
Bi Surti heran melihat Rama dan Nayra berjalan sambil bergandengan tangan dengan memasang muka yang berseri-seri.
'Tumben Bu Nayra jam segini baru keluar dari kamar. Biasanya dia selalu bangun subuh dan membantuku menyiapkan sarapan. Apa jangan-jangan Bu Nayra dan Pak Rama sudah...' Bi Surti menyeringai.
'Ya Allah.. Semoga saja kali ini mereka tidak sedang bersandiwara' gumam Bi Surti dalam hati.
"Selamat pagi semuanya" seru Rama dan Nayra dengan begitu kompak.
"Pagi Rama, Nayra. Ayo kita sarapan sama-sama!" sahut Bu Maya.
"Iya Ma"
Rama dan Nayra pun menempati kursi masing-masing.
"Good moning Mama, Papa" celetuk Kyara.
"Good moning sayang"
"Pinternya cucu Oma.. siapa yang ngajarin?" tanya Bu Maya.
"Mama sama Mbak Santi"
"Kiya kita berdoa dulu ya sebelum makan. Gimana sayang doanya?" tanya Nayra.
Kyara pun langsung membaca doa sebelum makan dengan sangat lancar. Hanya saja dia masih belum bisa menyebutkan huruf R. Setiap hari Nayra dan Mbak Santi selalu mengajarinya doa-doa pendek seperti doa mau makan, doa mau tidur, doa untuk kedua orang tua dan lain-lain. Kyara pun cepat tanggap kalau diajari.
"Waahh.. pinter sekali Kyara.." Bu Maya sampai kagum dengan cucunya yang masih berusia dua tahun itu.
"Nanti Oma kasih hadiah ya"
"Hadiah apa Oma?"
"Rahasia dong.. nanti Oma kasih setelah Oma pulang dari acara reuni ya!"
"Yeeeayyy.. asiiikkk..!!!" seru Kyara sambil tertawa senang.
"Ayo sekarang Non Kyara makan dulu ya!" seru Mbak Santi.
Mereka pun mulai sarapan bersama. Setelah sarapan, Bu Maya langsung berangkat ke acara reuni. Sementara Rama langsung ke kantor dan Nayra pergi ke kampus.
***
Jam menunjukkan pukul empat sore ketika Bu Maya tiba di rumah Rama. Bu Maya keluar dari mobil sambil membawa beberapa paper bag di tangannya.
"Omaaaa...!!" teriak Kyara yang sedang berlarian menghampirinya. Mbak Santi mengikutinya dari belakang.
"Kyaraaa.. Kamu habis ngapain sayang?"
"Kiya habis main di taman sama Mbak Santi. Oma bawa hadiah buat Kiya ya?"
"Iya sayang. Ayo kita masuk dulu!"
__ADS_1
Mereka semua pun masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu. Bu Maya mengeluarkan sesuatu dari paper bag dan memberikannya kepada Kyara.
"Waaahhh.. boneka Balbie.. makasih ya Oma"
"Iya sayang, Kiya suka?"
"Suka banget"
Kyara pun langsung membuka bungkusnya dan memainkannya. Bu Maya dan Mbak Santi hanya tersenyum melihat tingkah Kyara yang begitu menggemaskan.
Beberapa saat kemudian Nayra sampai di rumah.
"Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumsalam"
"Mamaaa.. coba lihat! Oma beliin Kiya boneka Balbie.. bagus kan Ma?"
"Waaahh.. bagus banget sayang. Udah bilang makasih belum sama Oma?"
"Udah"
"Pinter anak Mama.."
"Nay, Mama juga punya hadiah buat kamu" Bu Maya memberikan sebuah paper bag untuk Nayra. Nayra pun menyambutnya.
"Ini apa Ma?"
Nayra pun mengeluarkan isi dari paper bag tersebut. Betapa terkejutnya Nayra saat melihat sehelai gaun berwarna putih yang berkilauan dan sangat elegan. Hiasan yang berkilauan di bagian dada sampai perut menambah kesan mewah pada gaun tersebut.
"Ini buat Nayra Ma?"
"Iya Nay, Kamu pakai untuk pesta nanti malam. Rama tadi telfon Mama dan menyuruh Mama mencarikan gaun yang indah buat kamu"
"Mas Rama?" Nayra tidak menyangka kalau Rama membelikannya sebuah gaun yang begitu indah.
"Gimana, apa kamu suka?"
"Iya Ma. Nayra suka banget. Makasih ya Ma!"
"Berterima kasihlah pada suamimu"
"Iya Ma"
Nayra pun membawa gaun itu ke kamarnya. Setelah mandi, Nayra pun mencoba gaun itu. Gaun itu ternyata sangat pas di badannya. Nayra terlihat sangat cantik memakainya. Dia pun senyum-senyum sendiri di depan cermin.
***
Pukul lima sore, Rama tiba di rumah. Dia pun langsung naik ke lantai atas untuk mencari Nayra di kamar. Saat itu Nayra sedang duduk di depan kaca rias.
Ceklek!
__ADS_1
Rama pun membuka pintu kamarnya. Nayra terkejut. Dia pun berdiri dan memutar badannya menghadap Rama.
"Mas Rama udah pulang? Kenapa nggak ketok pintu dulu Mas? Aku kan kaget"
"Kenapa aku harus mengetok pintu kamarku sendiri sayang?"
Rama berjalan mendekati Nayra. Rama terkejut begitu melihat Nayra yang terlihat begitu cantik memakai gaun berwarna putih itu. Rama memandang Nayra tanpa berkedip dari ujung kaki hingga ujung rambutnya.
"Kamu benar-benar seperti bidadari.. Kamu cantik sekali sayang"
"Makasih Mas, Mas Rama udah membelikan gaun ini untuk ku"
"Iya sayang. Apa kamu suka?" Rama menyentuh dagu Nayra.
"Iya Mas, aku sangat menyukainya"
"Kalau gitu aku mandi dulu ya sayang! Setelah sholat maghrib nanti kita langsung berangkat"
"Iya Mas"
Setelah selesai sholat maghrib, mereka berdua pun bersiap-siap untuk berangkat ke pesta. Rama terlihat sangat tampan memakai setelan jas casual berwarna hitam dipadukan dengan kemeja putih dan dasi kupu-kupu berwarna hitam. Nayra juga terlihat sangat cantik memakai gaun putih yang berkilauan dipadukan dengan hijab berwarna soft blue dan stiletto berwarna silver.
"Kamu sudah siap sayang? Ayo kita berangkat sekarang!"
"Iya Mas"
Mereka pun keluar dari kamar dan menuruni anak tangga. Nayra menggandeng lengan Rama. Mereka terlihat sangat serasi walaupun usia mereka terpaut sebelas tahun.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.....................
LIKE, komen dan VOTE yang banyak ya! Makasii.. ๐
__ADS_1