Pengorbanan Nayra

Pengorbanan Nayra
Hadiah Pernikahan


__ADS_3

Gema suara adzan Subuh membangunkan Aditya dari tidurnya. Dia pun perlahan membuka matanya. Aditya tersenyum begitu melihat Alina masih terlelap di dalam pelukannya.


Aditya pun mendekap tubuh Alina. Namun tiba-tiba saja Alina menggeliat.


"Good morning sayang" ucap Aditya dengan mesra.


Alina pun perlahan membuka matanya lalu tersenyum.


"Good morning cinta"


Aditya pun tersenyum.


"Sayang, aku sangat bahagia karena mulai sekarang setiap pagi begitu membuka mata, orang pertama yang aku lihat adalah kamu"


"Aku juga"


"Sayang, kamu kelihatan cantik banget sih kalau baru bangun tidur seperti ini"


"Hm.. pagi-pagi udah ngegombal"


Aditya tertawa kecil.


"Ayo sekarang kita mandi sama-sama! Habis itu kita sholat subuh" ajak Aditya.


"Tapi rasanya aku nggak pengen bangun Mas. Aku masih pengen meluk kamu" Alina mengeratkan pelukannya.


"Apa kamu mau lagi?"


Alina menggelengkan kepalanya.


"Masih sakit"


"Maafin aku ya!"


"Nggak pa pa. Biarpun sakit tapi aku bahagia. Karena aku nglakuinnya sama kamu.."


"Aku nggak bisa ngebayangin kalau waktu itu kamu nggak datang melamarku tepat waktu. Mungkin sekarang aku sudah jadi milik orang lain" lanjut Alina.


"Aku nggak akan membiarkan kamu jadi milik orang lain. Karena aku sangat mencintaimu. Untung saja waktu itu Nayra datang mencariku tepat waktu"


"Iya Mas. Berkat Kakak ipar sekarang kita bisa bersatu. Mulai sekarang kamu harus memanggil Nayra dengan sebutan kakak ipar, karena sekarang dia adalah kakak iparmu"


"Iya sayang"


'Ternyata takdir Tuhan sungguh ajaib. Dari pacar jadi ipar' gumam Aditya dalam hati.


***


Setelah mandi dan sarapan, mereka pun check out dari hotel lalu pulang ke rumah Pak Samsul dan Bu Maya.


Pagi itu Aditya membantu Alina mengemasi pakaian dan barang-barangnya. Aditya berniat untuk mengajak Alina pindah ke rumahnya di Jakarta. Sebelum mereka pergi, Pak Samsul dan Bu Maya memberikan mereka hadiah pernikahan.


"Alina, Aditya.. Papa sama Mama punya hadiah pernikahan buat kalian berdua" kata Bu Maya.


Pak Samsul pun menghulurkan dua buah tiket naik kapal pesiar kepada Alina. Alina menyambut tiket itu dan melihatnya sekilas. Setelah itu dia pun tersenyum dan memeluk papanya.


"Makasih banyak Pa, Ma.. kalian sudah mewujudkan impian Alin"


"Tentu saja sayang, apa pun akan Papa berikan untuk putri kesayangan Papa ini"

__ADS_1


Alina pun melepaskan pelukannya lalu bertanya pada Aditya.


"Mas, lihat ini! Papa sama Mama ngasih kita tiket naik kapal pesiar. Aku seneng banget Mas. Besok kita akan berlayar ke Singapur, Malaysia, dan Phuket (Thailand) selama empat hari lima malam. Gimana menurutmu, apa kamu setuju?"


"Aditya, kamu nggak boleh nolak ya! Karena ini impian Alina sejak dulu" tukas Bu Maya.


"Baiklah sayang, besok kita pergi" sahut Aditya.


"Yeaayyy.. makasih ya Mas!" Alina pun memeluk Aditya dengan mesra.


Pak Samsul, Bu Maya, Rama dan Nayra tersenyum senang melihat kemesraan mereka berdua.


"Tante, apa Kiya boleh ikut naik kapal?" tanya Kyara.


"Nggak boleh sayang. Tante Alina cuma pergi berdua sama Om Adit. Nanti Kiya pergi sama Mama, Papa dan Daniel ya! Kita pergi ke taman hiburan" sahut Nayra.


"Horeee.. asyiiikk.." Kyara melonjak kegirangan.


Semua orang pun tertawa melihat tingkah Kyara.


"Alina, Aditya.. kami juga punya hadiah buat kalian berdua" tutur Rama.


Nayra pun memberikan bingkisan kado kepada Alina.


"Bukanya nanti aja ya kalau kalian udah sampai di Jakarta!" kata Nayra.


"OK. Makasih ya Kak"


"Sama-sama Alina"


Setelah berpamitan kepada Pak Samsul dan Bu Maya, Aditya dan Alina pun naik ke mobil dan bersiap-siap untuk pulang ke Jakarta. Begitu juga dengan Rama sekeluarga. Mereka juga akan kembali ke Jakarta pagi itu.


***


Ini adalah pertama kalinya Alina menginjakkan kakinya di rumah Aditya. Begitu masuk ke dalam, Alina terkesiap. Dia terkagum-kagum melihat keindahan interior desain rumah itu. Dari luar maupun dalam, rumah itu terlihat sangat bagus dan unik.


"Masya Allah.. rumah kamu bagus banget Mas" Alina meliarkan pandangannya menyusuri seluruh penjuru ruangan.


"Ini rumah kita sayang. Rumah ini aku persembahkan sebagai hadiah pernikahan kita"


"Makasih banyak Mas, I love you" Alina pun berhambur memeluk Aditya.


"I love you too"


"Akhirnya kamu telah mewujudkan semua impianku Mas. Kita berdua menikah dan tinggal bersama di rumah ini. Aku sangat bahagia"


"Aku juga bahagia sayang. Karena impian kamu adalah impianku juga"


Aditya pun memperlihatkan seisi rumah itu kepada Alina. Saat sampai di kamar mereka, Alina tersentak kaget karena melihat foto dirinya yang berukuran besar tergantung di dinding kamar itu.


"Masya Allah.. gede banget fotonya Mas! Sejak kapan fotoku ada di situ?"


"Sejak hari pertama aku menempati rumah ini"


"Apa?"


"Sejak dua tahun yang lalu, setiap hari aku memandangi foto kamu. Itu bisa sedikit mengobati rasa rinduku sama kamu sayang"


Aditya pun mengambil buku lagunya lalu membukanya di depan Alina.

__ADS_1


"Di sini juga ada foto kamu. Karena sekarang kamu lah sumber inspirasiku"


Alina begitu terharu mendengar ucapan Aditya. Matanya mulai berkaca-kaca. Alina tidak menyangka kalau Aditya begitu mencintainya.


Aditya pun menarik Alina ke dalam pelukannya.


"Mulai sekarang kita akan hidup bersama untuk selama-lamanya. Aku janji aku akan mencintaimu seumur hidupku. Dan hanya maut yang bisa memisahkan kita" lanjut Aditya.


"Iya Mas. Aku juga janji"


Kemudian Aditya pun membantu Alina menata pakaian dan barang-barangnya di kamar. Setelah semuanya selesai, mereka pun duduk beristirahat sambil membuka kado. Mereka mendapat banyak kado pernikahan dari keluarga, saudara dan juga teman-teman mereka.


"Kita buka kado dari Kak Rama sama Kak ipar dulu" seru Alina. Dia sudah tidak sabar ingin tau apa isinya.


Alina pun membuka kotak itu. Betapa terkejutnya mereka berdua saat mengetahui isi di dalamnya. Ternyata isinya adalah satu lusin lingerie dengan beraneka macam bentuk dan warna. Juga pakaian dalam pria dan wanita.


Mereka berdua pun saling berpandangan.


Di sana juga ada sebuah kartu ucapan. Alina pun membaca kartu itu.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Happy wedding Alina dan Aditya..


Enjoy your honeymoon!


Semangat ya bikin dek bayinya!! πŸ˜‰


Rama & Nayra


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Alina dan Aditya pun tertawa.


"Dasar mereka!" seru Alina.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.................


Udah mau END ya pemirsa..

__ADS_1


Jangan lupa LIKE, komentar dan VOTE nya setelah membaca!! Makasii.. πŸ™


__ADS_2