Pengorbanan Nayra

Pengorbanan Nayra
Kedatangan Bu Maya


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul lima sore waktu Rama pulang dari kantornya.


"Assalamu'alaikum" ucap Rama yang baru saja memasuki ruang tamu.


"Wa'alaikumsalam Pak Rama" sahut Mbak Santi yang sedang menemani Kyara bermain di ruang tamu.


"Papaaa..." seru Kyara sambil berlari menghampiri Rama. Rama pun langsung memeluk dan menggendong putri kecilnya itu kemudian mencium pipi kanannya.


"Emuahh.. Kamu lagi ngapain sayang?"


"Lagi main boneka"


"Mama mana sayang?"


Entah kenapa hari ini Rama begitu merindukan Nayra dan ingin cepat pulang.


"Emh.. Bu Nayra sedang mindahin pakaian sama barang-barangnya ke kamar Pak Rama. Katanya malam ini Bu Maya mau menginap di sini Pak" Mbak Santi menimpali.


"Apa?"


Entah kenapa Rama senang sekali begitu mendengar ucapan Mbak Santi. Dia pun mengukir senyuman manis di bibirnya.


"Sayang, kamu lanjutin mainnya ya! Papa mau ganti baju dulu"


"Iya Pa"


Rama pun menurunkan Kyara lalu bergegas naik ke lantai atas menuju kamarnya. Kebetulan pintu kamar Rama saat itu sedang terbuka. Rama melihat Nayra dan Bi Surti ada di dalam kamarnya.


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumsalam" sahut Nayra dan Bi Surti yang sedang menata pakaian dan barang-barang Nayra di kamar Rama.


"Kamu udah pulang Mas?"


"Iya Nay, kebetulan hari ini aku nggak lembur"


"Maaf Mas aku udah lancang masuk ke kamarmu tanpa izin. Soalnya tadi Mama telfon. Katanya dia lagi OTW ke sini. Dan malam ini dia mau menginap di sini. Makanya aku segera pindahin semua barang-barangku ke sini sebelum Mama sampai"


"Baguslah kalau begitu" ucap Rama seraya menepiskan senyumnya.


"Apanya yang bagus Mas?"


"Em.. Nggak pa pa. Aku senang kalau Mama mau menginap di sini. Mama kan bisa main sepuasnya sama Kyara. Pasti Mama udah kangen banget sama Kyara" Rama mencoba mencari alasan yang masuk akal.


***


Tiiiiiiiinnn... Tiiiiiiinnnn...


Bu Maya membunyikan klakson mobilnya begitu dia sampai di depan rumah Rama. Mang Dudung pun segera membukakan pintu gerbang.


Bu Maya menghentikan mobilnya tepat di depan rumah Rama. Kemudian dia pun turun dari mobil dan melangkah memasuki rumah Rama.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumsalam Bu Maya" sahut Mbak Santi.


"Omaaaa..." teriak Kyara.


"Hallo sayang, cucu Oma yang cantik. Oma kangen banget sama kamu sayang.. muahh.. muahh" Bu Maya mencium kedua pipi cucunya kemudian duduk di sampingnya.


"Papa sama Mama dimana sayang?"


"Pak Rama sama Bu Nayra lagi di kamar Bu" Mbak Santi menimpali.


"Ramaaa... Nayraaa...!!!" teriak Bu Maya sambil mengarahkan suaranya ke lantai atas.


Rama, Nayra dan Bi Surti terkejut begitu mendengar teriakan Bu Maya.


"Mama udah sampai Mas"


"Iya Nay, ayo kita temui Mama!"


Rama pun menggandeng tangan Nayra keluar dari kamarnya kemudian turun ke lantai bawah. Bi Surti mengikuti mereka dari belakang kemudian pergi ke dapur untuk membuat minuman.


Di depan Bu Maya, Rama berjalan sambil melingkarkan tangan kanannya di pinggang Nayra. Rama dan Nayra pun mengukir senyuman di bibir mereka. Mereka berlagak sok mesra di depan Bu Maya seperti biasanya.


"Assalamu'alaikum Ma" ucap Rama dan Nayra kompak.


"Wa'alaikumsalam"


"Rama kenapa muka kamu babak belur begitu Nak?" Bu Maya langsung mendekat ke arah Rama dan memegang wajahnya yang babak belur itu.


"Emh.. semalam Rama dipukuli sama preman yang mencoba merampok mobil Rama Ma. Tapi alhamdulillah ada orang yang nolongin Rama"


"Astaghfirullah.. terus kamu nggak lapor polisi?"


"Rama nggak sempet lapor polisi Ma. Lagian Rama juga nggak kenapa-kenapa. Mobil Rama juga nggak berhasil mereka ambil..."


"Muka sampai babak belur begini kamu bilang nggak kenapa-kenapa?"


"Semalam Nayra juga sudah obatin kok Ma. Jangan khawatir ya! Oya Ma, Papa sama Alina apa kabar Ma? Kenapa mereka nggak ikut ke sini?"


"Mereka semua sibuk Nak. Mereka kirim salam buat kalian"


"Salam balik untuk Papa sama Alina ya Ma!" sahut Nayra.


"Insya Allah Mama sampaikan"


Kemudian mereka semua pun duduk di sofa sambil berbincang-bincang. Rama duduk di sebelah Nayra.


"Nayra, Mama bawakan sesuatu untuk kamu"


"Apa Ma?"

__ADS_1


Bu Maya menyerahkan sebuah bungkusan kepada Nayra. Nayra pun menyambut bungkusan itu dan melihat isinya.


"Itu vitamin penyubur kandungan"


"Apa??"


Nayra sontak membulatkan kedua matanya mendengar ucapan Bu Maya.


"Vitamin penyubur kandungan?"


"Iya. Sudah 2 tahun lebih kalian berdua menikah. Masak sampai sekarang kamu belum juga hamil. Mama kan ingin punya cucu lagi. Kalau bisa sih cucu laki-laki"


Rama dan Nayra saling berpandangan.


'Gimana aku bisa hamil Ma? Aku dan Mas Rama aja belum pernah berhubungan badan?' gumam Nayra dalam hati.


"Nay, kamu harus rutin minum vitamin itu ya! Biar kamu cepat hamil!" seru Bu Maya sambil menatap Nayra.


"I.. iya Ma"


"Mama tenang aja Ma! Sebentar lagi kami pasti bisa ngasih Mama cucu" seru Rama kepada ibunya.


Nayra sontak menatap Rama dengan tajam.


"Iya kan sayang?" Rama pun tersenyum ke arah Nayra sambil menggenggam tangannya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.....................


Aku UP lagi nih... tolong VOTE yg banyak ya****!!!

__ADS_1


__ADS_2