PASANGAN TERBAIKKU

PASANGAN TERBAIKKU
Rindu


__ADS_3

Pria itu mengajak Lina berlari di tempat yang sepi. Lina kaget, ternyata pria itu adalah Raditya. Lina membuka , mengedipkan matanya, menampar pelan pipinya untuk mememastikan ini asli atau tidak.


Tiba-tiba Radit ya memeluk Lina dengan penuh kerinduan. Lina meminta Raditya untuk melepasnya.


Raditya melepaskan pelukannya. "Aku senang bisa melihatmu lagi. Sembilan tahun meninggalkanku tanpa alasan, sekarang bisa jelaskan alasannya?" Tanya Radit sambil tersenyum.


“Ada. Mari kita tidak bertemu satu sama lain lagi.” Jawab Ella memalingkan mukanya.


Raditya marah mendengarnya. Lina terlihat seperti menahan perasaannya. Lina berkata kepada Raditya, "Aku sudah berjanji pada Omamu, Dit. Kita tidak akan pernah bertemu lagi."


Raditya tidak terima dengan alasan itu. Raditya menegaskan kalau itu adalah Omanya dan bukan Oma Lina jadi untuk apa Lina mendengarkan perkataannya?


Lina menatapnya. Dia mencoba tersenyum dan menjawab kalau itu karena Oma Raditya memberinya uang dan dia menerimanya. Jadi, dia harus menepati janjinya tidak boleh mengingkarinya.


Raditya tidak percaya. Jika Lina mau menepati janji dengan Omanya kenapa tidak mau menepati janji dengannya?

__ADS_1


“Itu karena aku tidak memberimu uang?” tanya Raditya, melihat Lina yang hanya diam.


Lina terlihat terluka, menggigit bibir bawahnya, matanya berkaca-kaca.


“Atau… kau mau bersamaku karena uang? Kau membutuhkan uang yang banyak? Kalau iya, mengapa tidak memberitahuku? Aku salah satu pewaris Grup Bulan. Seluruh perusahaan ini adalah milikku. Berapa banyak uang yang kau butuhkan, aku bisa memberikannya padamu.”


“Karena mengambil uang dari Omamu mengurangi bebanku. Jika aku mengambil milikmu, aku masih harus berpura-pura mencintaimu. Benar-benar melelahkan,” jawab Lina. Dalam hati Lina, dia harus membuat Raditya benci kepadanya.


Raditya langsung menarik tangan Lina dan ingin memeluk Lina, Lina menangkis tangan Raditya.


Raditya berteriak " Iya, seumur hidupku tidak akan bertemu denganmu lagi. Pergi sana!"


Helmi sudah kembali ke kantornya, dia memanggil Ben ke ruangannya. Helmi memerintahkan Ben agar mencari tahu mengenai identitas Lina dan hubungannya dengan adiknya. Tetapi Ben dengan pede, memberitahu kalau dia sudah tahu.


Helmi heran dan bertanya "Bagaimana Kau bisa tahu Ben? Apa sebelumnya pernah melihatnya?"

__ADS_1


Ben menjelaskan "Wanita itu adalah cinta pertama Tuan Raditya."


Helmi meminta Ben melanjutkan yang dia tau tentang Lina.


Ben melanjutkan, sifat Lina ini sangat lancang. Dalam hati, Helmi membenarkan, kalau Lina bukanlah wanita gampangan karena berani menantangnya.  


Ben mulai bercerita. Dia memulai ceritanya dengan mengakui kalau wanita yang paling menakutkan baginya adalah Ketua/Oma. Namun, dia tidak pernah menyangka kalau akan ada yang berani melawan Ketua dan orang tersebut adalah Lina. Helmi jadi penasaran karena Ketua sudah pernah bertemu dengan Lina dan bertanya apa yang terjadi?


Kejadian itu terjadi sekitar 9 tahun lalu. Saat itu, dia baru mulai bekerja di Grup Bulan dan terpilih untuk bekerja dengan Ketua/Oma. Saat itu, Lina berpacaran dengan Helmi karena mereka tumbuh bersama. Dia juga tidak tahu apa yang terjadi, namun saat itu, Ketua mengetahui hubungan mereka dan berusaha memisahkan mereka dengan uang.


___________________________________________


Terima kasih sudah membaca Readers


Jangan lupa like dan komen

__ADS_1


____________________________________________


__ADS_2