Pengorbanan Nayra

Pengorbanan Nayra
Keputusan (Part 1)


__ADS_3

Aditya masih mendekap tubuh Nayra dengan erat.


"Biarkan aku memelukmu sebentar saja, Nay! Aku kangen banget sama kamu. Apa kamu nggak kangen sama aku?"


"Aku mohon lepasin aku Mas!" Nayra berteriak sambil meronta berusaha melepaskan diri.


Akhirnya Aditya pun melepaskan pelukannya.


"Maaf Nay, aku nggak bisa menahan diriku.."


"Aku tau kau masih mencintaiku Nay. Makanya kau datang menemuiku. Iya kan Nay?"


"Aditya!"


Tiba-tiba terdengar suara seorang laki-laki yang memanggil nama Aditya. Nayra dan Aditya terkejut karena mereka sangat mengenali suara itu. Mereka pun menoleh ke arah sumber suara. Dilihatnya Rama sudah berdiri tidak jauh dari mereka.


"Pak Rama??" seru Aditya.


"Mas Rama.." Ada ketakutan yang tersirat di wajah Nayra.


Rama pun berjalan santai menghampiri mereka berdua. Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celana. Langkahnya terhenti saat dia berada tepat di depan Aditya. Mereka saling bertatapan. Tiba-tiba seringai manis terukir di bibir Rama.


"Aditya.. suara kamu bagus sekali. Aku suka mendengar nyanyianmu"


Nayra heran dengan ekspresi wajah Rama. Dia pikir Rama akan marah besar padanya dan Aditya. Tapi kenyataannya sebaliknya.


"Jadi Pak Rama ada di sini sejak tadi?"


"Aku sengaja mengantar Nayra untuk menemuimu.."


"Aditya, aku sudah tau semuanya. Nayra sudah menceritakan semuanya padaku tentang hubungan kalian di masa lalu"


Aditya terkejut mendengar ucapan Rama. Dia pun mengalihkan pandangannya ke arah Nayra.

__ADS_1


"Aditya.. Sekarang kamu ikutlah ke rumahku! Aku ingin bicara sesuatu yang penting pada kalian berdua"


"Bicara apa Mas?" Nayra penasaran.


"Nanti kamu juga akan tau. Kita pulang dulu. Tidak baik bicara di sini"


"Ayo Aditya!"


Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, Aditya berjalan mengikuti Rama dan Nayra dari belakang. Rama dan Nayra masuk ke dalam mobil, sementara Aditya menaiki motor sportnya.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah Rama. Rama pun mempersilahkan Aditya masuk ke rumah kemudian mempersilahkannya duduk di kursi tamu. Nayra pun duduk agak berjauhan dari Aditya. Sementara Rama berdiri di hadapan mereka berdua.


"Sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan Mas?" Nayra makin penasaran.


"Nayra.. Aditya.. sebelumnya aku ingin minta maaf pada kalian berdua karena aku telah hadir di antara kalian.."


"Secara tidak sengaja, aku telah menjadi penghalang cinta kalian. Karena aku memang tidak tau kalau sebelum menikah denganku, ternyata Nayra sudah punya pacar. Kalau saja aku tau, aku pasti tidak akan setuju untuk menikahinya.."


"Nayra adalah gadis yang baik. Dia telah melakukan sebuah pengorbanan. Dia rela mengorbankan masa mudanya, cinta dan kebahagiaannya sendiri untuk menikah denganku dan menjadi ibu sambung untuk putriku demi memenuhi wasiat kakaknya, Aisha.."


"Selama ini Nayra sudah menjadi ibu yang baik untuk putriku. Tapi aku tidak sedikit pun menghargai dia sebagai istriku.. aku justru mengabaikannya karena aku terlalu mencintai Aisha. Aku merasa tidak ada orang lain yang bisa menggantikan posisi Aisha di hatiku. Dan aku tidak sadar kalau selama ini aku telah melukai hati Nayra dan membuat hidupnya menderita di sisiku.."


"Tapi sejak dia pergi meninggalkanku beberapa waktu yang lalu, aku merasa sangat kehilangan. Aku baru sadar kalau aku ternyata sangat membutuhkannya. Begitu juga dengan putriku. Dia terus saja mencari ibunya. Sampai akhirnya dia sakit"


"Lalu aku memutuskan untuk menjemput Nayra dan meminta maaf padanya. Aku meminta satu kesempatan lagi padanya untuk memperbaiki semua kesalahanku selama ini. Dan alhamdulillah.. dia memberiku kesempatan itu"


"Lalu tiba-tiba sekarang kau muncul lagi dalam hidup Nayra.. Aku tau kau sangat mencintai Nayra. Dan mungkin rasa cintamu itu lebih besar dari rasa cintaku padanya. Karena dari dulu sampai sekarang kau masih mencintainya walau kau tau dia sudah meninggalkanmu tanpa kabar dan dia sudah menghianatimu dengan menikahi laki-laki lain.."


"Aku sangat terharu melihat ketulusan cintamu Aditya.. Dan aku sangat merasa bersalah pada kalian berdua. Oleh sebab itu sekarang aku ingin memberi kesempatan kepada kalian berdua.."


Nayra dan Aditya terkejut mendengar ucapan Rama.


"Apa maksud kamu Mas?"

__ADS_1


"Nayra.. aku rela melepasmu jika kau ingin kembali bersama Aditya, cinta pertamamu. Maaf karena selama ini aku sudah menghalangi kebahagiaan kalian.."


Nayra sontak membulatkan kedua matanya. Nayra seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Rama pun melanjutkan kalimatnya,


"Nayra.. jika dulu kau membuat keputusan berdasarkan wasiat Aisha. Sekarang buatlah keputusan berdasarkan kata hatimu.. Tanyakanlah pada hatimu, mungkin sampai saat ini kau juga masih mencintai Aditya. Aku akan ikhlas menerima apa pun keputusanmu.."


"Dan soal Kyara, kamu tidak perlu khawatir. Aku yakin suatu saat nanti dia pasti akan mengerti"


Tanpa terasa ada butiran air bening yang jatuh dari pelupuk mata Nayra. Nayra benar-benar tidak menyangka Rama akan mengatakan semua itu padanya...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.....................


Dear pembaca, jangan cuma baca doang ya.. tolong dukung penulis dengan klik jempol, isi kolom komentar dan VOTE minimal 10 poin setelah membaca 1 eps ya.. πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2