Pengorbanan Nayra

Pengorbanan Nayra
Couple T


__ADS_3

Setelah makan siang, Rama melanjutkan tidurnya di kamar Nayra karena Rama masih mengantuk. Sementara Nayra membawa Kyara untuk tidur siang di kamar Bu Aini.


Rumah Bu Aini memang tidak terlalu besar. Rumahnya ada dua lantai. Lantai atas cuma ada satu kamar besar yang ditempati oleh tiga orang karyawannya. Sementara lantai bawah ada dua kamar, yaitu kamar utama yang ditempati Bu Aini dan satu kamar lagi kamar Nayra. Dulu Aisha tidur satu kamar dengan Nayra.


***


Suara adzan membangunkan Rama dari tidurnya. Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore. Rama pun beranjak keluar kamar dan hendak pergi ke masjid. Bu Aini dan Nayra juga bersiap ke masjid sambil mengajak Kyara. Mbak Santi dan Mang Dudung pun ikut juga. Mereka semua berangkat ke masjid sama-sama. Tanpa mereka sadari, masih ada sepasang mata yang selalu mengawasi rumah mereka sejak pagi tadi.


Sepulang dari masjid, Nayra mengajak Kyara mandi. Setelah itu, Nayra memakaikan baju baru yang Bu Aini belikan tadi. Bu Aini membelikan Kyara T-shirt berwarna putih bertuliskan "Baby Girl" dan celana jeans panjang.


"Waahh.. bajunya bagus banget sayang. Sangat pas di badan kamu. Kamu jadi kelihatan makin cantik" seru Nayra sambil tersenyum.


Nayra kemudian menyisir rambut Kyara yang panjang dan berponi itu. Setelah disisir rambut Kyara pun diekor dua, kanan dan kiri lalu dipakaikan pita rambut berwarna pink.


"Sudah selesai sayang.."


"Papa, Kiya cantik nggak Pa?" tanya Kyara pada papanya yang dari tadi duduk sambil memperhatikan mereka.


"Kamu cantik banget sayang. Sama seperti mama kamu" sahut Rama kemudian melirik ke arah Nayra.


Nayra jadi salah tingkah.


'Kenapa Mas Rama melirik aku ya? Apa yang dia maksud "mama kamu" itu aku? Dan bukan mbak Aisha?' batin Nayra.


"Mas Rama nggak mau mandi?"


"Iya Nay. Tapi.. aku nggak bawa baju ganti. Soalnya semalam habis dari rumah sakit kami langsung berangkat ke sini. Jadi kami semua nggak ada yang bawa baju sama sekali"


"Kamu tenang saja Nak Rama, ibu tadi juga membelikanmu baju ganti. Buat Mbak Santi sama Mang Dudung juga ada" Bu Aini yang baru keluar kamar menimpali.


"Makasih Bu. Maaf jadi merepotkan.."


"Tapi ibu nggak ngrasa direpotkan kok. Ibu malah senang kalian semua datang ke sini mengunjungi ibu"


Bu Aini pun menghulurkan paper bag berisi pakaian baru untuk Rama. Rama pun menyambutnya.


"Kalau begitu, saya mandi dulu Bu. Permisi"


"Iya Nak Rama"


Rama pun beranjak ke kamar mandi. Sementara Nayra dan Bu Aini menemani Kyara bermain boneka di ruang tamu.


"Nay nanti ajaklah Kyara sama suami kamu jalan-jalan ke Candi Prambanan!"


'Hah? Ke Candi Prambanan? Tapi apa Mas Rama mau jalan-jalan sama aku' batin Nayra.


"Ayo kita jalan-jalan Ma!" seru Kyara.


"Iya sayang. Kita tunggu papa dulu ya!"

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Rama keluar dari kamar mandi. Rama terlihat tampan memakai T-shirt berwarna putih yang bertuliskan "Papa". Bu Aini tersenyum melihatnya.


"Nay sekarang kamu ganti baju kamu pakai ini!" seru Bu Aini seraya menghulurkan paper bag kepada Nayra.


"Apa ini Bu? Ibu membelikanku baju juga?"


"Iya dong Nay. Semua ibu belikan"


Nayra pun mengeluarkan baju dari paper bag itu. Betapa terkejutnya Nayra saat memegang T-shirt berwarna putih bertuliskan "Mama". Rama juga kaget saat melihatnya.


"Hah? Couple T?" seru Nayra.


"Iya Nay. Bagus kan? Biar kalian bertiga kelihatan serasi. Cepat kamu pakai! Setelah itu kalian pergi jalan-jalan"


"Tapi Bu.."


"Sudahlah Nay, kamu pakai saja!" seru Rama.


Nayra pun memakainya karena Rama yang menyuruhnya.


'Sepertinya ibu sengaja mekakukan semua ini. Tapi makasih Bu. Kamu adalah ibu terbaik di dunia' pikir Nayra.


***


Nayra pun mengajak Rama dan Kyara jalan-jalan ke Candi Prambanan. Mereka bertiga kelihatan seperti keluarga bahagia karena memakai baju yang sama. Rama menggendong Kyara. Mereka pun berjalan beriringan memasuki area taman.


Jam menunjukkan pukul empat sore. Karena hari Minggu, suasana di sana masih sangat ramai. Terlihat banyak sekali wisatawan dari dalam maupun luar negri. Juga anak-anak sekolah yang sedang liburan bersama guru mereka. Para pedagang makanan, minuman, pakaian dan aneka souvenir berjajar di area taman itu.


"Kiya.. lihat ada air mancur di sana!" seru Nayra sambil menunjukkan jarinya ke arah kolam.


Rama pun menurunkan Kyara. Setelah itu Kyara berlari mendekati kolam itu.


"Ail mancul... ail mancul" seru Kyara.


Rama tersenyum melihat tingkah putri kecilnya yang begitu menggemaskan. Begitu juga dengan Nayra.


"Nay ayo kita ambil foto bertiga!" seru Rama kemudian mengeluarkan ponsel dari saku celananya.


'Apa? Foto bertiga? Apa aku nggak salah dengar??' batin Nayra.


"Ayolah Nay!" seru Rama yang sudah menggendong Kyara.


"I.. iya Mas"


Baru kali ini Rama dan Nayra jalan-jalan bersama. Biasanya Rama selalu sibuk dengan pekerjaannya. Bahkan saat hari Minggu sekalipun. Rama tidak pernah meluangkan waktu untuk Nayra dan Kyara. Nayra selalu pergi dengan Mbak Santi dan Mang Dudung. Nayra juga kaget, karena baru kali ini juga Rama mengajaknya foto bersama.


Nayra pun berdiri di samping Rama yang sedang menggendong Kyara. Mereka pun selfie bersama di depan kolam air mancur.


"Senyum sayang.. 1 2 3 " Rama pun mengambil foto menggunakan kamera ponselnya.

__ADS_1


Setelah itu, mereka jalan-jalan menuju kawasan candi Prambanan.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindhu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.


Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil. Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara, candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Mereka bertiga pun banyak melakukan selfie di candi itu. Mereka terlihat sangat bahagia.


Tanpa mereka sadari ada seseorang yang selalu mengikuti dan memperhatikan mereka sejak tadi. Ya, orang itu adalah Aditya. Hati Aditya sakit sekali menyaksikan pemandangan yang ada di depan matanya saat itu.


'Nay, kamu kelihatan sangat bahagia bersama mereka. Tapi kenapa kamu tadi bilang kalau selama ini kamu hidup menderita? Apa kamu sengaja mempermainkan ku?'


'Aku kecewa sama kamu Nay. Aku nggak nyangka, semudah itu kamu melupakan aku. Semudah itu kamu melupakan janji kita untuk menikah dan hidup bersama'


Ada sebutir kristal bening yang jatuh dari pelupuk mata Aditya. Hati Aditya benar-benar hancur.


Tiba-tiba Nayra merasa seperti ada seseorang yang sedang memperhatikannya. Dia pun memutar kepalanya ke belakang. Jantung Nayra berdebar-debar begitu menangkap sosok Aditya sedang berdiri tegak di belakangnya.


'Mas Adit?? Kenapa dia masih ada di sini?? Ya Tuhan.. apa yang akan terjadi setelah ini? Bagaimana kalau Mas Adit menemui Mas Rama dan mengatakan semuanya??'


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG................


Dear pembaca setiaku, terima kasih banyak atas dukungan kalian...


Ranking terkini #14 😊

__ADS_1


Terus berikan VOTE kalian yaa..!!


Masih ada waktu untuk mengejar sampai hari Minggu besok!


__ADS_2