
Bab sebelumnya Helmi di minta Lina untuk syuting Iklan bareng Aurel. Apa Helmi akan menyetujuinya?
Yuk simak.
Lina tetap meminta Helmi untuk memikirkan ide yang dia berikan.
Ben ikut berbicara, "Bos, ada benarnya yang Nona Lina bilang bos." Ben menutup mulutnya dengan tangan, takut Helmi marah dengan perkataannya.
Helmi yang awalnya duduk di kursi, dia berdiri membela dirinya, "Kalian tahu, posisiku di sini? Berani-beraninya kalian memanfaatkan ku. Aku tidak mau dengar masalah pemasaran bersangkutan dengan gosip itu. Aku tidak mau melakukan. Aku di sini bos." Tegas Helmi sambil memegang dasinya.
"Bos, kamu tidak perlu memperlihatkan wajahmu hanya punggung mu saja tidak apa-apa bos," sambung Lina.
"Tidak mau!" Helmi menolak.
"Aku sebagai penanggung jawab proyek ini, aku mau adil. Ayo ajak bagian operasional proyek ini untuk mendengar ide ku. Kalau mereka menolak, aku akan diam tidak akan membahasnya lagi." Lina berusaha keras atas idenya.
Para bagian operasional hadir di ruang rapat. Lina berdiri di depan, di samping Helmi. Lina memberikan pendapatnya tentang masalah gosip Helmi dengan Aurel.
Mereka memberi tepuk tangan untuk Lina. Mereka setuju dengan pendapat Lina, tetapi Helmi tetap saja menentang pendapat Lina. Dia keluar ruang rapat dengan muka kesal.
__ADS_1
...*****...
Hari H syuting terakhir Aurel untuk iklan pertama Mall Bulan. Aurel beberapa kali salah, dan mengulangi nya. Lima jam telah berlalu akhirnya selsai juga syuting mereka. Lina, Aurel, sutradara dan pegawai lainnya mereka makan-makan. Mereka merayakan keberhasilan syuting mereka.
...*****...
Iklan Aurel sudah keluar, banyak komentar baik untuk iklan Aurel. Mereka menganggap iklan Aurel sangat bagus.
Di apartemen Helmi, Lina baru bangun tidur. Dia ke ruang makan mengambil minum, duduk lalu minum air mineral. Kebetulan Helmi baru selesai dengan sarapannya.
Helmi menegur Lina, "Kamu jam segini baru bangun, apa kamu tidak masuk kerja?" tanya Helmi.
Lina memajukan tangannya ke depan dada dia meminta izin kepada Helmi untuk tidak masuk hari ini karena dia lelah, selama tiga hari dirinya kurang istirahat karena harus sibuk dengan syuting Aurel.
Lina senang dan berjoget ketika Helmi pergi, karena dia bisa bersantai hari ini. Saat Lina berjoget, Helmi datang untuk mengambil kunci mobilnya yang berada di meja makan. Helmi tersenyum melihat Lina dan Lina menutup matanya dengan kedua matanya.
...*****...
Sore hari Lina sedang memantau presentasi iklan Aurel setiap menit terus meningkat Lina sangat senang. Semoga bisa sampai 100 juta penonton.
...*****...
__ADS_1
Di ruangan desain Grup Bulan, para karyawan sedang berkumpul dan melihat presentasi iklan mereka.
Karyawan A berkata, "Yes, melebihi 100 ribu viewers, kita berhasil." Mereka lalu melompat kegirangan.
Renatta yang melihatnya menegur mereka, "Sudah jam 5 sore kalian tidak siap-siap pulang."
Karyawan lain pura-pura tidak mendengar ucapan Renatta. Karyawan dari bagian operasional datang, bahwa penjualan perusahan mereka naik sebanyak lima kali, dan kita harus lembur mempersiapkan nya.
Karyawan lain bersorak hore mereka senang kerja mereka kali ini tidak sia-sia.
...******...
"Akhirnya bisa sampai 100 juta, aku bisa tidur dengan tenang," ucap Lina. Dia mematikan laptopnya lalu tidur dengan nyenyak.
...*****...
Renatta pergi ke toilet, dia sedang mengetik handphone nya sambil tertawa licik.
Apalagi yang Renatta buat sih ya? 😤
Jangan lupa like dan komen.
__ADS_1