PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Mie Lidi (1)


__ADS_3


Setelah makan mereka kembali ke mobil. Mereka kembali ke jalan tadi mereka pulang, tetapi jalan masih di tutup dan di jaga polisi.


Lina menyarankan kalau mereka menginap saja dulu, karena sudah jam lima sore.


Mereka menuju hotel yang tadi mereka lewatin, hotel ini satu-satunya yang terbesar di daerah tersebut. Sesampai di dalam hotel ternyata hanya 1 kamar yang tersisa.


Lina bilang ke pemilik hotel kalau mereka bukan pasangan, jadi tidak bisa tidur dalam satu kamar.


Pemilik hotel berkata, "Bagaimana kamu mau tidak? Sekarang lagi ada artis Aurel Moere jadi kamar di sini pada penuh, para idolanya menginap di sini."


"Apa benar hanya satu kamar bu?" tanya Lina. Pemilik tersebut mengangguk. Lina melihat Helmi, Helmi hanya diam memasang muka bete.


"Kalau tidak mau, tidak apa-apa!" Tegas pemilik hotel dia memasukan kembali kunci kamar yang kosong ke dalam lacinya.


"Iya, kita mau bu." jawab Lina. Pemilik hotel tersebut meminta KTP Lina.


"Bos, mana KTP mu. Sini buat mengisi data," ucap Lina.


Helmi mendekat ke Lina, "Mengapa pakai KTP mu, kan ada KTP mu."


"KTP ku kan kamu tahan bos malam itu. Cepat berikan KTP mu." Lina meminta ke Helmi.

__ADS_1


"Nona, mana mungkin aku tidur di tempat begini." Lina mengisyaratkan Helmi diam dengan memposisikan jarinya di depan bibir.


Pemilik yang mendengarnya marah, "Kamu kira tempatku sangat jelek!"


"Tidak bu, dia hanya asal berbicara." Lina berbicara sambil tersenyum.


Lina menarik Helmi ke pojokan dia mencubit tangan Helmi, "Cepat berikan KTPnya, kamu mau kita tidur di dalam mobil? Pria sejati itu bisa tidur di mana saja. Bisa di tempat bagus, tempat buruk." Lina mengarahkan tangannya ke depan dada Helmi untuk memberi KTP nya.


Pemilik memanggil Lina, Lina berlari mendatangi nya. "Cepat kalah mau pesan kamar ini, saya sedang repot."


Helmi malah keluar hotel meninggalkan Lina. Lina geleng kepala melihat sikap Helmi, Lina memberi DP ke pemilik hotel dan bilang akan kembali lagi. Lina mengejar Helmi yang keluar.


Pukul 21.00. Lina dan Helmi berada di dalam mobil. "Bos, aku lapar sekali. Aku tidak punya uang, tadi buat bayar DP hotel." Lina memegang perutnya.


"Nona Lina ini kecil-kecil makannya banyak," sambung Helmi.


"Kamu boleh makan tapi tidak dalam mobilku!" jelas Helmi. Helmi memberi Lina duit.


"Terimakasih bos." Lina menyetir dan berhenti di depan minimarket Law***.


Lina berlari menuju minimarket tersebut, dia mengambil onigiri, oden dan cemilan lainnya. Setelah membayar dia langsung ke dalam mobil Helmi.


Lina duduk di mobil bagian belakang bersama Helmi. "Bos ini aku membeli banyak, ayo kita makan bareng." Ajak Lina sambil mengeluarkan cemilan dalam plastik.

__ADS_1


Helmi tampak kesal, "Sudah aku bilang, aku tidak mau ada orang yang makan dalam mobilku." Helmi menutup hidung mencium bau oden dalam mobilnya.


"Tapi bos, kamu tidak ikut makan? Ini ada cemilan mie gem**, twis**, mie lidi cemilan jaman dulu. Bos tidak mau?" Lina bertanya dan menunjukkan cemilan-cemilannya.


Helmi menggeleng dan mengisyaratkan Lina keluar dari mobilnya kalau ingin makan.


Lina keluar dari mobil Helmi, cemilannya di tinggal di dalam mobil. Lina hanya membawa oden dan onigiri nya.


Di dalam mobil, Helmi melihat cemilan mie lidi. Dia melihat Lina sedang asik makan di dalam law***, Helmi mengambil sedikit mie lidi yang ada dan memakannya. Dia kepedasan, untungnya dia menyimpan air mineral di dalam mobilnya.


Helmi makan dan minum sangat rapi, setelah itu dia mengelap mulut dan menyemprotkan spray penghilang bau mulut. Semua terlihat rapi dan harum hingga Helmi tak terlihat seperti memakan mie lidi tersebut.


Lina sudah selsai memakan onigiri dan oden nya, dia membeli minum. Setelah membeli minum, Lina minum dahulu lalu kembali ke mobil.


****


Duh Helmi mau makan mie lidi aja diam-diam. Siapa yang suka mie lidi angkat tangan? ☝


Happy Eid Mubarak.


Mohon maaf lahir batin. 🙏


Maafkan Thor bila ada salah selama ini.

__ADS_1




__ADS_2