PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Tekat Ella


__ADS_3

Lina mulai masuk ke perusahaan dan bekerja. Ella melihatnya dan menegurnya. Dia menyebut Lina yang tidak mempunyai rasa malu setelah tujuh tahun (masuk ke keluarganya). Lina balas menjawab kalau Ella juga masih memakai cara rendahan untuk mempermalukan orang lain bahkan setelah tujuh tahun yang lalu. Hal itu membuatnya sangat kecewa dan merasa Ella seperti bocah.


“Jika kau masuk perusahaan kami, jangan salahkan aku kalau kejam padamu. Satu lagi, kau bakal cepat keluar dark perusahaan ini!" Ancam Ella.


Lina tidak peduli dan beranjak pergi dengan santainya. Ella tambah marah melihatnya.


Dia masuk ke ruangan lalu mengambil profil Lina. Ella memberikan profil Lina pada ayahnya dan protes mengenai Lina yang merupakan pegawai baru tapi sudah mendapat posisi manajer.


"Apa ayahnya ingin perusahaan bangkrut?" Tanya Ella.


“Bangkrut? Kalau begitu ayah tanya padamu. Pada hari saat kau masuk perusahaan, kau menjadi manajer, kan? Kenapa kau tidak protes? Kenapa kau tidak bilang kalau perusahaan kita akan jatuh?” Tanya Tuan Yovi balik.

__ADS_1


“Ayah pikir dia punya kualifikasi jika dibandingkan denganku?” Jawab Ella dengan marahnya.


“Kalian semua putriku. Kenapa tidak? Ayah harus bersikap adil di keluarga ini.” Jawab Tuan Yovi.


Ella marah mendengar ayahnya juga menyebut Lina sebagai putrinya. Dia tidak terima karena putri Yovi Andreas hanyalah dirinya. Tuan Yovi segera menasehati Ella agar menjadi lebih dewasa sesuai usianya dan dia harap Ella mau berubah menjadi lebih sopan dalam pekerjaan, sikap dan juga dalam bicara.


Ella protes kalau selama ini dia sudah sopan. Tuan Yovi menceramahi sikap Ella yang tidak sopan kepada ibu tirinya padahal ibu tirinya sudah berusaha sebaik mungkin padanya termasuk Lina. Ella tetap protes kalau dialah putri kandung ayahnya bukan Lina. Tuan Yovi tidak peduli dan berkata kalau dia memberikan posisi di perusahaan karena Lina memiliki kualifikasi, sementara Ella sudah tiga tahun di perusahaan namun belum memberikan kontribusi apapun. Mendengar itu Ella makin membara.


Ella menerima tantangan tersebut. Ella keluar dari ruangan Tuan Yovi. Mobil Ella melaju meniggalkan kantor Grup Andreas, dia pergi ke Perusahaan Bulan.


Sekretaris Ben masuk ke dalam ruangan Helmi dan memberitahu kalau ada tamu dari Grup Andreas yang ingin bertemu dengannya. Helmi tidak mau menemuinya karena tamu itu belum membuat janji, tidak adil rasanya kalau dia mengizinkan Grup Andreas untuk masuk.

__ADS_1


Sekretaris Ben mengerti dan hendak menyampaikan hal tersebut pada Ella. Namun, ternyata Ella sudah nyelonong masuk ke ruangan Helmi. Dia bahkan langsung memperkenalkan dirinya tetapi Helmi mengomentari sikap Ella yang tidak sopan karena masuk tanpa izin. Dia mengabaikan Ella yang berdiri di depannya dan tetap sibuk dengan pekerjaan di laptopnya.


Ella dengan tebal muka malah terus berbicara memberitahu tujuannya yang ingin mengajak Bulan Online untuk bekerja sama dengan perusahaan konveksi/garmen Andreas. Dia juga menyerahkan proposal ke meja Helmi dan terus berbicara mengenai kelebihan Grup Andreas, tetapi Helmi mengabaikannya.


Duh Ella nekat ya reader 😂


Hy reader....


Jangan Lupa komentar dan like nya 👍..


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2