PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Terungkap


__ADS_3

Wah makin seru๐Ÿ˜.



Raditya datang melihat Lina di tampar Aurel. Raditya mendorong Aurel agar menjauh dari Lina, "Ada apa ini? Mengapa kamu menamparnya?" tanya Raditya dan melotot ke Aurel.


"Pegawai mu menjilpak mu, aku mau dia di pecat sekarang juga! Adakan jumpa pers untuk meminta maaf padaku! Kalau tidak di lakukan, aku akan laporkan ke kantor polisi!" kesal Aurel. Dia menunjuk Lina dengan telunjuknya.


Raditya menutupi Lina dengan badannya dari Aurel, "Ada apa Aurel? Kamu jelaskan dulu semuanya dari awal. Jangan begini!" ucap Raditya.


Aurel meminta managernya membawakan rancangannya. Manager datang membawa manekin plus rancangan Aurel. "Coba kamu lihat, Dit! Dia menjiplak! Kupu-kupu ini juga ada di desainnya!" bentak Aurel.


Lina akhirnya berbicara, "Aku tidak menjiplak, aku tidak tahu bagaimana ada kupu-kupu di sini. Nona Aurel aku tidak mungkin mencuri desain utamamu. Itu sangat bodoh bila aku melakukan nya." Lina berkata sambil berkaca-kaca.


Raditya membela, "Aurel, Lina tidak mungkin melakukan ini. Ini sangat bodoh kalau dia lakukan. Kamu pikirkan baik-baik, Rel."


Renatta ikut berbicara, "Benar, Lina tidak mungkin mencuri desain mu Nona Aurel. Dia sebelumnya sudah pernah di peringatkan. Tidak mungkin dia melakukannya seperti dulu."

__ADS_1


Reporter mendekat dan bertanya, "Apa sebelumnya pernah terjadi? Kamu pernah mencuri desain orang lain?" bertanya kepada Lina.


"Aku awalnya sudah mempercayaimu, aku di beritahu Feri kalau kamu orang yang pintar. Tapi sekarang terbukti, kamu punya hobi menjiplak," sambung Aurel dia mendekati Lina lagi. Raditya menahannya agar Aurel tidak dekat dengan Lina.


Renatta tersenyum licik dan Lina melihatnya dan berpikir ini rencana Renatta. "Kalian tidak percaya padaku?" tanya Lina.


Raditya memegang tangan Lina dan bilang dia percaya sama Lina. Lina melepaskan pegangan Raditya.


Aurel berkata kepada Raditya, kalau Raditya terus membelanya. Dia akan memutuskan hubungan kerjasama dengan perusahaannya, dan itu akan menimbulkan masalah besar.


Raditya bingung karena dia tidak mungkin menyalahkan Lina, di sisi lain dia tidak ingin membuat perusahaannya rugi. Dia hanya diam memandang Lina.


"Ok. Coba kamu jelaskan," sambung Aurel.


"Nona Lina bukannya penjiplak sesungguhnya, dialah yang menjilpak." Helmi menghadap ke Renatta.


Renattta membela dirinya, "Bos bagaimana aku yang melakukannya, ini kan karya Lina."

__ADS_1


Helmi membuang muka ke Renatta, "Ini bukan rancangannya, kamu sudah mengubahnya!" kesal Helmi.


Lina dan Aurel melotot memandang Renatta, setelah mendengar ucapan Helmi.


"Bos, anda jangan bicara sembarangan. Apa bos mempunyai buktinya?" kata Renatta.


Helmi menjawab, "Tentu saja aku mempunyai buktinya! CCTV sudah merekam perbuatan mu!"


Renatta melihat ke arah CCTV, "Bos, CCTV itu rusak, semua orang di sini sudah tahu. Bagaimana bisa merekam?" Renatta mulai ketakutan.


Helmi dengan muka jutek, "Itu benar, aku sudah membenarkannya sejak dua hari lalu. Sini Akbar. Dia lah yang memperbaiki nya. Aku sengaja memanggil dia karena kalah orang lain takut akan tersebar kemana-mana," kata Helmi.


Akbar menyalakan notebook nya dan melihatkan hasil rekaman CCTV yang ada di sekitar sana.


Hihi kasian deh Renatta ๐Ÿ˜,


Thor usahakan bab selanjutnya hari ini.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, Vote juga boleh hehe



__ADS_2