
Lia menarik jemari tangan suaminya yang tertaut di jemarinya. Melihat sekeliling restoran yang sering dikunjungi dengan keluarganya dulu. Restoran itu menyediakan makanan-makanan asal tanah air.
Bisa dikatakan itu adalah restoran makanan tanah air. Bram memberikan pilihan pada istrinya untuk makan di tempat yang diinginkan istrinya.
"Lia? Delia!" seru suara seseorang yang menyapa Lia dari arah belakang Bram.
Bukan Lia yang menoleh tapi Bram lah yang menoleh karena merasa suara pria yang memanggil istrinya membuat rahang Bram mengeras.
Siapa yang gerangan memanggil istrinya dengan begitu akrab? Pria lagi. batin Bram menatap tajam pria asing itu. Lia yang sudah menemukan restoran yang dicarinya hendak menarik tautan jemari suaminya malah tertarik hingga dia berada dalam pelukan suaminya.
"Delia benarkan?" Ucap pria asing itu antusias, saat yang dipanggilnya adalah seseorang yang dikenalnya.
Lia menuju suara yang dikenalnya. Dia menatap pria asing yang memanggilnya itu. Kemudian dia beralih menatap suaminya yang terlihat cemburu, mungkin?
"David?" Bisik Lia lirih sambil melirik suaminya.
__ADS_1
"Kau masih mengenalku. Syukurlah!" Jawab pria asing yang dipanggil David itu.
"Ah, tentu." Jawab Lia canggung karena merasa tak enak hati dengan raut wajah suaminya yang menunjukkan sorot mata penuh intimidasi menatapnya.
"Apa kabarmu? Kau kembali kemari? Kenapa tak mengabariku saat pindah?" Tanya David antusias seolah tak memperdulikan raut wajah tak suka Bram.
Keduanya bicara bahasa Kanada yang dikiranya David, Bram tak mengerti ucapan mereka. Terus terang David merasa cemburu Lia bersama pria lain yang juga tampan. David dulu adalah teman kuliah satu angkatan dengan Lia saat masih kuliah di Kanada. Dan David pernah menyatakan cinta pada Lia namun sayangnya ditolak oleh Lia karena alasan Lia masih ingin serius kuliah.
Dan hal itu bisa diterima David karena alasan Lia, namun David tetap tak menyerah untuk mendekati Lia karena tak ada pria yang ada di dekatnya, David menganggap dia masih punya kesempatan untuk mendapatkan Lia. Namun saat nenek Lia meninggal, Lia langsung hilang seolah ditelan bumi. Lia cuti kuliah, Lia pergi dari rumah neneknya yang sudah dijual karena Lia pulang ke tempat asal ayahnya.
Namun karena David harus serius dengan kuliahnya, David menghentikan untuk mencari kabar Lia lagi. Dan sekarang, hatinya kembali memanas melihat wanita yang diincarnya sejak dulu bersama dengan pria asing dan mereka sangat mesra. Mungkinkah?
Pria yang bersama Lia adalah suaminya. Itu artinya dia sudah menjadi milik orang lain. Bram yang mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan ditatap dingin oleh David yang sejak tadi menebar senyumnya pada Lia. Lia yang merasa canggung dan bersalah pada suaminya menatap lekat suaminya.
"Maaf, kami harus makan siang.. jadi..."
__ADS_1
"Aku David, teman kuliah Lia dulu." Belum juga Lia selesai bicara, David langsung menyela menerima uluran tangan Bram dan mereka pun berjabat tangan dengan menekan erat tangan masing-masing.
"Bram..."
"David.." Keduanya saling mengucapkan nama masing-masing dan berjabat tangan dengan akrab.
"Boleh aku minta nomor ponselmu? Mungkin kita bisa bertanya kabar kita nanti?" Pinta David setelah melepaskan jabatan tangannya langsung beralih menatap Lia yang membuat Bram semakin mengepalkan tangannya menahan amarahnya.
Lia bingung, dia pun menatap suaminya seolah minta persetujuan, bukan persetujuan yang didapat dari tatapan suaminya. Namun pelototan mata kesal suaminya menatap istrinya penuh rasa cemburunya.
"Maaf. Kami harus makan siang. Dia sudah menjadi istri saya. Tidak sepantasnya anda minta nomor ponsel istri orang." Jawab Bram tegas sambil meraih pinggang istrinya posesif sambil menunjukkan kepemilikan.
David melongo, begitu juga Lia menunduk malu-malu melihat perlakuan cemburu suaminya.
"Lia... aku..." Teriakkan david tak digubris oleh keduanya yang sudah menyeberang jalan menuju restoran yang dicari Lia tadi.
__ADS_1
Oh, ya, mobil mereka di parkir tak jauh dari NC Tower, karena jarak restoran dan NC Tower dekat, Lia memilih mengajak suaminya jalan kaki sebelum akhirnya bertemu dengan teman lama Lia.
TBC