maaf.. Aku tak tau kalau kamu jadi menemani ku." Lina melihat Helmi membawa koper. "Hah, kamu membawa koper? Untuk apa? Bukannya kita akan pulang di hari yang sama?" Helmi tak menjawab.
Saat Lina ingin masuk, Helmi memanggilnya dan meminta Lina menaruh kopernya di dalam mobil. Lina menurut menaruh koper Helmi di jok belakang dan berkata, "Namanya saja budak, pasti di suruh apapun aku menerima," gerutu Lina. Helmi mendengar ucapan Lina sedikit tersenyum.
Setelah menaruh koper, Helmi memberikan kunci mobilnya kepada Lina. "Aku yang menyetir?" tanya Lina.
Helmi menjawab, "Tentu saja." Helmi menunjuk pintu. Lina mengerti isyarat yang diberikan Helmi.
Lina membukakan pintu belakang, saat Helmi mau masuk Lina bilang tunggu dan dia berada di depan Helmi. "Silahkan masuk, mari saya antar." Lina menirukan gaya pelayan hotel. Helmi masuk ke dalam mobil dan tersenyum.
Mobil rolls royco ghost berwarna putih mulai melaju. Lina di jalan menyalakan musik, tetapi Helmi meminta mematikan musik nya karena menganggu dia.
"Bos biasa lagu apa yang kamu dengar saat menyetir?" tanya Lina. Melihat Helmi dari spion dalam mobil.
Helmi menjawab, "Aku tidak mendengarkan lagu saat menyetir." Helmi memejamkan matanya.
"Apa kamu tidak bosan bos, tidak mendengarkan lagu? tanya Lina. Lina melihat Helmi lagi dari spion dalam, Helmi menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Lina merasa bosan, " Bos bagaimana kalau aku cerita lucu saja?" tanya Lina. Helmi menolaknya. "Tebak-tebakan saja ya bos," ucap Lina. Sebelum Helmi menjawab Lina langsung memulai teka-teki nya.
"Siapa penyanyi yang susah menelan? Ayo jawab bos. 1..2..3.." Lina menghitung kesempatan Helmi menjawab. "Ed Sered. haha.. Bos ada lagi, artis siapa yang suka sepedaan? 1..2..3.. Selena Gowes..haha.." Helmi hanya diam, dia hanya menghela nafas.
"Ada lagi bos, bos tau tidak kenapa pohon mangga harus di tebang?" Helmi mengangkat alisnya. "Tidak tau lagi ya bos, jawabannya kalau di cabut berat. haha.." Helmi menutup wajahnya dengan tangan, dia tersenyum tapi dia tidak mau Lina tau kalau dia tersenyum.
"Ada lagi bos, hewan-hewan pada pergi ke sekolah. Siapa yang selalu terlambat masuk sekolah?" Lina melihat Helmi dari kaca. Helmi hanya diam. "Mudah sekali bos, yang telat datang pasti kaki seribu lah. Kakinya kan banyak jadi pakai sepatunya lama. Haha.."
Helmi tetap diam tak berbicara, Lina masih berusaha membuat Helmi berbicara, "Bos satu lagi iya teka-teki nya. Artis siapa yang suka marah-marah? 1..2..3.. Anjasmaramara. Haha.. Kalau artis itu, kalau bos yang suka marah iya ada di sini." Hibur Lina lalu dia tertawa. Helmi menggelengkan kepala nya tak bereaksi yang lain.
"Bos, aku dengar ada cicak yang bikin mati ya?" tanya Lina.
"Kamu baca dimana? Jangan asal bicara," kata Helmi.
"Iya bos, beneran ada bos. Cicak napas melihat senyummu." Jawab Lina lalu tertawa.
Di tempat lain, di kantin kantor. Ben sedang minum kopi dan bersedih. Asisten Anita datang dan menanyakan apa yang terjadi dengan Ben sehingga dia bersedih tidak seperti biasa, pasti ada yang di pikirkan.
Ben menjawab, "Sudah jam makan siang, tapi bos belum datang ke kantor. Kabar pun tidak ada, seperti bukan bos yang biasa. Apa dia sudah tidak menganggap ku asisten pribadi nya lagi?" Kata Ben, lalu dia meminum kopinya.
"Seharusnya kamu senang, bos tidak datang hari ini. Jika ada dia, sekarang kita tak mungkin bisa makan siang lebih awal," sambung Asisten Anita.
"Tapi.. Dia biasa memberikan kabar apapun tapi ini tidak. Apa ini tidak aneh?" lanjut Ben.
"Kamu yang aneh, sekali-sekali bos kita punya waktu sendiri yang tidak mau orang tau!Lagipula, kamu biasa selalu bilang dia sangat susah di layani. Sekarang dia tidak ada di sini kamu merasa kehilangan. Apa yang di gosipkan orang selama ini benar?" Ucap Asisten Anita tersenyum.
__ADS_1
"Ada gosip apa tentang ku dan bos?" Ben kaget karena dia ketinggalan berita.
"Kalian di sebut sepasang kekasih," bisik Asisten Anita.
"Apa... Kalian salah menilai, bos itu orang yang sangat susah di mengerti atau layani. Aku dan dia tidak ada apa-apa. Cukup rumit menjelaskan nya, orang seperti mu tidak akan mengerti," cakap Ben.
Asisten Anita menaruh sendok garpu di piringnya, "Sudahlah aku pergi saja, nikmati saja makananku jika kamu mau." Asisten Anita pergi meninggalkan Ben.
"Apa ada yang salah dengan perkataan ku," lirih Ben. Ben melihat seporsi makanan milik Anita belum tersentuh, lalu dia memakannya.
Di rumah kediaman Andreas, Tuan Yovi, Ibu Lina dan adiknya pulang dari luar negeri.
Ibu Lina bertanya kepada Asisten rumah tangga di rumahnya, "Bibi, apa Lina sudah kembali? Mengapa dia tidak menjawab telepon ku?" tanya Ibu Lina.
Asisten rumah tangga mereka hanya diam, karena dia takut salah jawab. Ella yang mendengar dari tangga, turun dan menjawab pertanyaan Ibu Lina. "Anakmu sudah pergi dari sini. Dia sadar dirinya siapa. Bukan sepertimu," ketus Ella.
"Diam kamu Ella, sopan sedikit sama ibumu. Kita baru pulang harusnya kamu sambut kita dengan baik," bela tuan Yovi.
Ella makin emosi karena ayahnya malah membela Ibu Lina. "Ibuku hanya satu dan dia sudah tiada." Ella berbicara sambil melotot. Dia Mengandeng adiknya dan membawa ke lantai dua.
Ibu Lina mengikuti Ella ke atas. Dia ingin bertanya dimana sekarang Lina berada karena dia tidak bisa menghubungi Lina selama dia di luar negri.
Mungkin kita kalau di posisi Ella bakal gitu kali iya. 🤔
Bagi pembaca jangan lupa komen dan like, yang punya teka-teki juga boleh tulis nanti thor jawab. 😙
__ADS_1