
Sorot mata Feng Yaoshan yang bergerak tak beraturan seperti membuktikan jika ia sedang menyembunyikan sesuatu. Menyaksikan kegugupan yang mulai muncul di wajah Feng Yaoshan, Shen Shen sakit hati karena merasa dikhianati oleh teman sendiri.
Feng Yaoshan melihat kekecewaan di sorot mata Shen Shen, hal serupa juga terjadi pada dirinya. Ia juga seperti dilanda kekecewaan oleh keputusannya sendiri. Keputusan yang mungkin telah membuat Shen Shen akan tidak menyukainya untuk waktu yang cukup lama, atau bahkan selama-lamanya.
“Saudara Zhou, jika aku berkata jujur apakah saudara Zhou bisa menjamin akan mengantar nona Shen pulang ke Caihong dengan selamat?” Feng Yaoshan akhirnya mengatakan sebuah kalimat yang menjelaskan jika dirinya berada di posisi yang keliru.
Zhou Fu melepaskan cengkraman tangannya dari leher Feng Yaoshan, tangan Zhou Fu membuat gerakan untuk memerintah Feng Yaoshan duduk kembali ke kursi. Feng Yaoshan mengikuti perintah Zhou Fu, dalam hatinya, ia sangat ingin membuat perhitungan pada Zhou Fu. Tapi ia bahkan tak yakin apakah nyawanya kali itu bisa selamat atau tidak. Feng Yaoshan sebelumnya memang tak menyangka jika orang yang ia hadapi adalah orang yang tak mengerti kedudukannya.
Selama ini, Feng Yaoshan tak pernah mengalami kesulitan ketika melakukan perjalanan di berbagai wilayah. Identitasnya sebagai bangsawan kelas satu di Caihong dan sekaligus status keluarga ibunya yang kuat di Shamo membuat semua orang akan berpikir seribu kali jika hendak berbuat buruk padanya.
Sayangnya, kehebatan perlindungan dan hak istimewa seorang bangsawan kelas satu Caihong sama sekali tak dimengerti oleh Zhou Fu. Ketidaktahuan tersebut membuat posisi Zhou Fu justru berada di pihak yang unggul, ia bebas menggunakan kekuatannya tanpa harus terbayang-bayang oleh sanksi hukum negara Caihong.
“Duduk dan ceritakan semua yang kau tahu, dan kau Shen Shen, tetap berdiri di belakangku! Pria ini sepertinya menyembunyikan banyak hal,” tukas Zhou Fu memerintah dua orang yang ada di ruang penjamuan tersebut.
Shen Shen mengikuti instruksi Zhou Fu, ia melangkah dengan hati-hati ke balik tubuh Zhou Fu, seperti biasa ia akan menjadi patung dan menunggui Zhou Fu menyelesaikan masalah yang ada.
“Sekarang, mulailah bercerita. Semuanya!” Zhou Fu menunjuk wajah Feng Yaoshan dengan jari telunjuknya, jika dihitung menggunakan pasal-pasal yang ada di negara Caihong, Zhou Fu sudah melakukan banyak kesalahan berat karena telah berbuat buruk pada bangsawan kelas satu.
__ADS_1
Feng Yaoshan menarik napas dalam, satu tangannya yang berada di atas meja terlihat sibuk mengetuk-ngetuk permukaan meja menggunakan jari-jemarinya. Sebuah gerakan yang biasa dilakukan seseorang ketika merasa cemas dan tak nyaman.
“Tuang Zhengyi sedang melakukan perjanjian rahasia dengan asosiasi Naga Perak. Naga Perak adalah asosiasi yang ada di wilayah tembok raksasa Caihong, ibuku memiliki kedudukan penting di dalam asosiasi tersebut. Siapa pihak yang bertanggung jawab atas penculikan nona Shen, aku tak tahu. Yang aku tahu adalah, asosiasi Naga Perak berjanji untuk menemukan dan membawa nona Shen ke Caihong. Keberadaanku di Dengguang tentu saja dalam upaya menemukan nona Shen,” Feng Yaoshan menghentikan pengakuannya. Ia berharap Zhou Fu akan berhenti menginterogasinya sebab tentu saja sedikit kekeliruan dalam menjawab, nyawanya akan menjadi taruhan.
Zhou Fu memejamkan mata sebentar usai mendengar pengakuan panjang dari Feng Yaoshan. Untuk beberapa saat, Zhou Fu seperti memikirkan sesuatu, lantas ia membuka matanya kembali dan mulai menanyakan beberapa hal lagi pada Feng Yaoshan.
“Mengapa asosiasi Naga Perak berjanji untuk membawa pulang Shen Shen?” Zhou Fu mengangkat kedua alisnya, kalimat Feng Yaoshan seolah memiliki arti jika asosiasi Naga Perak telah melakukan kesalahan dan kemudian memperbaikinya lewat sebuah perjanjian rahasia.
Feng Yaoshan terlihat kaget dengan pertanyaan Zhou Fu, ia baru menyadari jika ia salah memilih kata-kata. Setidaknya, pertanyaan dari Zhou Fu adalah pertanyaan yang selama ini ia tanyakan pada ibunya. Dan sejujurnya, ia sendiri juga tak begitu mengerti, mengapa asosiasi Naga Perak melibatkan diri, atau memang terlibat.
Feng Yaoshan memberi jawaban dengan gelengan kepala pelan, ia berharap Zhou Fu benar-benar percaya jika ia memang tidak tahu.
Zhou Fu melangkah mendekati Feng Yaoshan, ia meraih telapak tangan Feng Yaoshan kemudian meraba-raba denyut nadi Feng Yaoshan yang ada di bagian bawah telapak tangannya.
“Katakan dengan jujur, ke mana tujuanmu membawa Shen Shen? Kepada ayahnya atau kepada asosiasi Naga Perak?” Zhou Fu bertanya sembari memegangi denyut nadi Feng Yaoshan untuk memastikan apakah pria tersebut memberi jawaban jujur atau berbohong.
Feng Yaoshan menggeleng-gelengkan kepala lagi, kali ini bukan sebagai isyarat ia tak mengerti. Tetapi sebuah isyarat kebingungan sebab jawaban dari pertanyaan tersebut akan membuat Shen Shen kecewa padanya.
__ADS_1
“Sejujurnya, tentu saja aku ingin membawa nona Shen pada ayahnya. Tapi jalan itu terlalu berisiko, beberapa kelompok di luar sekutu asosiasi Naga Perak juga sedang memburu nona Shen. Aku berniat membawa nona Shen kepada asosiasi Naga Perak. Tentu demi kebaikan nona Shen juga,” jawab Feng Yaoshan dengan sangat jujur sebagaimana itu juga yang ada di kepalanya.
“Apakah kau bisa menjamin jika asosiasi Naga Perak adalah pihak yang baik? Jika asosiasi Naga Perak tidak terlibat dalam hilangnya Shen Shen, mengapa mereka harus melakukan perjanjian rahasia dengan tuan Zhengyi? Jika kau peduli pada Shen Shen, tempat terbaik bagi Shen Shen adalah keluarganya!”Zhou Fu melepaskan pergelangan tangan Feng Yaoshan dengan kasar.
Dari pengakuan-pengakuan Feng Yaoshan, kini Zhou Fu mulai mencurigai pihak asosiasi Naga Perak. Hanya saja, sejujurnya Zhou Fu belum mengerti apa maksud dari asosiasi. Apapun itu, Zhou Fu yakin asosiasi Naga Perak terlibat dalam kasus yang menimpa keluarga Shen Shen.
“Sebutkan nama-nama kelompok yang bekerja sama dengan asosiasi Naga Perak, Senior!” Shen Shen yang tadinya hanya mematung, kini mulai ikut terlibat dalam proses interogasi. Kebetulan Shen Shen teringat dengan pendekar perempuan yang bernama Rao Guohoa yang telah bertarung dengan Zhou Fu sebelumnya.
“Nona Shen, berjanjilah untuk tidak membenciku…” Bukannya menjawab pertanyaan Shen Shen, Feng Yaoshan justru memohon simpati pada perempuan yang sangat ia cintai, “apapun yang kulakukan, semuanya adalah untuk kebaikan nona Shen!”
Shen Shen membalas dengan senyum yang sedikit kaku. Dalam lubuk hati yang dalam, Shen Shen percaya jika Feng Yaoshan tak memiliki maksud buruk padanya, tapi tetap saja pengakuan jika ia akan dibawa kepada asosiasi Naga Perak membutnya sedikit kecewa.
“Senior, kita adalah teman baik. Selamanya kita akan menjadi teman. Karena itulah, saat ini aku sedang membutuhkan bantuan dari teman baik, aku ingin kembali pada keluargaku. Jika senior Feng bisa membantu, itu akan membuatku sangat bahagia,” Shen Shen memperlihatkan wajah yang memelas, sebuah keahlian yang bisa membuat banyak pria bisa berada dalam bahaya.
Ketika Shen Shen memunculkan wajah memelas tersebut, nyatanya hampir semua pria akan berkata ‘iya’ pada semua permintaan Shen Shen.
\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Besok lagi yess… Trims yang sudah bersabar menunggu…
Btw semua chapter saya selalu lebih dari 1000 kata, ukuran yang standar untuk satu chapter. Jadi kalau merasa chapternya terlalu pendek, itu mungkin halusinasi saja lho yaa...